
Setelah lewat beberapa hari yang berdarah, Wen Qi akhirnya berhasil keluar dari hutan monster tersebut dan tiba di sebuah dataran luas yang tidak diketahui di mana ujungnya.
"Semoga aku tidak tersesat," kata Wen Qi dan terus bergerak maju dengan kecepatan yang luar biasa sangat cepat.
"Mungkin ada baiknya aku mencari sekte dan menetap selama beberapa tahun, agar aku sepenuhnya memahami dunia ini, dan mudah mendapatkan sumber daya."
Bagaimanapun setelah dirinya menerobos ke ranah Immortal King, Wen Qi dapat merasakan dengan jelas kebutuhan sumber daya nya benar-benar butuh banyak, dan proses kenaikan ranah cukup sulit.
"Aku juga butuh latar belakang yang kuat untuk dapat bertahan di dunia ini, memang membanggakan karena aku pernah menjadi Saint Emperor, tapi itu adalah masa lalu, aku yang kini masih bisa dibunuh dengan mudah oleh kultivator Immortal Venerable!"
Meski Wen Qi sebelumnya dapat melukai dua Spirit Beast ranah Immortal Venerable Early Stage, tapi Wen Qi tidak menjadikan itu sebagai patokan kekuatannya.
Karena pasalnya kultivator (manusia) dengan Spirit Beast jauh berbeda, kultivator memiliki beragam jenis teknik dan artefak. Sementara Spirit Beast tidak, mereka hanya menyerang dengan membabi buta saja dengan tubuh mereka.
Wen Qi sedikit bergumam, "Mungkin dengan kekuatanku saat ini aku setara Immortal King Perfection Stage!"
Immortal King sendiri terbagi menjadi empat ranah kecil: Immortal King Early Stage, Immortal King Middle Stage, Immortal King Peak Stage, Immortal King Perfection Stage.
Dengan itu, artinya Wen Qi dapat melawan 3 ranah kecil di atasnya, yang mana sangat langka di dunia ini, bahkan jenius menentang surga pun dikabarkan paling bagus hanya mampu melawan dua ranah kecil di atas ranah mereka sendiri.
***
Beberapa bulan kemudian.
Di dalam sebuah kedai teh, terjadi perbincangan yang cukup menarik perhatian beberapa orang di sana.
"Kawan, aku mendengar bahwa pendaftaran murid baru Azure Holy Land akan dibuka sebentar lagi!"
"Oh, benarkah? apakah ada syarat khusus?"
"Syarat khusus? yah, tentu saja ada! Kali ini pihak Azure Holy Land akan menggunakan [Heart Testing Stone] untuk menguji seberapa kuat Dao Heart peserta, juga hanya Immortal King saja yang diizinkan untuk ikut!"
"Hoh ... jadi begitu ... lalu," salah satunya berbicara dengan berbisik-bisik, "Apakah pengguna [Heart Of Evil] diizinkan ikut seleksi?"
"Hmm, tidak masalah! Memangnya untuk apa mereka pedulikan itu?"
"Ohhhh ..."
__ADS_1
Sementara itu di pojok ruangan, Wen Qi seorang diri duduk di sana sambil menikmati semangkuk bakso daging Spirit Beast yang kenyal dengan lahap.
'Azure Holy Land sedang membuka pendaftaran yah, jadi informasi yang aku dapatkan di kota-kota sebelumnya itu benar.' Wen Qi tampak berpikir, 'Holy Land ini mempraktekkan Elemen Api dan sesuai denganku, mungkin adalah pilihan tepat untuk bergabung sementara waktu di sini.'
"Bagus!" Wen Qi bangkit berdiri dan berjalan keluar dengan senyum tipis, 'Semoga aku bisa mendapatkan sesuatu yang menarik di sana!'
***
Sudah satu bulan berlalu sejak saat itu, dan kini! di kaki gunung anak tangga Azure Holy Land yang agung dan terkenal, sudah berkumpul ribuan kultivator Immortal King Stage dalam barisan yang rapi dan tertib, tanpa keributan sedikitpun.
Di depan barisan ribuan kultivator itu, beberapa kultivator ranah Immortal King Perfection Stage berdiri dengan tatapan tegas dan tak diganggu gugat, menatap semuanya dengan serius.
Di samping para Immortal King Perfection Stage itu, terdapat pula sebuah meja tinggi yang di atasnya terdapat sebuah batu seperti batu giok berwarna hijau dengan corak merah di atasnya.
Heart Testing Stone!
Sebuah batu langka yang berguna untuk mengukur seberapa solid atau kuatnya Dao Heart seseorang.
"Satu per satu maju ke depan dengan berurutan, jangan ribut!" teriak para panitia seleksi tersebut.
Suara semua kultivator itu menggebu-gebu, seperti sekumpulan prajurit perang yang berbicara kepada seniornya.
Meski semua orang adalah Immortal King, tapi status latar belakang mereka berbeda jauh, tidak ada baiknya untuk bersikap tidak sopan pada mereka yang merupakan panitia seleksi ini, yakni mereka para Immortal King Perfection Stage.
Dengan berurutan satu per satu dari setiap barisan, mereka semua maju dan menaruh telapak tangan tepat di atas [Heart Testing Stone] tersebut.
Storrrrmmmm...!!
Seolah ada kejutan listrik, semua tangan peserta itu langsung tampak menegang untuk sesaat dan semua orang terjatuh dalam kondisi mata tertutup selama beberapa saat.
Setelah semua mata orang tertutup, para panitia seleksi pun mulai menghitung dari 1-10, dan dalam hitungan itu belum ada yang mampu membuka mata kembali.
Seketika semua orang dialiri dengan Immortal Qi sehingga tersadar kembali, lalu mereka didiskualifikasi dari seleksi karena dianggap telah gagal.
"..."
Semua peserta yang menyaksikan awal yang buruk ini sedikit tak berkata-kata, hanya 10 detik sebagai penentuan apakah diterima atau tidak, benar-benar terlalu ketat.
__ADS_1
"Selanjutnya!"
"Siappp...!!"
Satu per satu peserta mulai maju, lagi dan lagi hingga waktu sudah beberapa belas menit berlalu, dan tiba pada giliran Wen Qi.
"Silahkan mulai!"
Setelah diizinkan, semua orang termasuk Wen Qi langsung menaruh telapak tangan mereka di atas [Heart Testing Stone] dan terjatuh dalam kondisi mata tertutup seperti para peserta yang sebelum-sebelumnya.
'Ah, sayang, kau sangat tampan!'
'Hehe, dia sangat tampan!'
Saat ini, seperti ilusi, Wen Qi dapat melihat bahwa di depannya sekelompok wanita mempesona tengah berada di sekelilingnya dan menggodanya dengan genit dan penuh tipu daya.
Tapi ...
"Ilusi murahan!" Wen Qi mencibir dan hendak menghancurkannya, namun dia sedikit berpikir, "1 menit di sini sama dengan satu detik di luar, tidak baik jika aku cepat keluar karena akan terlalu menarik perhatian, jadi ... kenapa tidak dinikmati saja?"
Sementara itu, di dunia luar tepat ketika para panitia menghitung pada detik ke-lima, Wen Qi tiba-tiba membuka matanya, bersama dengan beberapa peserta terbaik lainnya.
"Hmm, lumayan!" kata sang panitia seleksi dengan bibir condong ke depan.
"Terima kasih, senior!" Wen Qi mencoba bersikap sebaik mungkin, dan pergi ke barisan para peserta yang berhasil melewati seleksi ini.
Seleksi terus dilanjutkan lagi kepada para peserta yang belum melakukannya, dan cukup memakan banyak waktu selama beberapa menit ke depan.
Kemudian, setelah seleksi itu usah berlangsung, kini di barisan peserta berhasil terdapat 27 peserta terbaik yang mampu lulus seleksi.
Salah satu panitia seleksi kemudian maju dan menjelaskan dengan suara yang lantang.
"Baiklah, kalian-kalian ini yang akan menjadi murid-murid baru kami! Ingat ini baik-baik! Pada Azure Holy Land terbaik 3 tingkat akademi yakni Perak, Emas, dan Berlian!"
"Kalian-kalian ini akan tergabung dalam akademi Emas pintu luar!"
[Bersambung!]
__ADS_1