Sakamaki The Blood Vampire

Sakamaki The Blood Vampire
Ayato sakamaki


__ADS_3

*Aku merasa bosan . . Akhirnya aku keluar dan memilih naik ke atap menikmati kelap-kelip bintang yang bersinar terang.


Heeem sepanjang mata memandang hanya gelap di iringi kabut yang maju menghalangi cahaya bulan


Berkali-kali aku mengumandangkan lagu yang ku suka namun semua nya tak membuat ku senang sama sekali.


Menyebalkan


Walaupun aku sekarang adalah perihara dari anak-anak keluarga sakamaki namun aku tak bisa terus seperti ini saja.


" Aku ingin pulang!!"


Aku menelungkup kan wajahku pada kedua lutut memeluk kedua kaki ku.


Cahaya yang semula menyinari ku kini terhalang aku mengangkat wajahku pelan terlihat ayato berdiri di depan ku dengan aneh.


" Kenapa kau bolos?"


" Kamu juga sama ayato!!"


" Karna kita sama-sama bolos? Bagaimana jika aku membawa mu keluar dari gedung ini?" Tanya ayato membuat miku sedikit sumbringah.


" Benarkah?"


Ayato menganguk, merangkul pinggang miku


Ayato dan miku kini hilang menjadi serpihan kelelawar.

__ADS_1


Tiba-tiba aku sudah berada di kolam renang saja membuat ku bingung sekali gus penasaran melihat kolam renang yang sangat dalam.


" Ayato kenapa kita ke sini?" Tanya miku penasaran.


" Bodoh apa kau kira aku sudi membiarkan mu kabur begitu saja?"


" Tapi,_"


" Ingatlah dada rata.. orang yang di kirim ke keluarga kami kalo tidak mati mungkin saja hanya menjadi sebuah patung lilin demi mendapatkan kekuatan bagi kami namun selalu gagal?"


" Ayato apa yang kamu katakan


Aku tak mengerti jadi tolong kumohon lepaskan aku ayato."


Wajah ayato menyipit tak suka. Mata nya menyala aku terbungkam mata yang menghipnotis agar tak lari kemana pun


BYUUUR


Tubuhku tengelam dalam air, kolam itu begitu dalam aku memberontak meminta tolong dan memanggil-mangil nama ayato


" Ayato tolong aku..."


" Kumohon ayato aku tak bisa berenang!!"


" Ayat—o..."


Miku kelelahan dan kehabisan oksigen ia pingsan, ayato menatap nya datar.

__ADS_1


Seketika kepala nya berdenyut sakit ia jatuh terduduk menatap bayangan wajah nya di kolam


" Ibu Kumohon tolong aku!" Sosok ayato kecil meminta tolong ke arah ibunya namun dia hanya diam di jembatan danau dengan senyuman dingin ayato kecil mulai tengelam ke dasar danau.


Pikiran masa lalu terlintas di benak nya, ayato mencelupkan dirinya ke kolam


Memegang tangan miku hingga mendekat ke tubuhnya ayato memberikan nafas buatan


Miku membelototkan matanya saat ayato mencium bibirnya, ayato memangku miku agar tak tengelam. Taring mencuat dari mulutnya


Taring tajam menembus bagian leher miku gadis itu mencondongkan kepala ke belakang membiarkan ayato menghisap darahnya sepuasnya.


" Sakit!;"


Miku berusaha mendorong ayato namun tangan nya malah di pegang oleh ayato kuat, gadis itu perlahan pingsan ayato membawa nya kepingiran kolam dan membaringkan miku di pinggir kolam.


Cukup lama miku pingsan akhirnya ia membuka matanya, bekas gigitan ayato masih membekas membuat ia merintih kesakita" aww sakit!!" Ayato yang berdiri tak jauh dari miku tengah memainkan dasi milik miku bersama dengan kalung tsalib yang di hiasi batu permata dengan batu kristal pink di tengahnya


" Sudah sadar?" Tanya ayato.


" Ayato?"


Ayato berdiri dari kegiatan di Sofanya dan berjalan menjauh. Miku menunduk lalu merasakan sesuatu menghantam kepalanya Teryata ayato mengambilkan handuk melemparkan pada nya.


" Bersiaplah karna kita akan pulang!!"


" Baik!!"

__ADS_1


Miku masih terduduk lemas sedangkan ayato sudah menjauh pergi meningalkan kawasan kolam renang.. tanpa mereka sadari ada sosok subaru yang menatap kegiatan mereka dalam diam wajah nya sedikit ber emosi ntah kenapa*.


__ADS_2