
Kemudian ... satu jam berlalu dengan cepat, dan kini kondisi Lan Xi sudah seperti ikan yang kehabisan nafas, bahkan Wen Qi juga kelihatan berwajah merah lesu karena kini Immortal Qi miliknya benar-benar sudah habis.
"Urghhh, sepertinya batasku hanya ini saja!" Wen Qi berjalan sempoyongan dari hadapan Lan Xi, dan akhirnya tidak bisa menahan dirinya lagi sehingga terjatuh lembut ke atas tempat tidur milik Lan Xi.
"Hah ..." Lan Xi sedikit mengatur nafasnya, dia mencoba untuk fokus dan mengambil posisi bermeditasi.
Huft ...
Haaa ...
Dalam beberapa detik ke depan, Lan Xi mulai mencoba untuk menyerap energi alam di sekitar tempatnya berada dengan serius, akan tetapi hal itu justru membuatnya langsung membelalakkan matanya dengan tercengang.
"I-Ini sangat cepat!" Lan Xi menjadi terpana dengan kekuatan penyerapan energinya sekarang ini.
"Ini 1.000 kali lebih cepat daripada saat Titik Sejatiku baru 6 yang terbuka. Saudara Wen benar-benar sesuatu."
Meski dirinya sudah mendengar keajaiban di antara dunia ini, tapi merasakan keajaiban itu secara langsung membuat dirinya seolah sulit untuk mempercayainya.
Setelah berhenti terpana untuk beberapa saat, Lan Xi akhirnya memutuskan untuk bangkit berdiri dan menidurkan Wen Qi secara baik-baik. "Aku harus berterima kasih pada Saudara Wen nanti."
***
Satu bulan setelahnya, pada malam hari sebelum acara pernikahan antara Lan Xi dengan Fei Kai akan dilakukan. Pihak Green Holy Land pun memberitahukan secara terbuka, dan mengundang beberapa sekte-sekte besar di sekitar, tentu saja tidak termasuk Holy Land lain.
Bukan hanya sekte-sekte saja yang diundang, tapi juga Lan Qing, yang berasal dari Alam Abadi Bumi ikut diundang sebagai wali dari Lan Xi nantinya.
Ketika mendengar mengenai kabar pernikahan ini, adalah tentu Lan Qing merasa Wen Qi seperti hanya mengucapkan ucapan manis saja, tapi dia tidak bisa menyalahkan Wen Qi, sebab setiap kultivator bukan orang bodoh yang akan masuk ke dalam sarang singa untuk mencuri anak singa di hadapan induknya.
"Hah ..."
"Ada apa, Nyonya Lan Qing?"
Pada bawah kaki gunung tempat tinggal para murid inti Green Holy Land, Lan Qing beserta beberapa murid Immortal King berjalan kaki menaiki gunung yang sangat tinggi itu, beberapa berpikir bahwa Lan Qing kelelahan, tapi Lan Qing adalah Great Immortal, bagaimana bisa lelah karena hal mendaki?
Lan Qing tentu saja tidak lelah, tapi dia selalu menghela nafas berulang kali karena merasa kasihan dengan nasib keponakannya, meski dia tidak berada di Alam Abadi Emas selama ini, tapi dia yakin keponakannya itu pasti selalu ditekan karena memiliki Legendary Immortal Body yang sangat amat langka.
'Wen Qi sialan, di mana kau?! kenapa kau membiarkan Lan Xi kesusahan? bukankah aku sudah mengatakan kau mungkin bisa memilikinya jika kau menolongnya? apa kau tidak tertarik pada ukuran G-Cup?' Lan Qing mengumpat dalam hatinya, dan melampiaskan kekesalannya pada nama Wen Qi saja.
'Arggghhhh, lupakan saja!' Lan Qing mengacak-acak rambutnya seperti orang stres, membuat para Immortal King bingung apakah Lan Qing stres atau bagaimana.
__ADS_1
"Lupakan, maafkan aku. Ayo kita lanjutkan perjalanannya."
"Ya!" Mereka menyahut dan terus berjalan menaikan tiap anak tangga, mereka tentu saja bisa terbang, tapi ada aturan khusus yang melarang penggunaan kekuatan terbang di dalam gunung ini.
5 menit ...
10 menit ...
15 menit ...
30 menit ...
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang karena harus mengitari pegunungan itu akhirnya Lan Qing beserta para Immortal King berhasil sampai di tempat di mana Lan Xi berada.
"Lan Xi!" Lan Qing memanggil dengan lembut.
"..."
Tidak ada jawaban.
Lan Qing berpikir bahwa mungkin Lan Xi sedang depresi, jadi dia memanggil sekali lagi.
"..."
Tetap saja tidak ada jawaban.
Apa dia bunuh diri? hati Lan Qing mulai me menjadi ketakutan.
Tapi pada saat dia khawatir dengan kemungkinan terburuk, tiba-tiba saja pintu rumah secara perlahan dibuka, tapi yang keluar dari dalam bukanlah Lan Xi, melainkan ...
"Ka-Kau ..." Lan Qing untuk sejenak seperti patung es yang membeku, tatapannya hanya tertuju pada satu arah dan itu adalah kepada pemuda berambut hitam yang baru saja berjalan keluar dan berdiri di depan pintu.
"Siapa—"
Sebelum para Immortal King itu dapat berbicara lebih banyak kata, tiba-tiba saja Wen Qi melantunkan satu kata, "Aku tidak melakukan apa-apa."
Suaranya terdengar sangat kuno, sunyi, tapi juga mengandung maksud surgawi yang tak terlukiskan di dalamnya, hal ini langsung merasuk masuk ke dalam telinga para Immortal King dan bahkan membuat mereka seperti menjadi Parung dan tatapan mereka berubah menjadi kosong, seolah sedang dikendalikan.
Hukum Ilusi!
__ADS_1
Meski kemampuan ini tidak begitu berguna melawan musuh yang setara atau lebih kuat, tapi kemampuan ini sangat berguna untuk membuat diam orang-orang yang lebih lemah darinya dengan mudah.
"Nyonya Lan, lama tidak bertemu." Suara yang familiar ditransmisikan langsung ke telinga Lan Qing, membuat dirinya yang selama ini terkejut akhirnya keluar dari benaknya dan menghela nafas lega.
"Aku sudah duga, kau pasti membantu gadis itu."
Bahkan jika dia yakin kultivasi Lan Xi jauh lebih tinggi dari Wen Qi, tapi entah kenapa dia memiliki keyakinan tersendiri bahwa segala masalah pasti bisa diatas dengan bantuan Wen Qi.
"Emm, ayo kita bicara di dalam, sudah cukup lama tidak bertemu."
"Hehe, apa ini kau yang mengajak?" Lan Qing tersenyum sinis, dan melangkahkan kaki ke dalam rumah sederhana itu.
***
"Ahhnnn, Ahhhmmm, Ahhhnggg!"
Benar saja, pada kamar pertama milik Lan Xi, tempat itu sudah dijadikan tempat pertarungan malam yang sangat panas dan sulit untuk diutarakan.
Dua tubuh sangat lincah seperti beresonansi satu sama lain menjadi satu ikatan, membuang hasrat yang sudah lama terpendam hingga akhirnya mencapai ******* dan menghentikan kegiatan malam hari itu.
Tidak, menghentikan? itu lelucon.
Sementara itu, di kamar lain, tempat Lan Xi sedang bermeditasi dengan tenang saat ini, tanpa gangguan sedikitpun, tiba-tiba saja dia membuka matanya dan menyemburkan aura keluar dari tubuhnya.
Swoooshhh ...
Menerobos!
Krakkkk ...
Wush Wush!
Aura menyegarkan kembali dipancarkan dari dalam tubuhnya, disertai dengan nafas lega yang dihembuskan dengan sangat nikmat.
"Aku menerobos! dan itu hanya dalam 1 bulan! 10 Titik Sejati benar-benar hal di luar nalar ku selama ini!" Lan Xi dibuat tersenyum gemilang, meski dia harus menghabiskan seluruh sumber daya yang diberikan, menurutnya ini sempurna karena kecepatan penyerapannya sudah 1.000 kali lebih baik daripada sebelumnya.
"Haha! Aku harus segera memberitahukan kabar gembira ini kepada Saudara Wen!"
[Bersambung!]
__ADS_1