Sakamaki The Blood Vampire

Sakamaki The Blood Vampire
Yuma


__ADS_3

***Hening**. . .


“ Suku langit memang ada, daging mereka konon bisa membuat manusia awet muda, namun mitos mengatakan suku langit bisa membuat konflik antar bangsa vampire..."


☹️ ( Epresi hinata )


Kala itu reiji membawa kanato bertransportasi ke arah kamarnya, ingin menjakan sesuatu yang sangat tahasia yang tak bisa di ketahui oleh hinata.


Ayato begitu kebingungan mencari keberadaan miku ia sudah hampir mengelilingi mashion sebanyak seratus kali namun miku belum juga ditemukan, bahkan jejak miku pun menghilang bagaikan di telan bumi


Ayato jadi teringat dengan ucapan miku saat menantang karl helz teryata pemikiran miku tak semudah yang ia tebak.


Ayato menatap ke bawah saat sepatu nya menginjak sesuatu yang gajil, ayato menunduk dan menemukan sebuah benda panjang berkilau


Ayato mengambil benda itu terlihat sebuah kalung berbentuk bintang yang sudah patah.


Ayato mengengam kalung itu teryata benda itu adalah milik miku? Bukanya kalung itu selalu bersama miku semenjak ia datang ke mashion namun kenapa dengan ceroboh nya Miku membuang kalung itu?


“ Ini sangat ganjil...!" Ayato menatao kalung itu dan memasukan pada saku celan nya.


“ Teryata memang bukan acara hilang yang simpel...."


Dan disaat ayato kebingungan, di saat itu subaru muncul secara bersamaan.


Mashion mukami..


Pagi ini miku masih asik merendah dirinya di bak mandi mengusap pelan kulit nya


Miku memposisikan dirinya dengan rileks.


BRAKH!!


Suara pintu di dobarak miku langsung bengong.


Satu


Dua


Tiga


Miku menatao siapa yang datang kedupan mata membuat yima mengeyitkan dahinya heran.


AAAAAAAAA....


Triakan cempeng miku menbuat yuma keketika menutup telinga “ Berhenti triak!!" Ujar yuma.


Miku berbalik menengelaman kan tubuhnya kedalam bak up“ Kenapa . . Kamu . . Masuk . . Tanpa . . Permisi. ." Ucap miku dengan nada bicara mirif azusa.


“ Panjang ceritanya kau ikut aku...!"


Yuma menarik tangan miku keluar dari bak up tanpa ber- epresi sedikit pun, miku langsung menarik tangan nya memukul air hingga berhamburan kemana-mana. Kini miku menatap yuma dengan rona merah karna posisi miku tergantung.


“ Anoo. . Biarkan aku berpakaian dulu..."


“ Yak elah gue gak tertarik sama tubuh loh kampret." yuma merilik miku pelan.


Seperginya yuma dari sana miku langsung tersadar dan buru-buru memakai baju siapa yang tahu yuma akan masuk lagi.

__ADS_1


Di halaman belakang yuma menatap tangan nya heran lalu mengempalkan kuat“ Kulitnya sangat lembut..." Ujar yuma pelan.


Perasaan apa ini


Tak butuh waktu lama miku telah kembali menyusul yuma,


kalung salib menjadi ciri khas miku sekarang ia tak ingin kalung itu hilang.


Baru tersadar bahwa banyak tanaman miku menatap ke arah yuma.


Miku dikagetkan dengan tanaman sayur yang begitu indah serta tertata rapih ia tak menyangka akan ada tanaman sayur di belakang Mashion yang baru kali ini miku tahu.



“ Apa kamu yang menanam?"


“ Tentu..." Bangga yuma.


“ Kenapa kamu menanam nya?" Tanya miku lagi.


Yuma menghentikan acara memetik tomat lalu menoleh ke arah miku“ Karna kau pikir kou bisa membiayai kami kalo aku tak menanam sayuran ini. .walaupun kami mampu kita harus tetap hemat," jujur yuma.


“ hei kau! Beritahu aku tentang shu?"


Miku langsung menciut mendegar nama shu !!!


“ Dia selalu tidur dimana pun ia mau!"


“ Yak elah, itumah gue tau lah..."


“ Maksudnya kelemahan dia atau apalah?" Jelas yuma lagi.


Yuma menghentikan acara memetik tomat lalu melemparkan baskom ke arah miku


Meminta gadis itu untuk memetik buah tomat yang sudah masak di jajaran lainya.


“ Sangat merah..."


“ Hei kau...!"


" ?????"


Yuka menyumpal mulut miku dengan buah warna merah miku langsung berseri merasakan rasa dari pemberian yuma walaupun dengan cara yang kasar....!


“ Apa itu?"


" Ceri!!"


“ Sangat enak .."


“ Siapa dulu aku yang menanam nta" yuma bangga memegang dada nya.


“ Kenapa kalian harus memakan makanan manusia bukan nya kalian itu vampir'?" Tanya miku yuma menengandah ke atas.


“ Dulu kami adalah manusia..."


" Begitu yah..."

__ADS_1


Yuma berdiri lalu menghipit tubuh miku


Gadis itu sudah merasakan adanya bahaya ia terdorong ke arah dinding rumah kaca


Yuma memandang miku sedu. . Lalu ia merentangkan taring tajam dan melesatkan ke arah bahu miku.


“ Manusia yang di ubah jadi vampire...!"


Ctakk..


Miku meringis kesakitan yuma dengan lahap menghisap darah miku, darah nya bagaikan madu membuat tergila-gila. . Yuma hampir menyedot habis darah miku“ Sakit " kalimat terakhir sebelum miku langsung kehilangan kesadaran nya.


Dari atas menara terlihat ruki sedang melihat yuma yang memperlakukan miku sama seperti sebuah makanan, ruki membalik badan lalu pergi dari sana.


Kamar Yuma.


Miku mulai mengejabkan matanya pelan


Terlihat hari sudah petang.


“ Dimana aku?" Tanya miku pelan.


“ Akhirnya kau sadar. . Aku menunggu mu hampir enam jam,"


“ Selama . . Itu kah. .!!"


Yuma berjalan me arah miku lalu membuka botol kramat milik nya, diambilnya benda kotak putih dan menaruh nya di tangan miku “ Aku membangi harta karun ku. ." Miku memandang benda itu teryata adalah gula batu.


Nih orang gak takut diabetes gitu makan gula mulu?


Miku memakan gula batu seketika wajah nya langsung antusia“ enak..."


" Yah, kan!!" Bangga yuma.


Miku memposisikan dirinya duduk. Yuma membuka separuh baku lengan miku memperlihat kulit mukus dan putih milik miku


Yuma menunjuk ke arah bekas taring miliknya.


“ Bekas nya mulai hilang...!"


“ setengah hari baru bisa menghilang...”


Benar saja Yuma kagum saat bekas vampire langsung tertutup dengan kulit mulus tanpa ada bekas.


“ Jika luka akibat manusia atau benda tajam..."


Miku mengambil pisau yang tak jauh dari naskah.


Srettt


Lengan miku langsung teriris daraj berceceran


Yuma menatap bekas itu yang langsung menghilang. .


“ Mantap bener..."


“ ........"

__ADS_1


“ Kau sama seperti vampir...?!"


Miku terdiam langsung menunduk takut untuk bicara bisa saja ia salah berucat apalagi yuma dan clan mukami sudah mengetahui rahasia yang selama ini di pedam nya*.


__ADS_2