Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 034 : Berbincang


__ADS_3

Mendengar ucapan terima kasih dari Wen Qi, wanita muda itu sedikit mengangguk sebelum akhirnya pergi ke kedalaman gua batu.


Sesudah wanita muda itu pergi hingga hilang dari pandangannya, Wen Qi pun termenung sejenak.


***


Satu bulan yang lalu.


Beberapa saat setelah menetaskan Xiao Long, Wen Qi pun terbang pergi dari sana untuk mencari tempat bagus agar dirinya dapat berkultivasi selama beberapa saat supaya ranah Immortal King nya di stabilkan.


Namun naas nya, Wen Qi harus dipertemukan dengan dua Spirit Beast setara Immortal Venerable Early Stage sekaligus, jika hanya satu maka dia masih bisa melawan, tapi yang datang adalah dua!


Dua bukanlah lawan yang seimbang, hingga pada akhirnya memaksa Wen Qi untuk dipojokkan dan terpukul mundur dengan luka fatal di seluruh tubuhnya.


Tapi meski begitu Wen Qi juga bukan tanpa perlawanan, dirinya juga mempunyai harga diri tinggi yang memaksanya untuk menyerang balik, mengakibatkan kedua Spirit Beast yang dilawannya cukup terluka.


Kemudian, memanfaatkan celah yang ada, Wen Qi pun menggunakan seluruh kekuatannya untuk merobek ruang yang menyebabkan dirinya tidak sadarkan diri setelah keluar dari retakan ruang, dan pada akhirnya ia diselamatkan oleh wanita muda tersebut.


* * *


"Ughh, sepertinya aku salah pilih arah! hutan ini benar-benar hutan monster!" kata Wen Qi dengan sakit kepala.


'Tapi wanita ini tinggal di dalam hutan ini, itu artinya dia pasti seorang Immortal Venerable atau bahkan Half Immortal Emperor!'


Jika tidak begitu, bagaimana ia bisa bertahan sendirian di dalam hutan ini?


"Hah, lupakan!" kata Wen Qi sambil menggelengkan kepalanya. Dia juga tidak merasakan adanya niat jahat pada wanita muda itu, jadi seharusnya dia aman-aman saja di sini.


* * *


Beberapa minggu kemudian.


Jauh di dalam mulut gua, wanita muda itu bermeditasi sendirian dengan tenang dan nafasnya teratur tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.

__ADS_1


Auranya tenang dan lembut, tak ternoda dan suci, ia layaknya seorang putri es yang tidak bisa diganggu gugat sama sekali.


Dilihat dari raut wajah wanita itu, ia nampaknya sedang memahami sesuatu yang dirinya sendiri tidak ketahui dengan jelas, seolah ia sedang berusaha untuk memecahkan sebuah tembok besar hanya dengan pikiran.


"Immortal Emperor tak terkalahkan, ia tak bisa dibunuh sepenuhnya, bagaimana cara mengalahkannya?"


Bersamaan dengan suara itu, Wen Qi tiba-tiba datang ke tempat wanita itu sehingga membangunkannya.


"Apa yang kau lakukan di sini?" wanita itu bertanya tanpa ekspresi di wajahnya.


"Tidak, aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal," ucap Wen Qi berterus terang.


"Hmm..." Wanita itu sedikit mengangguk dan tidak ada perkataan lagi.


'Begitu dingin ...'


"Ehem, kalau begitu aku pergi!" kata Wen Qi, lalu berbalik badan dan hendak berjalan pergi, sebelum akhirnya dirinya dihentikan.


Tepat ketika wanita itu ingin menyudahi percakapan, Wen Qi segera berbalik badan dan berkata, "Tentu saja aku tahu apa itu Immortal Emperor, bagaimana mungkin aku tidak tahu?" Jelasnya, "Mereka adalah kultivator yang telah memahami kelima Hukum hingga Bintang 6. Mereka juga sudah memahami Niat Kaisar."


"Tapi, bahkan jika sekarang kau tahu caranya, apakah kau bisa menjadi Immortal Emperor? tentu itu sulit karena kau harus membunuh Immortal Emperor terlebih dahulu, dengan begitu kau akan menerobos ranah Immortal Emperor."


"Dan yang lebih penting," Wen Qi mengubah wajahnya menjadi serius, dan berkata: "Mereka itu Abadi dan setiap kali kau bunuh, mereka akan bangkit terus kembali."


Setelah mendengar semua pernyataan itu, wanita muda itu sedikit mengangguk, memang ada beberapa hal yang agak rahasia, tapi dia juga sudah mengetahuinya dalam ribuan tahun hidupnya.


'Tapi ia mampu mengetahui hal yang cukup rahasia seperti ini, apakah ia berasal dari salah satu Holy Land?' batinnya.


'Hmm, aku yakin yang aku sebut ini bersifat rahasia, tapi dia tidak terkejut, sepertinya dugaanku benar, dia bukan dari latar belakang biasa,' batin Wen Qi.


Wen Qi berkata lagi, "Namun, jika Immortal Emperor benar-benar tak terkalahkan, lantas kenapa ada begitu banyak mantan Immortal Emperor di Alam Abadi ini?"


Wanita muda itu mengangguk dan menjelaskan, "Mmm, di buku-buku memang tertulis sebelum ada Yuan Chen Immortal Emperor, ada banyak Immortal Emperor yang hidup pada era mereka masing-masing, tentang bagaimana cara mereka mati, tidak pernah dijelaskan ..."

__ADS_1


"Tepat, itulah misterinya!" kata Wen Qi sambil menjentikkan jarinya. "Dan aku akan memberitahumu sesuatu untuk kau pikirkan ... Apakah mereka benar-benar mati?"


Setelah berkata seperti itu, Wen Qi pun berbalik badan dan berjalan pergi, meninggalkan wanita itu dengan ekspresi yang membingungkan.


"Apakah mereka benar-benar mati? tentu saja, jika tidak ..." gumam wanita tersebut. Meski sudah cukup yakin dengan pikirannya, namun masih ada sedikit keragu-raguan di dalam hatinya yang memaksanya untuk terjatuh dalam meditasi.


Di luar Gua, setelah menyelesaikan percakapan dengan wanita muda itu, Wen Qi sedikit paham sesuatu.


"Immortal Emperor di tempat ini adalah Yuan Chen dan dia masih hidup." Kata Wen Qi, "Li Xing An sepertinya tidak tertarik menggunakan cara berdarah untuk menerobos ranah Immortal Emperor."


Dari perkataan Wen Qi ini, sudah jelas jika ada cara lain menerobos ranah Immortal Emperor tanpa harus membunuh Immortal Emperor saat ini.


"Lupakan, sebaiknya aku keluar dahulu dari hutan ini!"


* * *


Dengan dahsyat dan kuat, sebuah pertarungan terjadi di tengah-tengah hutan. Pertarungan ini melibatkan segerombolan Spirit Beast tingkat Great Immortal sampai Immortal King, dan Wen Qi sebagai lawan mereka semua.


Slash!


Satu kepala jatuh!


Dengan Pedang Penakluk yang menyala-nyala di tangannya karena di selimuti oleh Api Merah, Wen Qi membantai semuanya itu tanpa belas kasihan sedikitpun di hatinya, membunuh mereka juga merupakan hal yang mudah baginya.


Setelah selesai membunuh mereka, Wen Qi pun memasukkan semua mayat Spirit Beast itu ke dalam Istana Emas Langit sebagai makanan untuk Xiao Long agar cepat bertumbuh kuat.


"Fiuhhh~ kurasa ini sudah cukup untuk menopang persediaan makanan untuk Xiao Long selama satu tahun!"


Xiao Long adalah seekor naga yang baru lahir dan memiliki nafsu makan seperti naga pada umumnya, Naga juga bertambah kuat dengan memakan daging dan darah segar, oleh karena itu banyak orang yang mengatakan memelihara seekor Naga sama sulitnya dengan merawat 100 anak manusia secara bersamaan.


Namun semua untuk investasi masa depan, Wen Qi yakin apa yang dia lakukan saat ini akan berguna pada masa depan, bukan tanpa guna.


[Bersambung!]

__ADS_1


__ADS_2