Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 020 : Dao Heart Wen Qi


__ADS_3

"Memilih [Heart Of Heaven] hanya akan menjadikan diriku sebagai budak langit, mengikuti [Heart Of Buddha] mengharuskanku untuk menjadi seorang yang baik hati dan sangat pemaaf, dan memilih [Heart Of Devil] akan membuat dunia menjadi musuh ..."


Wen Qi bingung, hingga tanpa sadar ia pun mengambil Jia'er dari dalam atas bahunya ke atas telapak tangannya, lalu bertanya, "Menurutmu mana yang bagus?"


Jia'er tentu agak kebingungan dan linglung, tapi dia akhirnya menggelengkan kepalanya dan memakai bahasa isyarat.


Ia membuat gerakan tangan seperti berbentuk bulatan yang bisa diartikan segalanya, lalu ia menunjuk Wen Qi, "Piaaa!"


"Segalanya keputusanku?" Wen Qi menaikkan alisnya.


Jia'er mengangguk, untunglah Wen Qi memahami maksudnya.


Segalanya keputusanku ...


Wen Qi termenung dalam kata-katanya, hingga akhirnya matanya berbinar cahaya menyilaukan dan pada akhirnya termenung dalam kondisi pencerahan, seolah seluruh hidupnya hanya difokuskan untuk ini saat ini.


Beberapa minggu berlalu, namun Wen Qi tetap masih tenggelam dalam pikirannya, sehingga tanpa sadar di udara yang sangat jauh di dunia kecil, muncul sebuah istana yang terbuat dari emas, megah nan agung.


Istana Emas Langit!


Ini dikabarkan adalah tempat tinggal seorang Immortal Venerable sebelum akhirnya meninggal, dan dikabarkan juga terdapat banyak warisan di dalamnya sana.


Dan dari Istana Emas Langit itu, terpancar tangga penuh cahaya ke tanah, yang menjadi alat bantu bagi para kultivator untuk menaikinya.


Sementara itu, waktu pun berlalu dengan cepat seperti seorang pencuri, satu, dua, tiga, sudah lima hari berlalu.


Dan kini di dalam gua batu, Wen Qi yang selama ini terdiam, tiba-tiba membuka matanya yang selama ini telah tertutup.


Matanya memancarkan cahaya ketidakpedulian dan ketidakpastian, ia memancarkan aura yang kuno, yang akan membuat manusia manapun kagum kepadanya.


"Tenang, jahat, dan baik hati adalah jalan yang disiapkan oleh dunia sebenarnya ..." Wen Qi berkata-kata: "Apa yang aku inginkan hanyalah satu, berjalan dengan kemauan hatiku sendiri, tanpa melibatkan emosi sebagai titik kuncinya ... Aku akan berjalan, siapa yang dapat menghentikanku?"


Wen Qi menyeringai mengejek, "Langit ... akulah yang mengatakannya, aku tidak akan memilih salah satu dari ketiganya, aku memilih apa yang aku inginkan, aku akan melakukan apa saja yang aku mau! Baik dan jahat, adil dan penuh kasih, aku akan melakukannya ... sesuai keinginanku sendiri! Inilah Dao Heartku!"

__ADS_1


Heart Of Erratic (Hati yang tidak menentu)!


Glegar!...


Seakan merespon dengan kesombongan Wen Qi, langit pun tiba-tiba menjadi gelap gulita, dan dari dalam awan hitam itu, muncul badai seperti angin topan dahsyat yang disertai dengan petir-petir emas, ungu, hitam.


Merasakan semua ini, Wen Qi pun menyuruh Jia'er untuk mencari tempat aman, sementara dirinya memakai pakaian baru dan terbang pergi ke atas puncak gunung untuk bermeditasi di atasnya.


"Tiga petir sekaligus ..." Nafas Wen Qi seperti tersumbat, melihat ada tiga petir di dalam awan hitam ini, Wen Qi juga memasang wajah serius.


Petir ungu hanyalah untuk kultivator [Heart Of Heaven], petir emas untuk kultivator [Heart Of Buddha], dan petir hitam untuk kultivator yang membentuk [Heart Of Devil]!


Tapi sekarang ia harus menanggung ketiganya sekaligus!


"Datanglah, bodoh!" Wen Qi berseru, seolah menantang apakah Heavenly Dao memiliki keajaiban sehingga bisa membuatnya ketakutan.


Meresponnya, segera angin ****** beliung yang membawa ketiga petir besertanya, mendarat ke atas tubuh Wen Qi dengan penuh kekuatan.


Jleb!


Ia yakin, dengan Physicue Scripture dan Legendary Immortal Body, maka tubuhnya sudah sangat kuat, dan juga jiwanya telah benar-benar menjadi Immortal Soul, tidak ada lagi yang perlu dia khawatirkan tentang fondasi, sekarang yang menjadi inti keberhasilan adalah tekad Dao Heartnya!


Semakin kuat tekad seseorang, semakin kuat Dao Heart nya, dan selama ada itu, dia benar-benar sulit dikalahkan.


"Hyahhhhhhhhhhhhh!!"


Wen Qi berteriak lantang, membuka seluruh pori-pori di tubuhnya untuk menyerap masuk kekuatan kesengsaraan ini.


"Jangan sombong!" Wen Qi berteriak: "Niat Suci!"


Hronnn!!


Tiba-tiba di belakang Wen Qi muncul sebuah sosok raksasa bertubuh emas yang mirip seperti dirinya, hanya saja sosok itu terlihat jauh lebih agung dengan pakaian yang terlihat bukan dari dunia ini, seolah itu pakaian yang hanya dikenakan oleh para dewa saja.

__ADS_1


"Kalahkan kesengsaraan ini!"


Niat sucinya menggenggam angin ****** beliung yang berisikan ketiga petir, lalu seolah menariknya untuk terpisah dari langit, bagaikan seolah anak muda yang menarik benang layangannya.


Setelah berhasil dengan mudah memutusnya, Niat Suci pun memakannya seperti memakan mie, dan menyerap seluruh kekuatan Kesengsaraan Petir ke dalam tubuhnya, lalu menyatu kembali ke dalam tubuh asli Wen Qi.


Boom!...


Wen Qi tiba-tiba merasakan gejolak kekuatan di dalam tubuhnya yang sangat gila, langsung membuatnya naik dengan cepat hingga pada puncak Immortal Stage.


Jeder!...


Sebelum Wen Qi dapat diberikan waktu untuk merayakan, satu buah petir menyambar turun dengan penuh keganasan, yaitu petir berwarna putih bagaikan kertas.


Wen Qi tersenyum dan membiarkan petir itu turun menyambar tubuhnya, membawa kekuatan murni yang langsung meningkatkan semua kekuatan organ dalamnya.


Tidak hanya sampai di sana saja, lima petir kemudian berdatangan lagi, hingga akhirnya setelah melewati petir terakhir, Wen Qi meregangkan kedua tangannya dan bangkit berdiri dengan pakaian yang sudah tidak tersisa sama sekali.


True Immortal Stage!


Kultivator pada tingkat ini sudah merupakan penguasa kecil di Alam Abadi Bumi, kekuatan mereka dapat menghancurkan banyak kerajaan besar, dan benar-benar kuat.


"Hah ... ini benar-benar jauh lebih bagus!" Wen Qi berseru lantang, merasakan kekuatan murni yang mengalir melalui meridiannya, jika saja ia bertemu Li Xing An sebelumnya saat sudah mencapai titik ini, Wen Qi merasa dirinya tidak akan dipermalukan seperti sebelumnya.


Wen Qi lalu menggunakan pakaian barunya yang berwarna biru hitam.


Setelah semuanya siap, ia pun memanggil Jia'er.


"Pia~!" Jia'er langsung masuk ke dalam celah pakaiannya.


"Baiklah, sekarang saatnya pergi ke tempat itu!" Wen Qi menatap lurus ke kejauhan, mungkin mata manusia biasa tidak bisa melihat sesuatu di kejauhan 100.000 mil, tapi Wen Qi adalah seorang True Immortal, baginya itu sangat mudah.


Kini di depan tatapannya, terdapat sebuah Istana emas besar yang berkilauan mengambang di udara, serta terdapat anak tangga emas yang menjulang ke bawah sebagai akses ke dalam istana tersebut.

__ADS_1


"Itu pasti Istana Emas Langit!"


[Bersambung!]


__ADS_2