Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 038 : Daftar Peringkat


__ADS_3

Melihat semua kejadian menakjubkan ini di depan matanya sendiri, Leng Yu hampir tidak percaya, bahkan seluruh tubuhnya seperti ikut menggigil. "Sa.. Saudara Wen, kau begitu kuat!"


"Hmm, itu akibat karena berani membuatku kesal, aku sangat membenci orang mencuri dan menipuku!" kata Wen Qi dengan sorot mata dingin menatap ke arah luar.


'Jika ini di luar Azure Holy Land, maka aku pasti akan menghabisi mereka semua!' batin Wen Qi. Dia tahu ada sebuah aturan yang melarang seorang murid untuk membunuh sesama di dalam sekte, jika melanggarnya, maka akan dikurung selama 1.000 tahun di lembah es, benar-benar serius hukumannya.


"Ckk, lupakan!"


***


Keesokan harinya, Wen Qi berjalan keluar dari rumahnya dengan nafas penuh semangat dan firasat baik.


"Saudara Wen! Saudara Wen!"


Dari jauh sudah terdengar suara teriakan membahagiakan yang langsung menarik perhatian Wen Qi.


"Leng Yu?" Wen Qi melihat Leng Yu tengah berlari sebelum akhirnya berhenti di depannya dan memegang keduanya tangannya.


"Saudara Wen, ada berita baik!" kata Leng Yu dengan senyum kagum.


"Berita baik? berita apa?" Wen Qi bertanya sambil mengorek-ngorek telinganya.


"Ini sangat baik! jadi kau lihat saja sendiri!" Leng Yu terlihat tidak ingin basa-basi jadi dia langsung cepat-cepat menarik tangan Wen Qi untuk pergi ke suatu tempat yang ramai orangnya.


"Permisi! permisi!"


Keduanya masuk ke dalam kerumunan itu dan banyak mata yang menatap dan membicarakan Wen Qi.


"Itukah si Wen Qi itu? si murid baru yang mengalahkan Zhang Jian?"


"Benar, itu dia! Aku kemarin melihat dia mengalahkan Zhang Jian dengan satu pukulan!"


"Dia sangat kuat, entah kenapa aku merasa saudara laki-laki itu sangat tampan!!"


"Ah, rahimku hangat~!"


Pujian-pujian datang dari para orang-orang, terutama para wanita-wanita genit yang entah kenapa malah mengagumi Wen Qi, tapi semuanya itu hanya dipandang sebelah mata oleh Wen Qi.


"Permisi! Permisi!"


Leng Yu akhirnya membawa Wen Qi ke depan barisan orang-orang tersebut dan menunjuk ke papan pengumuman yang ada di depan sana.

__ADS_1


"Lihat, saudara Wen! Namamu sekarang termasuk ke dalam daftar peringkat murid luar terkuat di urutan ke-21 menggantikan Zhang Jian!"


Wen Qi pun menatap ke papan pengumuman, dan memang benar ada namanya di urutan ke-21.


"Apakah itu membanggakan?" Wen Qi bertanya dengan nada tidak terlalu peduli.


"Tentu saja!" Jelas Leng Yu, "Selama saudara Wen masuk dalam daftar 50 terkuat, sumber daya bulanan yang didapatkan oleh saudara Wen akan sangat banyak juga!"


"Hoh?" Wen Qi sedikit tertarik. "Bagaimana dengan peringkat 1?"


"Untuk peringkat 1, aku mendengar sumber daya yang ia dapatkan setara dengan 20 kali lipat milik murid biasa!" jawab Leng Yu.


"Dua puluh kali lipat ..." Rasa keinginan Wen Qi semakin tinggi seketika. Ia bertanya, "Di mana rumah si peringkat 1 itu?"


"Wow, astaga! Apa aku tidak salah dengar? Wen Qi itu sepertinya ingin menantang Chi Tang yang sudah tak terkalahkan dalam dekade terakhir!"


"Ia terlalu berbangga diri, bahkan jika bisa mengalahkan Zhang Jian, tapi Zhang Jian hanyalah peringkat 21, sangat jauh jika dibandingkan dengan Chi Tang!"


"Ya, aku bahkan mendengar saudara Chi Tang sudah tak jauh dari Immortal King Perfection Stage!"


"Bodoh amat, aku Wen Qi akan mengalahkan apa yang kalian sebut jenius itu!" Wen Qi mencibir mereka, dia sama sekali tidak memiliki rasa takut kepada para murid di Akademi Emas.


Dari dalam kerumunan, seorang pemuda bertubuh besar dan tinggi berjalan ke tempat Wen Qi berada dengan menopang pedang hitam besar di bahunya.


"Kau ingin melawan Chi Tang? maaf tapi aku mendengar Chi Tang ada urusan di luar sekte, jadi apakah kau bersedia bertarung denganku?" Kata pemuda itu, "Aku adalah Ding Hao, peringkat ke-15 pintu luar!"


"Aku tidak tertarik." Wen Qi menjawab dengan singkat tentang keputusannya


"Ah, apakah kau takut?" Ding Hao tersenyum mengejek, "Kalian dengarlah, padahal barusan dia bersikap begitu angkuh, tapi nyalinya ciut ketika bertemu denganku, hahaha!"


Ding Hao benar-benar membuat orang-orang di sekitar tempat itu tertawa dan memandang remeh kepada Wen Qi.


"Baiklah, baiklah, akan buruk reputasiku jika begini, jadi katakanlah, kau ingin melakukan pertarungan hidup dan mati di Arena Akademi atau bertarung di sini?" Wen Qi menyeringai dan membalas perkataannya dengan nada yang jauh lebih angkuh.


"Ha.. Ha.." Ding Hao menghentikan tertawanya, dan perlahan memelototi Wen Qi dengan tajam, "Itu yang aku tunggu, ayo bertarung!"


Suasana di sekitar segera menjadi serius dan orang-orang sudah membuka jarak agar ada ruang bagi keduanya dapat bertukar serangan.


Sing!...


Ding Hao menghunuskan pedangnya ke depan, dan berkata, "Keluarkan senjatamu!'

__ADS_1


"Senjata yah, kurasa aku mempunya beberapa yang rongsokan." Wen Qi mengingat ada beberapa senjata hasil jarahan di Alam Abadi Bumi yang tidak dia serapkan ke dalam Pedang Penakluk, melainkan hanya menyempurnakannya menjadi miliknya sendiri.


Sring!...


Sebuah tombak merah tua muncul di tangan Wen Qi, terlihat gagah dan perkasa, dengan bilah tombak berukir naga, dan badan tombak yang terbuat dari kulit Spirit Beast berwarna coklat.


Tombak Immortal Little Peak Stage!


Wen Qi memegangnya dengan senyum bangga dan memandang Ding Hao dengan maksud yang jelas.


"Kau sepertinya sudah siap!" Ding Hao menyeringai lebar. Dengan satu kaki menginjak ke depan dan pedang di tangan kanan, Ding Hao sudah mengambil posisi bersiap.


"Hmm!" Wen Qi menghunuskan tombaknya ke samping, "Ayo mulai!"


Tap Tap Tap ...


Keduanya maju serentak dan mengadu senjata masing-masing untuk mengukur kekuatan.


Tring~!


Wen Qi menggunakan gaya menahan menyamping, ia membelokkan serangan pihak lain sedikit ke samping.


"Kau lumayan kuat!"


"..." Wen Qi tidak menjawab, sebaliknya dia langsung membuka jarak dan menyerang kembali.


Pertarungan antara keduanya terlihat sangat spektakuler, bahkan menarik beberapa perhatian dari para Immortal King Peak Stage yang melihat dari kejauhan.


Siapa yang menang, tidak ada yang tahu, mereka hanya tahu bahwa yang satunya sangat membabi buta, sementara yang satu bermain halus dan meminimalisir luka-luka.


"Si Wen Qi itu dapat bertarung seimbang dengan Ding Hao, dia benar-benar monster! Padahal hanya Immortal King Early Stage!"


"Aku tidak bisa berpikir akan jadi apa dia saat menerobos Immortal King Middle Stage, bahkan mungkin Chi Tong yang saat ini bukan tandingannya!"


Tring~!


Benturan antara kedua logam super kuat itu memicu percikan ke mana-mana, dan membuat penggunanya terlihat unggul satu sama lain.


"Kau lumayan Ding Hao, tapi hanya itu saja."


[Bersambung!]

__ADS_1


__ADS_2