
**INFORMASI**:
**SEBELUM-SEBELUMNYA AUTHOR ADA SALAH PENGETIKAN TENTANG TINGKAT ARTEFAK DAN PIL, HARUSNYA**:
• **TINGKAT IMMORTAL KING \= IMMORTAL LITTLE PEAK STAGE**.
• **TINGKAT IMMORTAL VENERABLE \= IMMORTAL INTERMEDIATE PEAK STAGE**.
• **TINGKAT IMMORTAL EMPEROR \= IMMORTAL PERFECTION STAGE**.
**Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya**.
\*\*\*
"Saudara Wen, silahkan duduk. Aku akan membuat teh."
"Fairy Lan mempunya niat ini, bagaimana Wen bisa menolak?" Wen Qi tersenyum kecut.
"Hihi, kau tidak usah terlalu formal seperti itu." Lan Xi sedikit tersipu malu, sebutan Fairy yang berarti Peri, benar-benar terlalu memalukan menurutnya.
"Ah, maaf." Wen Qi menggaruk kepalanya dan masih mencoba untuk menggunakan sifat humorisnya.
"Tidak apa-apa, panggil saja aku seperti biasanya." Lan Xi berkata sebelum akhirnya pergi untuk menyeduhkan teh hangat.
Sambil menunggu, Wen Qi juga berpikir dalam benaknya. 'Dia benar-benar Immortal Venerable Early Stage, tapi aura yang dia pendam ... sepertinya sangat kuat, aku yakin dia bisa melawan ranah di atasnya.'
'Jika aku berhasil mengendalikan pikirannya, itu akan sangat bagus mempunyai Immortal Venerable di sebelahku.'
Tapi semuanya tidak akan berjalan semudah itu, mungkin? itulah yang dipikirkan oleh Wen Qi.
"Saudara Wen, ini."
"Ah, terima kasih." Wen Qi menerima teh hangat dari tangan Lan Xi, lalu menaruhnya di meja tanpa kursi itu, sementara Lan Xi juga menaruh tehnya di meja dan duduk di sisi lain.
Mata keduanya saling memandang sejenak, lalu teralihkan.
"Saudara Wen, bagaimana kau bisa ada di sini?" Lan Xi memulai topik setelah sedikit bersinggungan mata sebelumnya.
"Ah ... aku berjanji pada Nyonya Lan Qing untuk membawamu! Dia sepertinya sangat khawatir kau akan kenapa-kenapa." Wen Qi menjadi terus terang, meski sebenarnya dia tidak berjanji, dia hanya mengatakan akan berusaha jika ada kesempatan.
"Bibi? bagaimana kabar bibi?" Lan Xi langsung berubah menjadi penasaran setelah Wen Qi menyebutkan tentang bibinya yang sudah tidak ia temui selama 1.000 tahun.
"Emm, dia baik-baik saja. Dia sudah di ranah Great Immortal Peak Stage."
"Hah ..." Lan Xi menghela nafas lega, "Jadi begitu ..."
Kemudian dia bertanya lagi, "Apakah bibi sudah memberitahumu tentang aku?"
Wen Qi paham apa yang ditanyakan oleh Lan Xi. Dia mengangguk dan berkata, "Nyonya Lan sudah memberitahuku."
__ADS_1
"Lalu kenapa kau tetap nekat ke sini?" Lan Xi sedikit khawatir, sekaligus penasaran.
Immortal Body: Elemental Dantian, miliknya adalah salah satu dari Legendary Immortal Body terbaik di seluruh dunia, bayangkan saja jika pihak Green Holy Land mengetahui Wen Qi ingin membawanya pergi, maka akan terjadi pengejaran besar-besaran oleh pihak Green Holy Land.
"Aku sudah bilang, aku akan berusaha membawamu." Kali ini Wen Qi berkata dengan ekspresi serius dan percaya diri, tidak ada tanda-tanda kebohongan pada wajahnya sama sekali, seolah dia benar-benar jujur.
Melihat ekspresi serius pada wajah Wen Qi ini hanya bisa membuat Lan Xi menghela nafas.
"Wen Qi, maaf jika aku kasar. Tapi aku adalah Immortal Venerable, jika aku bisa, aku pasti akan melarikan diri sejak dahulu, tapi penjagaan sangat ketat. Apa yang bisa dilakukan oleh Immortal King sepertimu?"
Perkataannya memang sangat menusuk tapi itu adalah fakta yang harus dibicarakan menurutnya.
"Kau pergilah, aku bisa mengalihkan perhatian orang-orang, jangan mengorbankan nyawamu untuk hal-hal seperti ini," ucap Lan Xi sekali lagi.
"..." Wen Qi hanya bisa terdiam, dan memutar rencana lain di otaknya, dan tiba-tiba dia teringat sesuatu.
Benar juga, bukankah aku mempunya itu?
Wen Qi tiba-tiba saja teringat sesuatu, hal yang ada padanya.
Buru-buru dia mengeluarkan Istana Emas Langit di atas meja dan itu langsung membuat Lan Xi sedikit melebarkan matanya.
"Ka-Kau mempunyai artefak Immortal Intermediate Peak Stage!"
"Benar. Ini adalah artefak tipe ruang, kau bisa masuk di dalamnya!" jelas Wen Qi.
"..." Wajah Lan Xi semakin cerah, seketika dia sudah mulai memikirkan bahwa ada harapan, namun tiba-tiba ada sesuatu yang membuatnya kembali tidak bersemangat.
"Lupakan saja, tetap tidak bisa."
"Hah?" Wen Qi kebingungan. "Kenapa tidak bisa?"
"Karena jika aku melarikan diri, mungkin saja Bibi akan mereka apa-apakan."
"Lalu apakah kau mau menjadi wanita dari Fei Kai itu?!" Wen Qi sedikit mengeraskan nadanya.
"Tentu aku tidak mau."
"Karena itu ..."
"Tapi keselamatan bibi lebih penting, dialah yang merawatku sejak kecil, aku tidak bisa membiarkannya kenapa-kenapa."
'Arghhh ...' Wen Qi sedikit kesal dalam benaknya, 'Harusnya aku katakan saja kalau Lan Qing sudah mati, aku yakin dia tidak khawatir.'
__ADS_1
'Sekarang apa yang harus aku lakukan?'
"Saudara Wen ..." Lan Xi bangkit berdiri, dan mengulurkan tangannya kepada Wen Qi. "Ayo, aku akan memastikan kau keluar dengan selamat."
"..." Wen Qi lambat merespon.
Tidak mungkin aku menyerah, bukan?
Harta karun berharga ada di depan mataku!
Jika aku membiarkannya jatuh ke tangan orang lain ... apalagi sampai Yun Mao mengetahui keberadaan Lan Xi, ini akan sangat berbahaya.
"Saudara Wen?" Lan Xi memanggil lagi.
"Baiklah!" Wen Qi bangkit berdiri sendiri. Matanya langsung tertuju kepada Lan Xi, "Ayo buka gaunmu!"
"A-A-Apa?" Lan Xi menjadi salah tingkah, "Saudara Wen, kita tidak ada hubungan semacam itu."
Wen Qi tetap berkata, "Aku serius! Ini demi kebaikanmu juga!"
"Tapi ..." Lan Xi masihlah ragu, namun perkataan dari Wen Qi yang selanjutnya membuat dia terkejut.
"Aku bisa membuka 12 Titik Sejatimu!" ungkap Wen Qi.
"Bagaimana bisa?!" Lan Xi sulit mempercayainya.
Setiap penerobosan sejak Immortal True Immortal akan membuat seseorang membuka titik-titik sejati yang menjadi inti seseorang bisa menyerap aura secepat apa.
Saat ini dirinya sendiri barulah membuka 6 Titik Sejati, tapi kecepatan kultivasinya sudah sangat cepat, jika bukan karena ditekan oleh pihak Green Holy Land, mungkin saja dia sudah menerobos Half Immortal Emperor.
Namun sekarang sebenarnya Wen Qi berkata akan membuka 12 Titik Sejati?
Hal seperti itu mungkin hanya Immortal Emperor yang dapat melakukannya!
Jadi untuk sesaat dia merasa Wen Qi hanya membohonginya, tapi di lain sisi dia juga merasa Wen Qi tidak mempunyai alasan untuk membohonginya.
"Apa kau benar-benar bisa membuka 12 Titik Sejati?" Lan Xi bertanya dengan ragu.
"Kau tidak mempercayaiku? kalau begitu periksalah." Wen Qi merentangkan kedua tangannya ke kiri dan kanan, seolah benar-benar ingin terbuka dengan Lan Xi. "Aku yang saat ini belum kuat untuk menahan 12 Titik Sejati, jadi aku hanya membuka 8 Titik Sejati saja."
"Hmm ..." Lan Xi masih ragu, sehingga dia langsung memutuskan untuk memeriksa tubuh Wen Qi dengan Kesadaran Spiritualnya yang kuat dan kental bak air laut yang dikeluarkan.
\[**Bersambung**!\]
__ADS_1