
"Aku akan mengaku! Aku memang mencoba memanfaatkan Sheng Yun setelah berhasil merebut hatinya! Aku melakukan ini agar kultivasiku dapat berkembang dengan cepat!"
Semua diungkapkan dari mulut berdarah itu, semua hal yang mengejutkan hati Sheng Yun.
"Aku bersumpah demi Demon Heart ku bahwa apa yang aku katakan itu benar! sekarang lepaskan aku, kumohon!" Chi Tang berkata sampai-sampai dirinya sendiri menangis minta kasihan.
"Jika kau jujur sejak tadi, itu akan sangat bagus, kenapa harus keras kepala?" Wen Qi tersenyum. Dia langsung menyurug Sheng Yun melepaskan semua pedang yang menancap pada tubuh Chi Tang, dan membiarkan Chi Tang lari terbirit-birit ke bawah gunung.
"Tuan, aku ingat ada urusan dengan beberapa tetua, bolehkah aku.."
"Pergilah!" Wen Qi melambaikan tangannya dan berjalan kembali ke arah rumah Sheng Yun.
"Terima kasih, Tuan!" Sheng Yun sedikit membungkuk, lalu berbalik dan melihat ke arah bawah gunung dengan tatapan dingin yang mematikan. "Beraninya anjing kecil itu memanfaatkan perasaanku!"
Klakkk ...
Masuk kembali ke dalam kamar, Wen Qi mencari tempat untuk duduk dan duduk bermeditasi di atasnya.
Ia langsung mengeluarkan semua pil-pil yang dia dapatkan dari cincin ruang milik Sheng Yun.
"Sebaiknya aku menguatkan kualitas Fire Qi milikku dengan Pil Fire Cloud, tentang tubuhku ... biarkan saja Physicue Scripture yang memulihkannya secara perlahan."
Physicue Scripture adalah harta karun yang lahir dari saat dunia masihlah kekacauan, dan merupakan harta karun yang dapat memperkuat fisik serta menjaga, dan menyembuhkan fisik!
"Hffftt ..." Wen Qi menghirup udara di sekitar dan menyesuaikannya dengan tubuhnya. Lalu, ia mulai menelan beberapa Pil Fire Cloud sekaligus dan mulai menyerap khasiatnya ke seluruh tubuhnya.
***
Dua bulan kemudian.
Nama Wen Qi sudah sangat terkenal di Akademi Emas-Pintu Luar, dikarenakan beredar kabar bahwa dia sudah berhasil mengalahkan Chi Tang, dan memang saat ini namanya ada di urutan ke 1!
Chi Tang, entah bagaimana, tapi ia tiba-tiba saja menghilang dan tidak pernah muncul di Akademi Emas, dan di seluruh Azure Holy Land, seolah keberadaannya menghilang.
Tentu saja, hal ini merupakan rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun, dikarenakan Sheng Yun telah membunuhnya secara diam-diam, dan membiarkan mayatnya dimakan oleh Spirit Beast agar tidak ketahuan.
Mainnya sangat mulus dan benar-benar tidak ada yang mengetahuinya.
__ADS_1
***
Wen Qi membuka matanya kembali, dan merasakan gejolak kekuatan yang jelas dalam tubuhnya.
"Fire Qi!" Wen Qi mengucapkannya, dan muncul sebuah api berwarna merah yang terlihat sedikit lebih gelap dari warna api yang sebelumnya.
"Api ini lumayan, tapi masihlah api paling lemah ... jika aku tidak salah ingat, [Immortal Body: Azure King] memiliki lima jenis api, yaitu: Orange, Merah, Kuning, Biru, dan Ungu!"
Tentu saja, ada beberapa yang memiliki keunikannya tersendiri, namun itu hanya berlaku untuk Api Kuning dan ke atasnya.
"Aku harus segera menemukan benda yang aku cari itu terlebih dahulu!" Wen Qi bergumam.
*Toktoktok*
Wen Qi menghentikan pikirannya, dia bangkit berdiri dan membetulkan pakaiannya. "Masuklah!"
"Baik!"
Setelah suara itu selesai, pintu secara perlahan terbuka dan Sheng Yun menampakkan parasnya kepada Wen Qi.
"Tuan, aku ingin mengatakan sesuatu!" jawab Sheng Yun.
"Silahkan ..."
"Jadi begini, tuan ... aku ini awalnya adalah Murid Akademi Berlian, dan sebenarnya aku diperintahkan untuk bertugas sebagai Pemimpin Akademi Emas selama 10 tahun, tapi sekarang waktuku sudah habis, jadi sudah saatnya aku kembali ke Akademi Berlian."
"Ini sedikit merepotkan ..." Wen Qi memegangi dagunya, 'Padahal aku ingin menjadikannya pasangan kultivasi gandaku. Tapi jika aku terlalu lama menahannya di sini, orang-orang kuat pasti akan tertarik perhatiannya kepadaku, dan itu tidak baik untuk saat ini.'
"Baiklah, kau boleh pergi, tapi ..." Wen Qi tersenyum menyipit, "Temuilah aku tiap bulan di suatu tempat, kau harusnya tahu apa yang harus kau lakukan."
"Ugh ... baiklah!" balas Sheng Yun. Dia tahu bahwa Wen Qi hanya ingin mengambil sumber daya yang dia dapatkan setiap bulan, dan mungkin untuk memuaskan hasrat tubuhnya.
Inilah nasib menjadi budak, apa yang dimilikinya merupakan milik tuannya, tapi apa yang dimiliki tuannya, bukanlah miliknya.
"Sheng Yun, aku ingin menanyakan mu sesuatu: Di mana letak Api kualitas tinggi di Azure Holy Land ini?"
"Api ... aku mendengar bahwa Tetua Dalam bernama Fu Ling memiliki Api urutan 20 terkuat di Alam Abadi!" jawab Sheng Yun.
__ADS_1
Tapi dia mengingat-ingat lagi, "Juga aku mendengar kabar kalau di lembah terdalam sebelah Utara, ada Api Abadi di sana dan untuk urutannya ... aku tidak tahu, karena bahkan kabarnya Holy Master juga tidak berani sembarangan mengumpulkan api itu dan sebagai gantinya tempat itu harus dijaga oleh lima Immortal Venerable Peak Stage!"
***
Sore harinya, untuk terakhir kalinya mereka menghabiskan waktu dengan penuh d£sahan dan €rangan, membuat kamar itu benar-benar menjadi agak berantakan dan nafas panas di mana-mana.
Sheng Yun benar-benar hanya bisa pasrah, dan daripada dia terus menahan kesakitan, Sheng Yun hanya bisa membiarkan dirinya dan menikmatinya.
...
Setelah melakukan hal itu selama dua jam, keduanya akhirnya berpakaian rapi dan berjalan keluar dari rumah tersebut.
"Baiklah, aku pergi dahulu!" kata Sheng Yun.
"Ya!" Wen Qi mengangguk.
Sheng Yun juga mengangguk sekali lagi dan pergi dari sana.
Setelah melihat Sheng Yun menghilang dari pandangannya, Wen Qi juga perlahan-lahan dengan diam-diam berjalan menuruni gunung dan kembali ke rumah kecilnya.
"Saudara Wen?"
Suara familiar terdengar tepat ketika Wen Qi ingin membuka pintu rumahnya. Ia langsung menoleh dan melihat bahwa yang memanggilnya adalah Leng Yu.
"Leng Yu ..."
Keduanya pada akhirnya pergi ke Kantin Akademi dan memesan beberapa makanan sambil berbincang-bincang tentang kondisi Azure Holy Land, khususnya Akademi Emas saat ini.
"Saudara Wen, kau sekarang sudah menjadi yang terbaik di Akademi Emas ini, aku benar-benar bangga denganmu!"
"Aku yang terbaik?" Wen Qi cukup bingung, dua bulan ini ia tinggal terlalu lama di rumah Sheng Yun sampai-sampai tidak tahu tentang sesuatu yang terjadi di tempat ini.
"Eh? Saudara Wen tidak tahu?" Leng Yu terlihat agak bingung, tapi setelah berpikir bahwa mungkin Wen Qi sibuk berkultivasi, dia akhirnya menjelaskan, "Saudara Wen mengalahkan Chi Tang, bukan? karena itulah nama Saudara Wen berhasil masuk urutan ke-1 dalam daftar murid terkuat Akademi Emas-Pintu Luar!"
"Jadi begitu ..." Wen Qi sekarang paham, kenapa semenjak dirinya berjalan bersama dengan Leng Yu dari rumahnya ke Kantin Akademi, sangat banyak tatapan dan ucapan pujian yang diberikan kepada dirinya oleh orang-orang di sekitarnya.
[Bersambung!]
__ADS_1