
"Kau sangat menganggu!"
Spirit Beast Tikus Tanah ini berada di alam Great Immortal Early Stage, dan jelas cukup menyusahkan Wen Qi.
"Cit-cit-cit ..."
Tikus tanah tersebut menghilang dari tempatnya secepat cahaya, dan ketika muncul kembali sudah tiba di depan Wen Qi dan menyerangnya dengan cakarnya yang amat tajam dan runcing.
Ting!...
Pedang Penakluk menahannya tepat sebelum cakar tersebut dapat mengenai tubuhnya, meski begitu Wen Qi cukup termundur ke belakang.
"Cih, ayo bertarung!" Wen Qi mendorong pedangnya untuk mementalkan pihak lain, lalu dia menyerang setelahnya.
Keduanya pun terlibat dalam pertarungan yang menghancurkan wilayah sekitar.
Ketika serangan keduanya saling mengenai, langsung tercipta percikan api yang menyebar dan suara berderit nan melengking.
Wen Qi menarik kembali pedangnya, ia menunduk ke bawah dan menendang tubuh Spirit Beast tersebut hingga terlempar ke udara.
Wen Qi pun menggembungkan pipinya, dan menyemburkan kekuatan elemen air yang kuat dari dalam mulutnya, langsung ke arah pihak lawan.
Tapi spirit beast tersebut tidak pasrah begitu saja, jadi dengan cepat ia menghindari serangan tersebut dan melesat turun ke arah Wen Qi.
Bang!
Pertarungan terus berlanjut dan kian memanas, namun keduanya kelihatan masih bermain aman sehingga tidak terlalu mengancam nyawa dan tidak terlalu kelelahan.
Ting!..
Wen Qi terpental ke belakang, dan tepat saat dirinya sedang melayang di udara, tiba-tiba turun hujan dari langit yang membasahi wilayah sekitar mereka.
Tap!...
Wen Qi menyesuaikan posisinya kembali dan berdiri tegap, yang berbeda adalah bahwa dia tampak tersenyum kali ini.
"Teknik Saint: Bola Landak!"
Tsuk!...
Tsuk!...
Seketika seluruh tetesan air hujan yang turun dari langit, berubah menjadi sesuatu yang tajam, seperti landak yang tengah melindungi dirinya sendiri dari serangan.
__ADS_1
"Grahhhhhh!!" Spirit Beast tikus tanah tersebut meraung kesakitan, merasakan serangan bertubi-tubi, terlebih lagi karena tubuhnya sudah dibasahi oleh air hujan, sehingga ketika serangan ini diaktifkan, dirinya langsung terkena dengan cepat.
Melihat lawan yang sudah terpojok seperti ini, Wen Qi segera meloncat tinggi ke langit lalu melesatkan sebuah tebasan dari Immortal Qi yang dilipat gandakan sebanyak lima kali oleh Pedang Penakluk.
Sring!
Ledakan!...
Petualangan terus berlanjut!
* * *
Di dalam sebuah gua batu yang terdapat di pinggiran sungai, Wen Qi bermeditasi seraya menyembuhkan dirinya yang terluka akibat pertempuran sebelumnya.
Wen Qi menggunakan obat pil sebagai bantuan, selain yang dia curi dari para murid inti, tapi juga dari ketiga kultivatoryang sebelumnya dia bunuh.
Pil-pil mereka cukup bagus, meski banyak yang hanya tingkat Immortal Early Stage, tapi ada juga yang Immortal Middle Stage, karena itu Wen Qi dapat sembuh sepenuhnya dalam beberapa jam.
Membuka matanya kembali, Wen Qi sekali lagi memeriksa sekujur tubuhnya dengan teliti, setelah merasa tidak ada cedera tersembunyi, Wen Qi pun siap untuk pergi, sebelum akhirnya dia sadar ada sesuatu yang bergerak di dinding gua.
Sepasang sayap berwarna hijau muda, bertubuh manusia ... namun sangat kecil ... Wen Qi hampir saja tercengang melihat penemuan ini.
Peri?
Dia tidak sadar tentang kehadiran makhluk kecil ini, dikarenakan setelah masuk lebih jauh ke dalam Hutan Abadi Kuno, selain tidak bisa terbang, batas kesadaran spiritualnya juga ditekan sehingga hanya bisa memeriksa atau merasakan sesuatu dalam jarak sepuluh meter saja.
"Apa kau adalah Grass Spirit ?"
Suara Wen Qi bergema di dalam gua yang sunyi itu, namun ketika makhluk kecil itu mendengarnya, itu seperti terompet yang langsung dibunyikan ke telinga, membuat makhluk kecil tersebut terkejut dan langsung bangun dengan sikap waspada.
Melihat ke kanan dan ke kiri, makhluk kecil itu masih tidak menemukan siapapun, namun setelah mendongak ke depan, mulutnya seketika seperti ingin jatuh, dan matanya melotot keluar karena baru pertama kali ia melihat makhluk yang begitu besar seperti ini.
"Piaaaaaaaaaa~!!"
Suara ketakutannya seperti seorang anak kecil, lucu dan menggemaskan.
Saat makhluk kecil itu mencoba untuk melarikan diri dengan bantuan kedua sayapnya, Wen Qi dengan kecepatan cahaya langsung menangkapnya ke dalam genggaman tangannya.
"Piaaaa ..." Makhluk kecil itu terlihat ketakutan, dan ketika melihat wajah besar Wen Qi di hadapannya, ia langsung pingsan.
"Sangat lemah ...?" Wen Qi memegang makhluk itu dengan wajah tenang.
'Grass Spirit bukan ras petarung, namun mereka adalah ras yang sangat pandai merawat tumbuh-tumbuhan herbal, juga mereka memiliki kemampuan bawaan dapat menyembuhkan kultivator dengan cepat, baik secara fisik maupun jiwa ... sungguh beruntung aku mendapatkan satu di sini!' batin Wen Qi.
__ADS_1
* * *
Gelap ...
Di dalam kegelapan itu, sekelompok peri kecil-kecil di mangsa dan dibunuh tanpa belas kasihan oleh sekelompok binatang buas yang rakus.
"Hap!"
Seketika makhluk kecil itu membuka matanya kembali dan melihat ke sekeliling dengan waspada, hal yang membuatnya semakin terkejut adalah dirinya belum mati!
"Piaaaaa (Apakah itu sebelumnya mimpi)?"
Tapi selanjutnya dia sadar, kalau Wen Qi bukanlah mimpi!
Ketika makhluk kecil itu membuang muka ke samping, dia melihat sesosok raksasa tengah duduk bermeditasi di sana dengan tenang.
Melihat bahwa ada kesempatan untuk kabur, makhluk kecil itu secara perlahan-lahan melangkahkan kakinya untuk melarikan diri, namun suara yang kuat bergema langsung ke telinganya.
"Siapa yang memberimu izin untuk pergi?"
Mendengar suara Wen Qi yang penuh penekanan itu, tubuhnya langsung seolah mematung di tempat dengan patuh.
"Berbaliklah, aku tidak akan membunuhmu!" Wen Qi berkata dengan nada lebih tenang dan halus.
Makhluk kecil itu ragu-ragu pasar awalnya, namun setelah menguatkan tekadnya, dia pun berbalik dan menatap Wen Qi.
Empat mata saling berpandang, Wen Qi lalu berkata: "Apa kau benar-benar ras Grass Spirit?"
"Piaaaa~!!" Ia mengangguk sebagai jawaban.
Melihat jawaban dari pihak lain, Wen Qi dapat menyimpulkan sesuatu, 'Aku pikir ras ini sudah sepenuhnya punah, rupanya ada di tempat ini ... lalu, seperti Grass Spirit yang satu ini masihlah anak-anak, dan belum terlalu pandai!'
Wen Qi bertanya lagi, "Di mana ras-mu yang lain?"
Ketika mendengar pertanyaan Wen Qi, wajah Grass Spirit kecil itu terlihat termenung karena mengingat sesuatu yang tidak baik.
Grass Spirit tersebut mengambil sebuah tongkat kayu kecil dan menggambar di tanah, ia menggambar keluarganya yang mirip dengan dirinya dengan cukup kasar.
Namun setelah selesai menggambarnya, Grass Spirit tersebut menunjuk ke gambarannya, lalu memandang Wen Qi seraya memberikan bahasa isyarat dengan cara mengiris lehernya dengan kedua tangannya.
"Mati?" Wen Qi menaikkan alisnya.
"Piaa!" Grass Spirit mengangguk dengan wajah sedih.
__ADS_1
'Makhluk yang malang, mirip dengan diriku dahulu pada kehidupan ini, seluruh keluargaku juga dibantai oleh penjahat, hanya menyisakan diriku seorang,' batin Wen Qi, melihat ada orang yang bernasib sama dengannya, hati Wen Qi juga sedikit tergerak.
[Bersambung!]