Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 012 : Li Xing An


__ADS_3

Wen Qi pertama-tama menatap wanita ini dari bawah ke atas, dan menarik kembali pandangannya.


'Great Immortal ... Early Stage?'


"Adik kecil?" Wanita itu memandang Wen Qi dengan tenang.


"Umm, yah ... aku memang ingin pergi ke Hutan Abadi Kuno!" jawab Wen Qi.


"Oh, kalau begitu kita satu tujuan, apakah kau ingin ikut dengan kakak cantik ini?"


Hah?!


Wen Qi baru kali ini melihat seseorang berbaik hati memberikan tumpangan, tapi dia tidak sebodoh itu.


'Brengsek, dia pikir aku ini apa?' Wen Qi mencibir dalam hatinya, 'Mari lihat apa yang gadis kecil ini mainkan.'


"Ikut dengan senior? kenapa senior membutuhkan Immortal Peak Stage sepertiku? bukankah masih banyak True Immortal di sekitar sini?" tanya Wen Qi, sengaja mengalihkan perhatiannya ke arah para True Immortal di sekitar tempat ini.


"Puftt~!" Wanita itu tertawa dan menyeringai melihat Wen Qi, "Divine Monarch Wen Qi, rupanya bermain babi di dunia rendah ini!"


Hah!


Shock!...


Tepat sebelum Wen Qi dapat mengerti lebih lanjut, wanita itu telah mengeluarkan Pedang di tangannya dan menebas Wen Qi secara horizontal, namun berhasil dihindari oleh Wen Qi dengan cara merundukkan tubuhnya ke belakang sehingga hanya dua kaki di atas permukaan tanah.


Setelah menarik dirinya kembali ke posisi tegap, Wen Qi cepat-cepat meninju ke arah wanita tersebut, namun berhasil dihindari, sehingga Wen Qi hanya memukul angin ke belakang.


"Hehe, selamat tinggal, wanita bodoh!" Wen Qi bukannya berhenti, tapi memanfaatkan momentum ini, dia lantas terbang menjauh ke arah belakang wanita tersebut secepat tenaga.


"Brengsek, dia menipuku!" Dia berdecak kesal, berpikir bahwa dia akan ditipu dua kali, wanita itu benar-benar marah saat ini dan segera mengejar Wen Qi dengan cara merobek ruang.


Tapi bukan hanya wanita itu yang bisa merobek ruang, melainkan Wen Qi juga bisa, bahkan tanpa menggunakan Pedang Penakluk!

__ADS_1


Saat fokus dalam pelarian, Wen Qi baru ingat di mana dan kapan dia bertemu dengan wanita ini.


'Nasib sial, apakah dia orang-orang dari Alam Suci?'


"Wen Qi, kau harus bertanggung jawab atas kejadian waktu itu!" suara teriakan menggema di atas gunung-gunung, tapi siapa peduli?


Wen Qi hanya bisa secara terus menerus merobek ruang hingga akhirnya dia merasa semua ini tidak berguna, dan berhenti di tengah-tengah danau yang membentang sejauh puluhan ribu mil.


"Siapa kau ini? aku tidak mengenalmu, dan juga namaku bukan Wen Qi, tapi Wen Yang!" Wen Qi mencoba mengarang cerita, karena dia benar-benar tidak ingin bertarung saat ini, karena dirinya pasti akan mengambil banyak luka.


"Hehe, bagaimana aku bisa percaya kepada [Sang Penipu] sepertimu?" Wanita itu terkekeh, namun wajahnya sangat dingin, "Aku Li Xing An!"


"Li Xing An!!!" Wajah Wen Qi menjadi serius, tampak serius, tapi setelah beberapa saat wajahnya menjadi datar, "Aku tidak kenal!"


Wanita itu merasa dirinya seperti ditimpa oleh gunung, dadanya benar-benar terasa tertekan dan jantungnya berdenyut karena kemarahan, "Kau yang merampok rumahku ketika aku menyelamatkanmu dahulu!"


"Hah?" Wen Qi menaikkan satu alisnya, dan sekali lagi memandang wanita ini dari bawah ke atas, hingga akhirnya dia sadar, "Kau Divine Lord yang waktu itu!"


Sebutan Divine Lord merupakan gelar tertinggi di Alam Suci, yang hanya dimiliki oleh Saint Emperor Stage saja.


Setelah diselamatkan, Wen Qi benar-benar dirawat dengan baik, namun bahkan tanpa ucapan terima kasih, Wen Qi langsung pergi secara diam-diam, awalnya Li Xing An tidak merasa aneh, tapi setelah memeriksa gudang hartanya, dia baru sadar seluruh hartanya sudah menghilang.


Tidak heran sampai saat ini dia masih menaruh dendam kepada Wen Qi.


Wen Qi tersenyum kecut dalam hatinya, ia mencoba menjelaskan, "Hehe, saudari Li, itu hanya masa lalu, kenapa tidak melupakannya dan fokus kepada masa depan saja? bukankah itu lebih bagus?"


Li Xin An memasang wajah gelap, "Apa kau tahu? di gudang harta terdapat Bunga Lima Jiwa yang berguna untuk menyembuhkan cedera parahku, tapi kau justru mengambilnya juga! Akibat perbuatanmu ini aku harus mati karena cedera yang tidak tersembuhkan!"


"Owh ..." Wen Qi memang wajah datar, dia juga tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi.


"Tapi surga sudah memberikanku kesempatan untuk bereinkarnasi, mungkin ini agar aku bisa membunuhmu di sini!" Li Xing An terlihat suram ketika mengatakan ini, bagaimana tidak?


Di kehidupan sebelumnya dia telah bereinkarnasi selama 3.000 tahun dan berhasil mencapai Saint Emperor Early Stage, namun semua ini harus sia-sia hanya karena dia mencoba menjadi baik kepada Wen Qi ini.

__ADS_1


'Tapi kenapa Wen Qi ini bisa ada di Alam Abadi ini?' Li Xing An seketika menjadi waspada, berjaga-jaga jikalau Wen Qi hanya menyembunyikan ranah kultivasi saja.


"Li Xing An, aku sudah mati juga, bukankah ini impas? ini adalah kehidupan baru, kenapa tidak membuka lembaran baru saja?" ucap Wen Qi dengan senyum kecut.


"Dan lagi ..." Wen Qi membuat wajah sedih, "Aku ingin pergi ke Hutan Abadi Kuno untuk mencari obat agar adikku sembuh dari penyakitnya!"


"Aku lebih percaya ini hanya mimpi, daripada percaya dengan karanganmu itu!" Li Xing An jelas tidak memberikan rasa iba sedikitpun kepada Wen Qi, "Hari ini hanya ada satu kata, kau atau aku yang mati!"


Setelah selesai berbasa-basi, Li Xing An dengan kecepatan cepat langsung maluncur ke arah Wen Qi dengan pedang tipis berwarna biru di tangannya.


"Uhh, kau memaksaku menggunakan kartu trufku!" Wen Qi berteriak dengan putus asa, membuat wajah Li Xing An menjadi berubah karena tidak berani meremehkan perkataan Wen Qi, membuatnya cepat-cepat berhenti dan membuka jarak kembali.


Tapi sesuatu yang mirip terjadi lagi, Wen Qi yang awalnya kelihatan ketakutan, segera berbalik dan melarikan diri lagi.


Di— tipu lagi?


Li Xing An langsung tidak kuasa menahan amarah dalam hatinya, ia dengan marah mengejar Wen Qi lagi.


Dan, karena perbedaan ranah antara keduanya, Li Xing An mampu mengerjar Wen Qi dengan cepat, dan langsung menghirup udara di sekitarnya.


[Teknik Saint: Asap Beracun!]


Li Xing An menarik nafasnya seperti seekor katak yang akan menyemburkan air keluar dari mulut, lalu mengeluarkan seluruh udara dari dalam mulutnya yang rupanya adalah sebuah asap berwarna abu-abu.


Wusshhhh ...


Bagaikan kabut dari ribuan gunung yang dikumpulkan secara bersamaan, kini seluruh tempat hanya dipenuhi oleh Asap berwarna abu-abu yang sangat mematikan.


Ini merupakan kekuatan Hukum Asap, memang aneh, tapi Hukum itu memang ada dan juga mematikan jika penggunanya sudah memperlajarinya ke tingkat tertinggi.


"Hmm, dia pasti sudah mati! Bahkan Great Immortal Early Stage pun akan sulit untuk hidup! bahkan jika Teknik Saint ini hanya mengeluarkan seperser kekuatan saja!" Li Xing An tersenyum bahagia, akhirnya dendam yang sudah ia pendam sangat lama, akhirnya berhasil diselesaikan.


"Aku harap kau tidak menyinggungku lagi di kehidupan berikutnya, Wen Qi!" Li Xing An mengucapkan kata-kata terakhir, dan segera berbalik-pergi ke arah lautan.

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2