Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 006 : Membunuh!


__ADS_3

Tapi Wen Qi sama sekali tidak peduli dengan ucapan mereka, baginya saat ini, mereka adalah ...


"Sekelompok sampah." Wen Qi terlihat jijik dengan mereka.


Apa?!


"Kong Yong, minta maaflah kepada istrimu itu dan pergilah, aku mengatakan ini karena mengingat kebaikan kalian membiarkanku untuk hidup sebelumnya." Wen Qi berkata dengan pelan.


Dendam? dia tidak ada dendam, baginya hal itu tidak berguna karena manusia akan selalu saling memanfaatkan, bahkan musuh hidup dan mati sekalipun akan memanggil saudara jika saling menguntungkan.


"Bah, kau sangat sombong, Wen Qi, apa kau pikir ranah Immortal mu itu sangat kuat?" Kong Yong memegang wajahnya dan tersenyum seperti seorang penjahat.


"Hah ..." Wen Qi menghela nafas, "Kesempatan hanya datang satu kali. Karena kau menyia-nyiakannya ..." Wen Qi menyelimuti Pedang Penakluk di tangannya dengan Immortal Qi dan memasang posisi siap bertarung, "Maka ayo bertarung!"


Melihat tingkah Berani Wen Qi ini, Gong Yi dan Gong Yu saling memandang satu sama lain dan terlintas jelas niat di antara keduanya masing-masing.


"Ayo!"


Keduanya dengan cepat maju dan mengirimkan beberapa serangan berturut-turut dari kejauhan, tidak mau ketinggalan, Kong Yong juga ikut maju untuk menyerang Wen Qi, tapi sayang sekali dia dihambat oleh istrinya sendiri, Kang Mou'er!


"Mou'er, apa yang kau lakukan? apakah kau memilih membela pemuda itu daripada diriku?!"


"Cih, aku tidak peduli dengannya, sebelumnya aku ragu-ragu, tapi sekarang aku sudah membulatkan tekad ku!" ungkap Kang Mou'er dengan wajah putus asa.


Tring!


Kedua pedang bersentuhan dan menciptakan percikan api, menciptakan gelombang kejut ke segala arah, zona pertarungan keduanya membuat kultivator di sekitarnya tidak berani mendekat.


Merasakan serangan demi serangan yang datang ini, wajah Kong Yong langsung berubah, "Brengsek, jangan memaksa hal ini terlalu jauh!"


"Gege, tidak ada kesempatan bagi pengkhianat cinta, hari ini kita berdua akan mati bersama-sama!" Kang Mou'er lebih putus asa dalam menyerang.


Sementara itu, di lain sisi, Wen Qi kini sudah meladeni kedua Gong Tua dengan cukup sulit.


'Ranahku belum sepenuhnya distabilkan, kedua bajingan tua ini benar-benar cukup beruntung!' batin Wen Qi ketika dirinya menerima dua serangan pedang dari kedua sisi depan.

__ADS_1


Tring!


Pedang Penakluk dipegang dengan dua tangan untuk menangkis kedua pedang milik pemimpin keluarga Gong yaitu Gong Yi dan Gong Yu.


"Hei, aku tidak menyangka kau sekuat ini!"


"Aku juga!"


Gong Yi dan Gong Yu tampak tercengang menatap Wen Qi yang dengan beberapa usaha berhasil menangkis serangan pedang keduanya.


"Pedang Penakluk sesuai reputasinya ... tanpanya kau hanyalah seorang sampah!" Gong Yu mencibir dan menarik pedangnya kembali, begitu juga Gong Yi.


"Hehe, siapa peduli? apa kalian ingin mengajarkanku cara bertarung seorang kultivator sejati?" Wen Qi tersenyum memprovokasi, "Tapi maaf, aku tidak menerima nasehat dari seorang True Immortal yang bahkan tidak mampu mengalahkan seorang Immortal Early Stage!"


"Kau!!!"


Keduanya semakin marah, dan kembali menyerang Wen Qi dengan berbagai gerakan, tapi semua gerakan mereka dengan cepat terbaca oleh Wen Qi, bagaimanapun pengalaman bertarungnya jutaan kali lebih banyak daripada kedua serangga ini.


"Kalian berdua anjing tua, aku akan mengajari kalian cara menggunakan pedang dengan baik dan benar!" Wen Qi menebas untuk membuka jarak, lalu ia memegang Pedang Penakluk di depan tubuhnya dan memejamkan mata, ketika matanya terbuka kembali, muncul simbol pedang emas pada matanya, dengan kemunculan simbol pedang tersebut, dari balik awan juga muncul ribuan pedang emas yang menghujani semua tempat ini.


"Hehe, aku ingin melanjutkannya lagi, tapi sepertinya ada beberapa beruang yang datang, jadi ..." Wen Qi mengangkat Pedang Penakluk tinggi-tinggi ke langit, "Kalian berdua matilah! dasar bodoh!" Dengan gerakan secepat kilat, Wen Qi menebaskan pedangnya ke bawah, karena keduanya kini sudah teralihkan dengan ribuan pedang, keduanya tidak pernah berpikir Wen Qi masih mempunyai kekuatan sekuat ini.


Sringggggg!!


Immortal Qi dalam bentuk tebasan membelah dengan mudah, langsung menghancurkan keberadaan keduanya, dan juga gunung-gunung yang ada di belakang keduanya.


"Ughh ... menggunakan kemampuan lima kali lipat kekuatan benar-benar menguras tenaga ..." Wen Qi memegang Pedang Penakluk di tangannya dengan tenang, dan mengatur nafasnya, lalu menoleh ke arah Kong Yong dan Kang Mou'er.


"Cih, mengurusnya kenapa sangat lama? kau masih ragu-ragu yah untuk mati?" Wen Qi mencibirnya, dia kira perkiraannya sudah tepat bahwa Kang Mou'er akan bertarung hidup dan mati, namun sepertinya Kang Mou'er ini masih memiliki keinginan untuk hidup.


'Hah, aku harus pergi secepatnya dari sini, jadi mari cepat selesaikan ini!'


Tubuh Wen Qi berkedip dan menghilang, ketika muncul kembali dirinya sudah di dekat Kang Mou'er dan membantu menyerang Kong Yong.


"Apa yang kau lakukan? bagaimana dengan ..." Kang Mou'er baru saja ingin memarahinya, namun sekarang dia baru sadar, keduanya sudah mati!

__ADS_1


"Wen Qi, pergilah!" Kang Mou'er berteriak, "Tidak usah ikut campur lagi."


"Hmm, jangan banyak omong!" Wen Qi berkata dengan suara dingin, "Aku akan melakukan apapun sesukaku, orang yang menghalangiku sangat menggangu!"


Tring!


"Wen Qi, apa kau benar-benar ingin membunuhku? apa kau tidak tahu berterima kasih? setelah terakhir kali aku berbaik hati padamu ..." Kong Yong menatap dengan wajah tenang, tapi meski begitu hatinya benar-benar panik.


"Hoh? lalu? aku ini bukan orang baik, loh!" Wen Qi menebas secara vertikal dari bawah ke atas, membuat Kong Yong termundur cukup jauh.


"Tidak, jangan bunuh dia!" Kang Mou'er seketika menjadi panik, sudah ratusan tahun ia habiskan waktu dengan suaminya, bagaimana dia tidak memiliki sepeserpun rasa cinta?


"Cinta benar-benar hal yang buruk!" Wen Qi mencibirnya, dan menyelimuti seluruh [Pedang Penakluk] di tangannya dengan Immortal Qi yang kuat.


"Teknik Pedang: Penghancur!"


Sring!


"Uakkk ..."


Waktu seketika seperti hening sejenak di saat dada Kong Yong teriris sebagian.


"Matilah dengan tenang! Dasar bodoh!"


Sring Sring Sring!


Beberapa tebasan super cepat memotong-motong tubuh Kong Yong dari segala arah, membuatnya menjadi seperti ayam potong yang terpotong-potong menjadi banyak bagian kecil-kecil.


"Ti-Tidak mungkin ..." Kang Mou'er menatap ini dengan tidak percaya.


"Sudah terlambat, ayo pergi!" Wen Qi hendak menarik lengan Kang Mou'er, tapi wanita itu menolak.


"Wen Qi, pergilah dalam dua puluh detik, maafkan suamiku dan aku!" Kang Mou'er berkata dengan raut wajah tak ada perasaan, seolah hampa.


[Bersambung!]

__ADS_1


__ADS_2