
***Sejak sadarnya miku semua berjalan seperti awal dirinya sering di jadikan piala bergilir
Namun kali ini miku lebih berwawasan banyak karna kedatangan karl helz membuat miku mendapatkan apa yang ia dapatkan. .
Sampai akhirnya karl helz datang ke Mashion sakamaki membuat sebuah kebencian antara anak dan ayah. miku berada di tengah-tengah mereka tak tahu harus melakukan apa.
Ting tong . .
Miku yang semula berdiam diri di sofa beranjak ke arah pintu sebelum tangan nya membuka sudah lebih dulu seseorang masuk miku mundur memberikan ruang untuk masuk.
“ karl Heinz¡!" Gagap miku pelan.
Karl berwajah datar langsung duduk di sofa
Miku mengekor dari belakang dan berdiri di samping sofa tak berani untuk duduk
“ Jangan cuma berdiri!
Duduk.." ujar nya dingin.
Miku langsung mendudukkan dirinya di sofa
Ketakutan sungguh saat pemimpin raja vampir ada di hadapannya!
“ Kau kenapa kesini?"
".........."
“ Miku!
Usir dia dari sini!!" Printah kanato dingin.
"......!"
Karl mengeluarkan hawa kebangsawanan seketika para vampire bersaudara bersujud dengan tubuh bergetar ketakutan.
“ Dengar!
Mulai hari ini alihkan semua pekerjaan rumah menjadi tanggung jawab gadis itu!!" Delik karl ke arah miku.
__ADS_1
Reiji mendongkrak “ AKU MENOLAK!!"
" REIJI APA KAU INGIN MEMBANTAH KU?"
Reiji terjengkang ke arah belakang menunbruk tembok hingga hancur berkeping-keping
Kepingan tembok membuat miku ketakutan.
" BOOOM *
Reiji merasakan seseorang memegang bahunya mata nya melihat ke samping teryata itu Miku, karl menatap miku dari balik ekor matanya . . Miku membantu reiji berdiri namun dengan segaja reiji mendorong miku hingga terjengkang.
" Menyingkir kau!!" Ujar reiji.
Miku beranjak berdiri “ Aku hanya melakukan apa yang aku mau,,,, apa hak mu melarang toleransi ku?" Tanya miku.
Reiji terdiam sejak kapan gadis itu memiliki toleransi? Sejak kapan dirinya harus di perhatikan? Bukan nya sejak dulu... Bahkan ibunya sendiri mengabaikan dirinya?!
“ Tuan kenapa anda sangat kasar kepada anak anda sendiri!!" Tanya miku berani.
Karl menyerigai “ Heh? Teryata kau berani juga memang mirif! Sayang sekali keluarga mu di bantai dalam semalam!!" Sindir karl.
Meneguk Saliva nya miku mengangkat wajahnya pelan“ Aku tak tau! Karna sejak dulu aku selalu di besarkan sebagai alat saja. . Aku juga tak ingin mengetahui keluarga ku jika memang dia menyayangi ku kenapa dia mengirim ku kepada kalian para vampire bahkan ayah angkat ku sendiri...!"
“ Kenapa kau bisa bicara seperti itu..?”
“ Aah, dek ****** jangan dengarkan pak tua itu...”
“ laito sudah ku ingatkan jangan memotong pembicaraan ku,,,,,,”
Laito berdecih sebal“ tck..."
“ Tuan!! Anda segaja mengalihkan tugas kepada ku hanya agar aku tetap berada di mashion ini
Cepat atau lambat aku akan pulang!
Kau takut kan? Dan kau juga ingin membuat perselisihan antara aku dan reiji anak mu karna pengalihan tugas ini bagaikan penghinaan bagi reiji....”
" Apa?"
__ADS_1
Semua tersentak mendegar ucapan miku
Hanya karl dan reiji yang terdiam
Kenapa gadis itu begitu pintar?
“ Dan kedua aku tak tau alasan pasti tuan ingin aku berkonflik dengan mereka," ucapan miku terhenti sejenak “ Namun aku yakin aku adalah bidak pion kuat bagimu . . Asalkan reiji mau aku juga mau! Namun aku hanya ingin satu hal biarkan aku masuk universitas...?!" Miku menjentikkan jari telunjuk nta ke arah karl helz.
“ Bagaimana jika kau kabur?”
“ Heh... Anda tau betul bahwa aku akan kabur?
Namun aku juga tau betul anda menaruh banyak bawahan di sekeliling ku
Bisa menemukan ku kapan saja! Asalkan aku tak di sembunyikan clan lain yang lebih kuat dari anda pasti anda mampu kan?" Tanya miku kembali.
Karl tertawa mendegar penuturan dari miku
Dan perlahan ia menghilang “ Hahaha tak kusangka kau sangat cerdas, bahkan bisa menembak jalan pikiranku hanya saja
Kau salah besar untuk beberapa hal . . Dibandingkan anak ku kau memang pantas mendapatkan gelar anak ku yang bisa berbanding dengan reiji kalian adalah dua tipe sempurna, namun kau harus tau aku bukanlah karl Heinz sesungguhnya aku hanyalah properti darinya... Jika kau bisa menemukan aku yang asli atau wajah ku yang asli maka kau akan menang nak !!! ” jelas karl dengan tawa dan menghilang.
“ Hufffff!!"
“ Aku tau itu....”
“ Karna pemimpin bangsa vampire tidak akan mudah menunjukkan diri dengan wajah asli...
Dan hanya anak-anak nya saja yang tahu," miku menatap ke arah para sakamaki yang terdiam.
Reiji mendekat ke arah miku“ Mulai Sekarang selama kau berada di mashion ini tangung jawab sepenuhnya ku serahkan...! ”
“ Hah??
“ Kenapa kamu gak menolak?" Tanya miku dengan nada memeras ke arah reiji
Sedangkan reiji mendilakan matanya
Membuat miku langsung bungkam ketakutan***.
__ADS_1