Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 046 : Menyelesaikan Pertarungan


__ADS_3

Ketika Wen Qi meluruskan tubuhnya lurus kembali, kini Mo Yu sudah di belakangnya sang menebasnya menggunakan pedang.


Namun pada detik itu juga Wen Qi berputar secara horizontal (—) di udara, membuat pedangnya hanya menebas angin.


"Sekarang!"


Baik Xiao Xi ataupun Mo yu langsung menarik diri dari tempat mereka berada.


Tap Tap ...


King posisi Mo Yu berada di sebelah selatan, sementara Xiao Xi berada di sebelah barat. Yang mengisi posisi timur dan utara adalah Qiaoxi dan Ying Feng.


"Dirikan formasi!" teriak Xiao Xi. Lalu dengan semua fokus yang tertuju pada Wen Qi, masing-masing langsung mengangkat pedang mereka tinggi-tinggi ke langit dan mengeluarkan cahaya yang bertemu satu sama lain di atas Wen Qi.


Swuushhhhhh ...


Sebuah pedang api raksasa langsung tercipta tepat di atas Wen Qi, membawa penindasan dan kekuatan yang bahkan dapat membuat para Immortal King Perfection Stage menjadi ketakutan.


Semua penonton yang menyaksikan itu yang bisa ternganga, saking terkejutnya mereka melihat gabungan kekuatan dari para peringkat 2 sampai peringkat 5.


"Meluncur!"


Keempatnya langsung mengayunkan pedang mereka secara serentak ke bawah, lalu pedang api raksasa itu berdengung kuat dan meluncur langsung ke arah Wen Qi.


Menatap pedang raksasa yang ingin memusnahkannya ini, Wen Qi tidak panik. Sebaliknya, dia justru tersenyum.


"Ini memang sangat kuat, tapi ..." Wen Qi memejamkan matanya sejenak, lalu membukanya kembali, "Ini juga masih kurang!!!"


Niat Tombak!


Swuuushhhh ...


Sebuah tombak berwarna hitam gelap keluar dari tubuh Wen Qi dan membesar hingga setara dengan pedang api tepat di atas Wen Qi.


"Maju!"


Wen Qi memerintahkan Niat Tombak tersebut dengan santai, segera Niat Tombak itu meluncur ke atas dengan cepat dan bertemu dengan Pedang Api Raksasa yang meluncur ke bawah.


Skiattt ...


Keduanya saling berbenturan satu sama lain, menciptakan gelombang kejut yang terpencar ke mana-mana, membuat para Immortal King Early Stage dan Immortal King Middle Stage hanya bisa memasang pelindung untuk kelangsungan hidup.


"Apa-apaan Niat Tombak itu, itu begitu kuat!" teriak orang-orang dengan pandangan terkejut sekaligus takut.


"Semuanya, cepat pergi dari sini!"


Swuush ... Swuushh ...

__ADS_1


Gelombang kejut yang dihasilkan semakin menakutkan seiring berjalannya waktu, jika itu benar-benar meledak ... entah bagaimana nasib semua orang di sana.


Jadi setelah berpikir singkat, semua penonton segera menarik diri ke kejauhan.


"Formasi Pedang Api ini sepertinya cukup kuat, kalau begitu ..." Wen Qi tiba-tiba mengangkat jari telunjuknya dan memasukkan Immortal Qi ke dalam Niat Tombak tersebut.


Berdengung!


Niat Tombak yang awalnya terlihat kesulitan, segera langsung berdengung dan mendorong Pedang Api Raksasa semakin ke atas.


"Hyahhh ..." Keempat orang yang sibuk mempertahankan formasi pedang, kini mengatupkan gigi mereka dan memegang pedang di tangan mereka masing-masing dengan sangat erat. Darah mengalir keluar dari semua lubang mereka, namun itu tidak membuat semuanya putus asa.


"Jangan menyerah, kita pasti—!!" Xiao Xi yang baru saja ingin memberikan semangat, tiba-tiba menjadi merinding ketika terdengar suara *Krakk* di udara.


"Dibandingkan dengan kekuatan semangat kalian, aku lebih suka menggunakan kekuatan sejatiku sendiri!" ungkap Wen Qi.


"Hancurlah!"


Krakkkkkk...!!


Booommmmm~!!


Benar-benar hancur! Pedang Api Raksasa yang kelihatan tak tertahancurkan itu pada akhirnya dihancurkan menjadi jutaan serpihan oleh Niat Tombak yang menakutkan.


Dengan hancurnya Formasi Pedang mereka, keempatnya pada akhirnya menerima dampak serangan balik.


"Uhukkkk ..."


'Kalah???' Xiao Xi merasakan pandangannya mulai kabur secara perlahan, hingga akhirnya gelap sepenuhnya.


Buffftttt ...


Hari itu Akademi Emas benar-benar dibuat gempar, dan rasa hormat para murid semakin ditingkatkan kepada Wen Qi.


Berita mengenai Wen Qi juga terdengar sampai di telinga para tetua dan murid-murid Akademi Emas-Pintu Dalam, membuat beberapa juga menjadi tertarik dengannya.


Wen Qi bahkan dikirimkan surat undangan khusus yang memberinya kesempatan masuk Akademi Emas-Pintu Dalam jika dia berhasil menerobos ranah Immortal King Middle Stage nantinya!


Hal seperti ini benar-benar kejadian yang sangat-sangat langka!


***


Kini sudah sebulan berlalu sejak saat itu.


Dan Wen Qi pun pergi ke suatu tempat di tengah-tengah Azure Holy Land.


Azure Holy Land memanglah sebuah sekte yang terdiri dari ratusan ribu mil pegunungan. Dan setiap beberapa ribu mil di luar Azure Holy Land, pastilah terdapat beberapa Kota di bawah yurisdiksi Azure Holy Land, ke sanalh tujuan Wen Qi.

__ADS_1


Kota Chang'An!


Wen Qi memasuki kota tersebut dengan jubah yang menutupi penampilannya, berjaga-jaga agar tidak ada orang yang mengetahui identitasnya.


Setelah berjalan-jalan selama beberapa saat, Wen Qi akhirnya tiba di sebuah penginapan besar dan masuk ke dalamnya.


"Apakah ada yang Tuan ini perlukan?" tanya sang pelayan dengan sopan.


Meski hanya seorang pelayan, namun kultivasinya adalah True Immortal Stage, sosok seperti ini juga merupakan penguasa kecil jika ditarug di Alam Abadi Bumi.


"Aku mencari ... kamar merah!" bisik Wen Qi.


"Ahhh ..." Pelayan itu sepertinya mengerti, entah itu bahasa kode atau apa.


"Silahkan Tuan pergi ke kemar nomor 304 di lantai ke-lima," kata pelayan itu dengan senyum ramah.


Wen Qi mengangguk, dan berjalan pergi. Tak lama waktu berselang, ia sudah tiba di lantai ke-lima, di depan kamar nomor 304.


*Toktoktok!*


Wen Qi mengetuk dan menunggu selama beberapa saat, lalu pintu itu secara perlahan dibukakan dan wajah cantik menongol dari dalam.


"Tuan ..."


Wanita itu bukan lain adalah Sheng Yun, keduanya sudah berjanji akan bertemu setiap satu bulan sekali, dan ini harinya.


Wen Qi mengangguk, dan masuk ke dalam kamar tersebut. Dia melihat ke sekeliling dan melihat arsitektur kamar itu lumayan bagus untuk sebuah penginapan, indah dan tertata rapi.


Tak baik menikmati semua ini sendirian, jadi Wen Qi pun mengeluarkan Xiao Long dan Jia'er keluar dari Istana Emas Langit.


Sringgggg ...


Keduanya langsung muncul, dan stagnan karena belum beradaptasi dengan lingkungan di sekitar. Barulah setelah beberapa saat keduanya melihat ke sekitar hingga akhirnya mata mereka terfokus kepada Wen Qi.


"Groaaaa!"


"Pia~!"


Xiao Long kini sudah seperti tunggangan bagi Jia'er yang berada di atas kepalanya, keduanya benar-benar sangat imut.


Xiao Long pergi dan terbang melingkar-lingkar dari kaki Wen Qi sampai ke kepalanya, lalu berhenti dan menatap wajah Wen Qi.


"Groahhh ..."


"Ummu, kalian berdua sudah bertambah kuat!" puji Wen Qi.


Xiao Long sekarang berada di ranah Immortal Peak Stage, sementara Jia'er sudah di ranah True Cultivator tahap 9!

__ADS_1


Ini bukan hal yang mengejutkan, bagaimanapun keduanya selalu diberikan sumber daya terbaik dari Wen Qi, dengan semua itu, jika keduanya tidak mampu menerobos ranah dengan cepat, maka itu mengecewakan.


[Bersambung!]


__ADS_2