Sakamaki The Blood Vampire

Sakamaki The Blood Vampire
perebutan


__ADS_3

*Sekolah. .


" Ok semuanya berkumpul ” ucap guru.


Dengan cepat mereka berkumpul di kelas


Ada yang berdiri, ada yang duduk di meja


Bahkan yang duduk di atas lantai pun ada aneh-aneh aja nih sekolah...


" Ok anak-anak apa kalian tau festival peri air?" Ujar guru itu.


" Yah!!! Kami tau.. itu untuk menghormati suku air yang telah lama hilang kan?" Ujar gadis seusia miku ke arah guru.


" Festival akan diadakan dalam 4 hari lagi . . Pikirkan cara seperti biasanya,"


" Apa?"


Tanya serentak mereka. Miku yang tak tahu apapun hanya bisa mengeleng kepala apa mungkin ini sama seperti lambang Pisces yah


Dimana zodiak itu kan air?


Tapi kenapa arus ada festival menghormati aduh puyeng kepala gue.


Miku tersenyum hambar saat semua pasang mata menatap ke arah nya, mereka berbisik


Satu sama lain membuat pungung miku langsung meriding pasti akan ada hal menakutkan...


" Sensei..." Pangil ran ke arah miku.

__ADS_1


Miku menoleh ke samping “ yah?"


Mereka seketika tersenyum horor lalu menunjuk miku dengan tajam“ Kau menjadi peri nya saja..." Ujar mereka serentak.


" Why?"


Mereka memegang menatap miku atas dan bawah “ Kau cocok menjadi peri itu namun hanya sedikit menyemir rambut mu saja..."


Kou yang berada di kerumunan langsung mengambil lengan miku lalu menatap ke arah para cwe dengan kedipan mata mengoda


Membuat semua kaum hawa meleleh di buatnya.


“ Serahkan saja pada ku..."


" Mohon bantuan nya ..."


Yuma gak takut diabetes atau sakit gigiyah?


" Ayo pulang..." Ucap ruki masuk kedalam mobil.


" Tunggu..."


Kami serentak menatap ke belakang teryata di sana ada shu bersama dengan laito yang menatap ke arah kami sadis.


" Kembalikan periharaan kami...!!"


" Enak saja..." Kou membalas ucapan shu dingin.


Ruki mmberikan perintah agar kami berdua masuk kedalam mobil meningalkan ketiga mukami yang sedang dalam pertarungan

__ADS_1


Azusa dan miku hanya menatap dari kejauan pertarungan para vampire, aku hanya bisa diam sesekali membekab mulut ku dengan tangan ketika melihat ruki di pukul atau shu yang kena pukulan..


Aku tak tega melihat mereka terus bertengkar


Aku sudah mengambil ancang-ancang akan lari namun azusa memegang tangan ku.


" Eva . . Diam . . Lah. .!!"


" Mereka bisa mati," aku menatap ke lima orang yang sudah berlumuran darah.


" Mereka . . vampir . . Tidak akan. . Mati. ."


Ruki mengambil alih tangan ku lalu mulai melesat membawaku transportasi meningalkan shu yang kalah cepat.


Sekejab kemudian kami sudah ada di meja makan aku bertanya kenapa ruki mmbawaku ke sini namum dia hanya memberikan pisau dan gelas ke arah ku!!


Aku heran namun dengan cepat aku melihat ke inginan ruki dengan tak tega aku mengiris tangan ku membuat darah berceceran ke bawah


Setelah penuh satu gelas ruki meminum nya


Lalu menjadi pulih bahkan lebih strong dari tadi.


Aku bertanya kenapa ras vampire bisa bermusuhan namun ruki bungkam


Lalu aku kembali Bertanya apa mereka tak memiliki orang tua? Lalu ruki menjawab mereka hidup abadi dan hanya akan di urus orang tua hingga umur 20 tahun setelah itu mereka harus mandiri memisah kan diri dari orang tua makan nya kebanyakan para vampire hidup terpisah dari orang tua mereka dan itu adalah peraturan nya


" Harusnya kalian para vampire berdamai kalian satu ras kan?" Miku menelungkupan wajah nya merasakan ngilu di tangan nya.


Ruki memegang dagu miku memaksa agar menatap ku“ Manusia seperti mu juga tak bisa berdamai di dunia ini karna ke egoisan sendiri sama seperti kami..." Ruki menjawab ia meletakkan jari-jari tangan pada wajah ku seketika aku pun mengantuk lalu tertidur*.

__ADS_1


__ADS_2