Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 045 : Melawan Penantang


__ADS_3

Sekarang Wen Qi sepenuhnya paham apa yang terjadi.


"Jadi, Saudara Wen, apa rencanamu selanjutnya?" Leng Yu bertanya.


"Rencana? tidak banyak, aku hanya akan berkultivasi saja di rumah sampai Immortal King Perfection Stage!"


"Heh, jadi begitu ..." Leng Yu berkata, "Itu ide yang bagus, memang benar bahwa hal terpenting adalah ketenangan."


"Ya, kau benar!"


Keduanya pada akhirnya menghabiskan waktu sebentar untuk makan dan minum sampai benar-benar kenyang, lalu kembali ke rumah masing-masing.


"Sekarang sebaiknya aku menyempurnakan pedang tingkat Immortal Intermediate Peak Stage yang diberikan oleh Sheng Yun sebelumnya."


Sebenarnya daripada disebut diberikan, Wen Qi sendirilah yang mengambilnya, karena ia berpikir di masa depan, dirinya tidak boleh terlalu sering mengeluarkan Pedang Penakluk, karena hanya akan menarik banyak perhatian dan masalah untuknya.


***


Seminggu setelahnya, di pagi hari.


Sudah terdengar teriakan di depan halaman rumah Wen Qi yang terdengar cukup lantang.


"Urutan ke-2, Xiao Xi, datang untuk menantangmu!"


Wen Qi yang ada di dalam rumahnya langsung membuka matanya dan bergumam kesal, "Orang buta mana lagi yang mencari masalah!"


Ia langsung bangkit berdiri dan berjalan keluar dengan kedua tangan di belakang punggungnya.


"Kau ingin menantangku? kau?" Wen Qi menatap pemuda berambut hijau di depan halaman rumahnya dengan ekspresi dingin.


"Bukan hanya dia, kami juga!"


Langsung muncul 4 orang lainnya di sampingnya.


"Urutan ke-5, Qiaoxi!"


"Urutan ke-4, Ying Feng!"


"Urutan ke-3, Mo Yu!"


Karena keributan di tempat itu, perhatian dari para murid di rumah sekitar akhirnya terpancing dan memaksa mereka untuk menyaksikan fenomena langka ini.


"Haaahhhh ..." Wen Qi menguap karena bosan, "Aku tidak mau bertarung jika tidak ada taruhan, apa yang akan kau berikan kepada Raja ini?"


Keempat orang itu saling melirik, dan mengangguk satu sama lain.


"Kami akan menjadi bawahan—"

__ADS_1


"Aku tidak tertarik!" potong Wen Qi. Jika itu wanita, maka dia pasti akan menerimanya, karena berguna untuk melakukan kultivasi ganda, tapi semua yang ada di hadapannya hanyalah pria, jadi Wen Qi langsung kehilangan minat.


"Bajingan, apa kau menganggap kami sampah?!" Xiao Xi menunjuk Wen Qi dengan ekspresi kekesalan.


"Mungkin ..." Wen Qi mengangkat bahunya.


"Kau ..."


"Saudara Xiao, tidak usah buang-buang waktu dengannya," kata Mo Yu.


"Ckk, baiklah!" Xiao Xi pun memandang Wen Qi lagi dan berkata: "Kami akan memberikan semua sumber daya kami selama satu tahun kepadamu!"


"Hei!" Mo Yu memasang ekspresi keheranan, dia tidak menyangka Xiao Xi akan seberani itu.


"Hehe ..." Wen Qi tersenyum dan mengangguk, "Semua orang di sini adalah saksinya, jika kalian tidak menepatinya, awas saja!" kata Wen Qi dengan nada yang dalam.


"Ughh ..." Keempat orang itu sedikit termundur, namun masing-masing akhirnya menguatkan tekad mereka.


"Aku akan maju lebih dahulu!" kata Qiaoxi sambil maju selangkah dan mengeluarkan pedang di punggungnya.


"Ini buang-buang waktu, kalian semua majulah!" Tunjuk Wen Qi pada mereka satu per satu.


"Kau yang berkata!"


Setiap dan masing-masing langsung mengeluarkan senjata mereka masing-masing, yang merupakan artefak Immortal Little Peak Stage yang kuat dan sempurna.


Wen Qi juga mengeluarkan tombak Immortal Little Peak Stage miliknya, dan menghunuskannya ke bawah.


Semua otot diregangkan, membuat tubuhnya sudah tidak kaku.


"Ayo kita pindah ke tempat yang lebih luas!" ucap Wen Qi, ia langsung merobek ruang dan pergi.


"Ayo, kita juga!" Keempatnya juga langsung merobek ruang dan pergi.


"Wow, ayo kita itu mereka!"


"Ya, kurasa pertempuran kali ini akan seru!"


Semua orang pun berbondong-bondong merobek ruang, dan pergi.


Ketika muncul kembali, semua orang sudah tiba di tengah-tengah Akademi Emas, suatu tempat yang merupakan lapangan terbuka seluas hampir 900 meter.


"Kalian berempat ..." Wen Qi menghunuskan tombaknya ke depan dan berkata, "Majulah!"


Pertarungan pun dimulai saat itu.


Qiaoxi dan Yin Feng terpisah ke kiri, sementara Mo Yu dan Xiao Xi terpisah ke kanan. Keempatnya langsung maju dan menyerang Wen Qi dengan pedang yang sudah diselimuti oleh atribut api itu.

__ADS_1


"Hoh? aku akan sedikit bermain-main dengan kalian!" Wen Qi menyeret kaki kanannya ke belakang dan merentangkan tangan kirinya ke depan, sementara tangan kanannya mengambil gerakan untuk menyerang.


"Hyahhhh ..."


Keempatnya secara bersamaan langsung menebas ke arah tubuh Wen Qi, namun Wen Qi menahan keempat serangan itu dengan cara memegang tombak itu secara memanjang ke kedua sisi (—).


Setelah berhasil menahan serangan itu, Wen Qi akhirnya memusatkan semua Immortal Qi di kakinya, dan menggunakan itu sebagai daya dorong untuk mementalkan keempatnya ke belakang.


Memanfaatkan celah yang terbuka ini, Wen Qi langsung melesat maju dan dengan sedikit lompatan ia berhasil menebas dada Qiaoxi.


"Uakkkk ..."


"Serang dia!"


Xiao Xi dan Mo Yu langsung menembakkan beberapa bola api panas dan membara, namun itu hanya sebagai pengecoh agar Ying Feng dapat membawa pergi Qiaoxi.


"Astaga, hanya beberapa nafas baru berlalu dan Qiaoxi sudah dilukai dengan fatal, urutan ke-1 memang sesuai dengan reputasinya!"


"Tapi tunggu dulu, masih ada mereka yang lain ... pemenangnya masih belum ditentukan!"


Orang-orang mulai berdiskusi dengan penuh semangat. Beberapa berpikir bahwa Wen Qi benar-benar kuat karena mampu melukai Qiaoxi dengan mudah, beberapa yang lain juga berpikir kalau pertarungan tidak akan semudah itu.


Tapi yang terjadi sebenarnya adalah Wen Qi hanyalah bermain-main saja dengan mereka, sebab jika dia terlalu mudah mengalahkan mereka, itu hanya akan membuat dirinya terlalu mencolok.


"Hei, mau sampai kapan kalian berdiri di sana? ayo lanjutkan!" kata Wen Qi kepada mereka berempat.


"Cih, baiklah!" Xiao Xi melirik Mo Yu di sampingnya, dan Mo Yu langsung paham.


"Kalian berdua, ayo kita gunakan rencana B!" kata Xiao Xi. Dia berbalik dan menatap Qiaoxi, "Kau masih kuat kan?"


Qiaoxi tersenyum dan membersihkan darah di mulutnya, "Aku selalu siap!"


"Baiklah, ayo maju!" kata Xiao Xi.


"Ya!" sahut Mo Yu.


Tap tap tap ...


Keduanya langsung berlari maju melingkar dari kiri ke kanan.


"Menarik, mari lihat apa yang ingin kalian lakukan!" Wen Qi juga memasang kuda-kudanya dan selalu siap untuk menyerang menggunakan tombak di tangannya.


"Tarian pedang matahari!" Xiao Xi muncul di depan Wen Qi dan langsung menebas dengan pedang berkilauan cahaya dari bawah ke atas, dan tentu saja Wen Qi langsung melompat ke belakang sedikit untuk menghindarinya.


"Terbaca!" Mo Yu muncul dari balik Xiao Xi, ia melompat melewati Xiao Xi dan menukik tajam dengan pedang ke arah kepala Wen Qi.


"Cehhh!" Wen Qi mempekuat pijakannya ke tanah dan menundukkan tubuhnya miring ke belakang hingga tiga puluh sentimeter di atas permukaan tanah, mengakibatkan serangan menusuk Mo Yu hanya lewat dan menusuk tanah.

__ADS_1


Pemandangan itu terlihat sangat spektakuler, melihat Wen Qi yang hanya Immortal King Early Stage berhasil dengan mudah menghindari serangan berurutan dari peringkat 2 dan peringkat 3.


[Bersambung!]


__ADS_2