
Para murid-murid pintu luar benar-benar terkejut mendengar pernyataan yang baru saja dikeluarkan oleh Lelaki Paruh Baya tersebut.
Rupanya ia adalah pengganti Sheng Yun sebagai pemimpin Akademi Emas, baik luar ataupun dalam, untuk selanjutnya!
Sosok pemimpin seperti itu pastilah adalah seorang Immortal Venerable Stage, pantas saja mereka tidak dapat memeriksa kedalaman kultivasi Lelaki Paruh Baya tersebut.
"Kau bertanya apa alasanku?" Wen Qi menghela nafas, ia merasa agak kelewatan barusan.
"Lihat ini!" Wen Qi memasukkan Kesadaran Spiritualnya ke dalam Cincin Ruang dan mengeluarkan sesuatu dari dalamnya.
Yah, itu bukanlah hal lain, tapi sesuatu yang mengejutkan semua orang.
"I-I-I-Itu Leng Yu!"
Orang yang membunuh Leng Yu juga cukup sadis, tangan dan kaki, serta kepalanya benar-benar dimutilasi seperti ayam potong.
"Aku mendapatkan mayat Leng Yu di dalam Cincin Ruang milik Zhang Jian, apakah Senior puas dengan alasanku?"
"Ugh ..." Lelaki Paruh Baya itu juga tak bisa berkata apa-apa lagi terlalu banyak, sebab alasan Wen Qi benar-benar sangat besar.
"Tapi ada aturan yang melarang murid untuk membunuh di dalam Holy Land, kau tetap harus dipenjara di—!"
"Senior, kau salah. Aku tidak membunuh di dalam Azure Holy Land ini, lihatlah baik-baik!" Wen Qi memotongnya.
Lelaki Paruh Baya itu sedikit kesal karena Wen Qi berani memotong perkataan, tapi dia hanya bisa sedikit memelototinya, lalu menoleh ke arah tumpukan daging mayat Ketiga Zhang itu.
"Ini ..." Dia melihat bahwa mayat-mayat itu benar-benar ada di luar gapura Azure Holy Land, yang artinya berada di luar Holy Land ini dan tidak terikat dengan aturan.
Mata setiap orang juga mengikuti arah dan melihat bahwa memang benar mayat orang-orang itu ada di luar, membuat mereka semakin kagum karena bahkan di saat seperti itu, Wen Qi masih bisa berpikir untuk menghindari masalah besar.
"Hmph!" Lelaki Paruh Baya itu mendengus sedikit, dan mengangguk, "Kau tidak bersalah. Tapi dalam masalah ini, hanya jatah sumber daya murid luarmu yang tidak diberikan dalam satu bulan!"
Sesudah berkata seperti itu, ia langsung berbalik dan pergi, tidak lagi memedulikan apa yang terjadi di tempat itu.
Wen Qi juga hanya menghela nafas dan berjalan pergi melewati kerumunan, hingga tanpa sengaja ia bertemu dengan Xiao Xi, peringkat 2 yang ia kalahkan sebelumnya.
Wen Qi menepuk bahunya dan berbisik di telinganya, "Kuburkan Leng Yu."
__ADS_1
"Hmm!" Xiao Xi mengangguk patuh dan membiarkan Wen Qi berjalan pergi.
***
Di dalam kamarnya, Wen Qi duduk di kasur dan menopang badannya dengan kedua tangan sambil menatap ke atas.
"Kehidupan dan kematian, sesuatu yang membuat manusia memahami arti sejati Emosi. Bahkan aku pun sedikit tak luput dari itu!" Wen Qi tersenyum kecut, "Rupanya aku juga masih manusia yang memiliki sisi itu."
"Hahhhh ..." Wen Qi menguap dan menutup mulutnya. "Sudah bertahun-tahun aku tidak tidur, sebaiknya aku istirahat sebentar!"
Dan seperti yang dia katakan, dia benar-benar langsung berbaring dan tidur dengan nyenyak di atas tempat tidurnya, seolah tidak ada masalah di dirinya.
***
"Scammer Da Jun! kita diserang oleh musuh!"
Di dalam suatu ruangan yang luas, dan sepi, seorang prajurit berlari masuk dengan wajah panik untuk membangunkan sosok agung yang sedang duduk sambil memejamkan mata di tahkta agungnya.
Sosok itu perlahan membuka matanya karena merasa terganggu, pandangan terlihat sederhana namun sangat mendalam, seolah ada sebuah lautan samudera pengetahuan di dalamnya.
"Scammer Da Jun, pasukan Kekaisaran Suci dibawah pimpinan Kaisar Lima Elemen sedang bertarung melawan pasukan kita di garis depan!"
Tepat saat itu, sosok itu langsung membelalakkan matanya, karena melihat beberapa wanita cantik dan cantik terbunuh oleh Kaisar Lima Elemen dengan sangat kejam.
"Dia mati yah ..." Sosok itu berkata dengan nada yang rendah, namun ia tetap mengatur nafasnya dan duduk kembali.
***
Jlebbb ...
Wen Qi membuka matanya kembali, terbangun dari mimpinya barusan, sekujur tubuhnya benar-benar mengeluarkan keringat, membuatnya hanya bisa mengatur nafas sambil menatap atap kamarnya.
"Ling Yue ... kenapa aku memimpikan hal itu ..."
Ling Yue merupakan salah satu pelayan wanitanya di kehidupan masa lalunya, hubungan mereka benar-benar hanya sebatas Tuan dan Pelayan, namun setiap kali mengingat kejadian kematian wanita itu, Wen Qi selalu merasa bersalah.
"Ckkk, ini pasti karena kejadian yang lalu, aku jadi bermimpi buruk lagi!" Wen Qi berdecak kesal.
__ADS_1
*Toktoktok!*
Suara ketukan pintu membuat Wen Qi terkejut dan turun dari tempat tidurnya untuk membukakan pintu.
"Apa kau yang bernama Wen Qi?" Seorang wanita berambut hijau pendek memajukan kepalanya untuk menatap Wen Qi.
Wen Qi mengangguk sambil mengusap matanya. "Apakah ada yang Saudari ini perlu dari Wen?"
"Bagus, jadi kau benar-benar Wen Qi! Aku ke sini karena ditugaskan oleh Pemimpin Akademi Bumi-Pintu Dalam!"
"Akademi Bumi?" Wen Qi langsung menjadi tertarik.
Ada banyak Akademi di Azure Holy Land ini, di setiap Pegunungan pastilah terdapat 3 Akademi dari terendah untuk para Great Immortal, hingga yang tertinggi adalah Akademi untuk para Immortal Venerable.
Tempat Akademi Perak, Emas, dan Berlian saat ini berada di pegunungan sebelah Timur. Sedangkan di pegunungan sebelah barat terdapat Akademi Kuning, Bumi, dan Langit.
Akademi Bumi merupakan Akademi yang bertugas mengajar para murid Immortal King Early Stage - Immortal King Perfection Stage.
"Aku datang ke sini karena Master ku menyuruhku untuk membawamu ke sana sebagai murid Akademi Bumi - Pintu Dalam!" ungkap wanita itu.
"Ohhh ..." Wen Qi mengangguk paham.
"Tapi aku sudah mendapatkan surat undangan lebih dahulu dari Akademi Emas - Pintu Dalam, jadi aku sepertinya tidak bisa, hehe ..." kata Wen Qi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Apa?!" Wanita itu merasa dirinya seperti disambar petir.
"Hehe, tolong ucapkan permintaan maaf ku itu kepada Mastermu, aku juga benar-benar tidak ingin menyinggung Akademi Emas!" ucap Wen Qi sekali lagi.
"Omong kosong!" Wanita itu langsung berdecak kesal, "Masterku sudah tertarik padamu juga, lho!"
Jadi apa hubungannya denganku?!
Wen Qi benar-benar ingin mengucapkan hal itu, tapi itu hanya akan membuat dirinya terjerat masalah, jadi ia tetap mempertahankan senyum ramahnya.
"Akademi Emas sudah berjanji akan memberikanku 200.000 Immortal Crystal setiap bulan—"
"Akademi Bumi ku akan memberikanmu 400.000 Immortal Crystal! Jadi cepatlah ikut denganku!"
__ADS_1
"Oh, benarkah?" Wen Qi langsung tersenyum cemerlang, sebenarnya dia hanya mengarang saja, sebenarnya Akademi Emas hanya berjanji akan memberikan 100.000 Immortal Crystal, ia tidak menyangka Akademi Bumi akan begitu lebih baik hati!
[Bersambung!]