Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 040 : Sudah Diketahui


__ADS_3

Kini hari telah menunjukkan malam hari, dan Wen Qi dengan diam-diam sudah pergi ke salah satu puncak gunung yang tinggi, karena di sana adalah rumah Sheng Yun tinggal.


Tok tok tok...


Wen Qi mengetuk pintu rumah dan menunggu selama beberapa saat sebelum akhirnya pintu terbuka dengan sendiri, dan suara wanita terdengar dari dalamnya. "Naiklah ke kamar lantai dua!"


Wen Qi mengenali suara itu adalah milik Sheng Yun, jadi secepat mungkin dirinya langsung masuk dan menutup pintunya kembali.


Setibanya di lantai ke dua, Wen Qi membuka pintu kamar yang paling pojok secara perlahan, lalu masuk ke dalamnya.


Ketika masuk, mata Wen Qi langsung melihat ada Sheng Yun yang duduk bermeditasi di atas sebuah kursi tanpa sandaran, anggun dan tenang.


Secara perlahan kelopak mata Sheng Yun terbuka, dan dia menatap Wen Qi yang sudah ada di hadapannya.


"Namamu Wen Qi bukan?"


"Adalah benar senior!" Wen Qi menangkupkan tinjunya.


"Katakanlah ..." Sheng Yun menatap mata Wen Qi dengan dingin, "Bagaimana kau bisa sekuat itu? apa rahasianya?"


'Ouch, dia benar-benar langsung ke inti pembicaraan,' batin Wen Qi.


"Senior bertanya tentang hal itu, tapi tidak ada rahasia khusus, Junior memang terlahir kuat seperti ini!" ungkap Wen Qi dengan kebohongan, dia terlahir memang dengan bakat yang bagus, namun itu tidak akan membuat kemungkinan dia sekuat ini.


"Apa kau ingin bermain-main dengan ratu ini?" kata Sheng Yun dengan wajah gelap, penuh kemarahan yang dipendam kepada Wen Qi.


"Senior, kenapa harus menyusahkan junior? ini memang karena bakat ku yang bagus!" Wen Qi tetap bersikeras dengan alasannya sehingga membuat kemarahan Sheng Yun semakin ditingkatkan.


"Karena kau tidak mau memberitahuku, maka biarkan aku mencari tahunya dengan paksa!"


Ketika Sheng Yun selesai berkata, seketika kesadaran spiritual yang mematikan dikeluarkan dari laut pengetahuannya, langsung mendobrak masuk ke dalam kepala Wen Qi.

__ADS_1


Bang!


Tepat ketika kesadaran spiritualnya tiba di dalam kepalan Wen Qi, ia langsung berhenti karena tidak bisa bergerak, dikarenakan terlihat ada dinding absolut yang melindungi seluruh laut pengetahuannya, dan dapat dilihat pelindung itu sangat kuat.


"Brengsek, bagaimana bisa Immortal King memiliki pelindung laut pengetahuan sekuat ini!" Sheng Yuan berdecak kesal, lalu merapatkan tinjunya dan meninju ke depan.


Bang!


Seluruh pelindung laut pengetahuan itu bergetar dengan sangat keras dibawah kekuatan seorang Immortal Venerable Early Stage sepertinya.


"Senior, kau terlalu meremehkan pelindungku ini, aku bukan kultivator abal-abal loh ..." Suara ejekan datang dari balik dinding absolut itu, "Kau harusnya khawatir dengan tubuhmu!"


"Apa!?" Sheng Yun terlihat cukup waspada seketika dan mencoba menarik kesadaran spiritualnya kembali, namun tidak bisa! seolah di seluruh tubuh Wen Qi terdapat sebuah pelindung yang tidak mengizinkan dirinya untuk keluar.


"Aku Wen Qi bukan orang yang ceroboh dan terlalu bodoh, apa kau pikir aku tidak tahu maksud dan tujuan kau mengundangku ke sini?" kata-kata Wen Qi bergema di antara batas laut pengetahuan dengan tubuh fisik itu.


"Aku tahu kau ada menaruh manik rekaman di atas lemarimu, yah, kau memang menyembunyikannya dengan sangat baik, sayang kau terlalu naif jika berpikir aku tidak tahu." Imbuh Wen Qi, "Aku yakin kau ingin membuatku kelihatan seperti penjahat nanti, entah bagaimana caranya."


Terdiam!...


Sementara itu, di luar, Wen Qi membuka matanya kembali dan menahan kesakitan di dalam tubuhnya, seperti ada yang memukul dagingnya dari dalam.


"Meski aku sudah memaksimalkan semua potensi [Physicue Scripture] untuk tidak membebaskannya, tapi hanya akan bertahan tidak lama!" Wen Qi berkata dengan keringat darah yang mengalir di sekujur tubuhnya.


Tatapan matanya langsung dialihkan pada tubuh indah Sheng Yun, "Ini cara satu-satunya!" Tangan Web Qi langsung direntangkan, dan kekuatan spiritual keluar dari dalam tubuhnya, langsung menyelimuti seluruh tubuh Sheng Yun dan menghilangkannya.


Ketika tubuh Sheng Yun muncul di dalam kembali, itu adalah tempat luas kosong yang sangat gelap, serta hanya ada dirinya di sana.


Dan tempat itu juga merupakan ruang terpisah, jadi ketika tubuhnya secara tiba-tiba dipindahkan ke suatu ruangan yang terpisah, otomatis kesadaran spiritualnya yang saat ini ada di tubuh Wen Qi ikut terputus, dan membuat Sheng Yun yang saat ini di dalam ruangan kosong itu membuka matanya dan mengerang kesakitan di kepalanya.


"Arggghhhhhh ..."

__ADS_1


Rasanya sama seperti seseorang yang langsung memisahkan jiwanya secara paksa, membuat Immortal Soul nya terkena cedera parah.


Saat ia sedang mengerang tak terkendali, Wen Qi juga sudah muncul di dalam ruang kosong itu seperti hantu, dan dengan gerakan tangannya, tiba-tiba muncul tembok-tembok raksasa di tengah-tengah udara yang mengepung Sheng Yun dari segala sisi.


Ini adalah Istana Emas Langit! Harta Karun tingkat Immortal Intermediate Peak Stage yang memiliki tembok sangat kuat.


Swoosh... Swoosh... Swoosh...


Dalam sekejap sudah ada jutaan tembok raksasa yang membentuk kotak kubus yang mengurung Sheng Yun di tengah-tengah, dan jumlahnya masih terus meningkat lagi.


"Tembok-tembok Istana Emas Langit tercipta dari salah satu logam terkuat di Alam Abadi, mustahil dia dapat mendobrak keluar!" gumam Wen Qi, "Sekarang saatnya!"


Tring!


Wen Qi langsung menghilang dari tempatnya, dan ketika muncul kembali dirinya sudah tiba di dalam kubus penjara itu, dan masih melihat Sheng Yun menderita kesakitan pada kepalanya.


"Ini akibatnya bermain jahat denganku, gadis bodoh!" Wen Qi merentangkan tangannya ke samping kanan, dan muncul Pedang Penakluk yang langsung ia genggam dengan erat.


Pedang Penakluk sekarang merupakan artefak Immortal Intermediate Peak Stage, dan sangat kuat.


Tepat ketika Wen Qi memasukkan Immortal Qi miliknya ke dalam, Pedang Penakluk langsung berdengung dan mengeluarkan aura gelap dan diselimuti oleh Hukum Pedang Bintang 5.


"..." Wen Qi langsung meluncur turun dan dengan gerakan kilat, ia sudah tiba di dekat Sheng Yun dan menebas menyamping ke arah dadanya.


Skiattt...


Sheng Yun akhirnya berhasil menghindar dan melompat ke samping, ia memaksa untuk menahan rasa sakitnya, dan fokus kepada Wen Qi.


"Menyerang saat musuh terluka, apa kau sepengecut itu?" Sheng Yun mendengus kesal.


"Hehe, bodoh amat, lagipula kita tidak sedang bermain pahlawan dan penjahat," balas Wen Qi dengan ejekan.

__ADS_1


"Tapi kau memahami Hukum Pedang Bintang 5, kau benar-benar bukan lawan yang bisa dianggap enteng!" Sheng Yu terlihat tidak memedulikan ejekan yang diberi, sebaliknya dia semakin waspada.


[Bersambung!]


__ADS_2