Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 011 : Pergi Ke Ujung Benua!


__ADS_3

Dua bulan kemudian.


Di dalam gua, setelah menyerap 9.000 Immortal Crystal, kekuatan Wen Qi melesat dengan cepat dan kini telah mencapai Immortal Peak Stage.


"Cih, sekarang adalah mencari cara untuk menerobos True Immortal!"


True Immortal Stage sendiri seperti namanya, itu benar-benar jiwa dan tubuh abadi, tidak akan bisa mati kecuali dibunuh, namun syarat untuk menerobos True Immortal Stage juga agak rumit.


"Pertama aku harus mencari Eternal Fruit ... aku sebelumnya berpikir mereka mempunyai Eternal Fruit, rupanya para murid inti bahkan tidak mempunyainya sama sekali ..."


Wen Qi menghela nafas, mungkin ini memang nasib sialnya.


Tapi meski begitu, Wen Qi tidak terlalu kecewa saat ini.


"Dengan bantuan [Physicue Scripture] sekarang tubuhku benar-benar setara kultivator Great Immortal Early Stage!"


Physicue Scripture (Kitab Fisik) adalah salah satu dari [Nine Grand Scriptures] yang lahir dari awal kekacauan bermula, di kehidupan sebelumnya kebetulan Wen Qi mendapatkannya, dan karena Kitab ini adalah harta karun tipe jiwa, jadi tidak terpisah ketika dirinya mati.


Dengan adanya Physicue Scripture dalam dirinya, tubuhnya akan semakin bertambah kuat seiring berjalannya waktu dan seiring meningkatnya ranah kultivasinya.


"Baiklah, syarat menerobos ranah True Immortal adalah menyerap Eternal Fruit, membentuk Dao Heart, serta pemahaman lebih dari 1 Hukum dan setidaknya bintang 1."


Dao Heart yang dimaksud adalah keputusan/keinginan/tujuan/maksud hati seorang kultivator, ada [Heart Of Heaven] yang hidup sejalan dengan Heavenly Dao, [Heart Of Buddha] yang hidup dengan penuh cinta kasih, dan [Heart Of Devil] yang hidup tidak sejalan dengan Heavenly Dao.


Sementara itu, pemahaman Hukum adalah seberapa jauh seorang individu mampu memahami Hukum yang mereka pelajari dan mampu menggunakan kekuatannya.


Tingkat Hukum di Alam Abadi sendiri adalah: Permulaan, Master, True Master, Bintang 1-6.


Sekarang pemahaman hukum milik Wen Qi ada sangat banyak, baik itu pedang ataupun yang lainnya, jadi ini jelas bukan masalah utamanya.


"Di mana menemukan Eternal Fruit di Alam Abadi ini?" Wen Qi tampak berpikir dan mengingat-ingat, "Eternal Fruit hanya tumbuh pada tempat yang kuno dan jarang terjamah oleh tangan manusia."


"Benar!" Wen Qi akhirnya mengingat sesuatu. Ia bergumam, "Aku pernah mendengar kabar saat di Keluarga Kong sebelumnya, sepertinya ada sebuah benua kecil bernama [Hutan Abadi Kuno] yang jarang terjamah, dan dikabarkan memiliki banyak tumbuhan herbal dan buah-buahan langka!"

__ADS_1


Tapi di mana ada harta karun, di situ selalu ada bahaya, dan Wen Qi mengerti hal itu.


Kini dia masih lemah, jadi Wen Qi juga harus serius dengan hidupnya.


Ia mengeluarkan Kotak Persegi panjang dari dalam cincin penyimpanan, dan membuka Kotak tersebut dengan bantuan Elemen Yin-Yang dari kristal Yin-Yang.


Klakkkkk ...


Kali ini aura pada Pedang Penakluk benar-benar stabil, tidak seperti sebelumnya.


"Di kehidupan sebelumnya aku memiliki Pedang Penakluk dan menjadi sangat baik dalam Hukum Pedang, dan sangat kuat ... siapa yang sangka aku akan menemuinya kembali di kehidupan ini?"


Wen Qi mengambil Pedang Penakluk di tangannya, dan memegangnya dengan senyum senang.


"Karena ini adalah harta karun langit dan bumi, aku tidak perlu memperbaikinya sebelumnya, sehingga aku bisa langsung menggunakannya untuk bertarung sebelumnya," Wen Qi bergumam, "Sayang sekali tingkat pedang ini menurun setelah tidak digunakan cukup lama ..."


Adapun keistimewaan Pedang Penakluk: Mampu melipat gandakan hingga lima kali lipat serangan yang dihasilkan oleh pengguna, Stage Pedang Penakluk tergantung kekuatan pengguna; semakin tinggi ranah pengguna semakin tinggi stage pedang penakluk, mampu memantulkan kembali 20-35% kekuatan lawan, mampu merobek ruang, mampu menyerap artefak, dan yang terakhir adalah Pedang Penakluk mampu menyerap kekuatan kesengsaraan petir.


Dengan segala keistimewaan itu, tidak heran Pedang Penakluk dikatakan sebagai Pedang terbaik di seluruh Alam Suci, dan menjadi rebutan pihak kuat mana saja ketika muncul.


Tapi Immortal Peak Stage belumlah yang tertinggi, setelah itu ada beberapa ranah kecil lainnya sebelum ranah True Immortal, yaitu Immortal Perfection Stage.


"Lupakan, sekarang saatnya memperkuat Pedang Penakluk!"


Wen Qi mengeluarkan semua artefak yang dia dapat dari perampokan di Cabang Green Holy Land.


Semuanya adalah artefak biasa yaitu Immortal Early Stage, sangat jarang ada yang Middle Stage. Ini wajar, karena sudah pasti artefak yang terbaik dibawa oleh murid-murid inti Cabang Green Holy Land.


"Baiklah, serap semuanya, Pedang Penakluk!"


Seketika Pedang Penakluk terlapisi oleh sinar biru dan setiap kali Pedang Penakluk bersentuhan dengan artefak lain, langsung tersedot ke dalamnya dalam waktu dua menit.


Wen Qi menghabiskan hampir setengah jam penuh untuk menyerap sepenuhnya, hingga akhirnya selesai yang membuat Pedang Penakluk di tangannya menjadi harta karun tingkat: Immortal Peak Stage!

__ADS_1


"Baiklah, ini sudah cukup menjamin hidupku di Hutan Abadi Kuno!" Wen Qi memegang Pedang Penakluk di tangannya dengan senyum gemilang."


* * *


Beberapa hari kemudian, setelah Wen Qi selesai menyelesaikan menstabilkan ranah kultivasinya. Wen Qi pun pergi dari tempat tersebut ke arah barat.


Perjalanan sangat lama dan memakan banyak waktu, karena benua tempat Cabang Green Holy Land berkuasa ini benar-benar sangat luas, bahkan setara dengan luasnya 20 Bidang Bintang yang berisi 50.000.000.000+ planet dan bintang.


Saking luasnya, bahkan jika kecepatannya saat ini setara kecepatan cahaya, dia masih membutuhkan 30.000.000.000.000 (30 Kuadriliun) tahun untuk dapat keluar dari benua ini.


Sangat luas!


Karena luasnya benua ini, terpaksa Wen Qi membayar Array Teleportasi yang tersedia di kota-kota besar untuk bepergian dengan cepat ke tempat lain.


Tapi meski begitu, itu juga cukup lama.


Hingga sebulan kemudian, Wen Qi tiba di pinggiran benua dengan wajah tenang.


"Hugh, aku agak rugi, harus mengeluarkan 5.000 Immortal Crystal untuk ini!"


Melihat ke arah lautan yang bergelora, Wen Qi bergumam, "Semoga aku mendapatkan banyak hal di sana!"


Karena perhitungan ini juga Wen Qi rela menghabiskan banyak Immortal Crystal, karena Hutan Abadi Kuno jarang dijamah karena banyak Spirit Beast yang berkeliaran, tapi seorang pencuri akan melakukan apapun agar dia bisa mendapatkan sesuatu, begitu juga Wen Qi.


Dengan harapan mendapatkan banyak harta karun, Wen Qi siap membayar harga.


Ketika Wen Qi sedang memikirkan tindakan apa yang harus dia lakukan selanjutnya, Wen Qi tiba-tiba mendengar suara yang memanggil dari belakang.


"Saudara Taoist, apakah tujuanmu juga ke Hutan Abadi Kuno?"


Suara itu lembut dan menyegarkan hari pendengarnya, membuat Wen Qi refleks berbalik ke belakang untuk mendapati seorang wanita berambut hitam dengan pakaian tradisional sedang tersenyum ke arahnya, sambil memegang pipa cangklong, seolah dia seorang pencandu.


[Pipa Cangklong\= Alat ngerokok zaman dahulu]

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2