
Setelah mereka semua berhasil menerobos ranah, berkumpulah mereka di satu tempat.
Wen Qi meninggalkan beberapa kalimat pujian kepada keduanya sebelum akhirnya memasukkan mereka kembali ke Istana Emas Langit.
"Baiklah, saatnya kembali ke Azure Holy Land!"
***
Tidak sampai sedetik, Wen Qi sudah berhasil kembali di luar Azure Holy Land, dan berjalan masuk dengan tenang agar tidak menarik perhatian.
Namun, semuanya tida berjalan sesuai harapannya, ia yang awalnya berpikir dapat menghindari masalah, segera di hadang tepat beberapa langkah di luar gapura Azure Holy Land oleh seorang Lelaki Tua berpakaian lengan lebar.
Wen Qi mengernyitkan keningnya, ia sama sekali tidak mengenali Lelaki Tua itu, namun dari auranya saja ia bisa langsung mengetahui bahwa itu adalah seorang Immortal King Perfection Stage!
Wen Qi kemudian melirik ke sebelah kiri dan kanan gapura Azure Holy Land, rupanya di sana ada dua orang dengan wajah akrab, bukan lain adalah Zhang Jian dan Zhang Jian dan Zhang Ji yang sebelumnya sempat dibuat babak belur oleh Wen Qi.
"Jadi begitu, apa kalian ingin mencari masalah denganku lagi?" Wen Qi bertanya dengan ekspresi santai, ia sekarang merupakan Immortal King Middle Stage, melawan Immortal King tingkat apapun itu, tidak begitu sulit.
"Kau Wen Qi, bukan?" Lelaki Tua itu mulai berbicara, "Rupanya kau memang sombong seperti yang dikatakan oleh Zhang Ji dan Zhang Jian!"
"Hmm ... lalu?"
"Patahkan lengan yang kau gunakan untuk mempermalukan Zhang Jian, dan merangkaklah ke kamarmu, dengan begitu Old Master ini dapat melupakan hal ini!"
"Hah ... apa kau gila?" Wen Qi benar-benar kesal, kalimat yang diucapkan oleh Lelaki Tua itu benar-benar mirip dengan kata yang sering dia ucapkan di kehidupannya sebelumnya kepada lawan-lawannya yang tak berdaya.
"Wen Qi, Old Master ini sudah berbaik hati, kenapa harus menolak anggur hanya untuk dipaksa minum?"
"Old Master ini merupakan Pemimpin Akademi Emas-Pintu Luar! Apa kau tidak menghormatiku?!" kata Lelaki Tua itu dengan nada penindasan.
Wen Qi menguap dengan mata tertutup karena bosan. Ia berkata: "Malas, kau sendirilah yang membuat dirimu layak atau tidak untuk dihormati, kenapa mempermasalahkan orang lain?"
"Tidak sopan!" Lelaki Tua itu seketika membangkitkan kemarahannya yang langsung menutupi seluruh Akademi Emas - Pintu Luar dengan kekuatan aura yang luar biasa melimpah.
"Wen Qi, Old Master ini masih menghargai bakatmu, patuhilah apa yang aku katakan—!"
__ADS_1
Swip!...
Sebelum Lelaki Tua itu dapat bereaksi, Wen Qi sudah tiba di hadapannya dan memukul wajahnya dengan Kekuatan Api Merah yang memadat di kepalan tangannya.
"Jangan menyuruhku, pak tua sialan!"
Bang!
Dengan satu pukulan berapi-api itu saja, aura Lelaki Tua itu langsung dihancurkan seperti serpihan kaca, dan melaju mengenai wajah tuanya itu sehingga membuatnya terpental ke belakang hingga menabrak bangunan-bangunan di belakangnya.
Buuummmm ... Buuummmm ...
"Baiklah." Wen Qi meregangkan lehernya ke kiri dan kanan, lalu memandang kedua pencundang yang ada di gapura Azure Holy Land. "Sekarang giliran kalian!"
*Pakpakpakpak!*
Keduanya dipukili sampai benar-benar mungkin ibu mereka tidak akan mengenali wajah mereka.
"Sayang sekali ini di dalam sekte, hehe, jadi aku tidak bisa membunuh kalian!" Wen Qi mengejek mereka, dan merebut kedua cincin ruang dari tangan mereka..
"Hohh? sepertinya kau mempunyai beberapa hal bagus di dalamnya!" Wen Qi tersenyum penasaran, segera mengerahkan Kesadaran Spiritualnya untuk memeriksa Cincin Ruang tersebut.
Membeku!
Wen Qi menarik kembali Kesadaran Spiritualnya dan dirinya benar-benar seperti membeku di tempat, tak tahu harus berkata apa.
"Bocah, sekarang terimalah pukulan Old Master ini!" Muncul Lelaki Tua itu dengan kecepatan cepat di sampingnya dan meninju ke arah Wen Qi, juga dengan seluruh Tubuh yang dipenuhi dengan api.
"Bajingan!" Wen Qi hanya mengucapkan sepatah kata itu dengan pelan, dan ...
Semuanya benar-benar berakhir terlalu tragis!
Beberapa saat setelah itu, kerumunan para murid memadati tempat itu dari banyak sisi, mata mereka benar-benar terbelalak menyaksikan pembunuhan sadis yang terjadi tepat di luar gapura Azure Holy Land.
Zhang Jian, Zhang Ji, beserta Ayahnya benar-benar dibunuh dan dipotong-potong menjadi ribuan bagian seolah itu daging cincang yang dipotong dengan rapi.
__ADS_1
Aroma darah memenuhi tempat itu, menambah kesan berdarah di tempat itu, benar-benar terlalu menakutkan bagi para Murid Luar Akademi Emas.
"Siapa yang berani membunuh?!" Suara kemarahan datang dari langit, lalu tak lama muncul seorang Lelaki Paruh Baya dengan pakaian berwarna Hijau Tua di tempat itu.
Semenjak kemunculan Lelaki Paruh Baya itu, semua orang mencoba mengetahui ranahnya, tapi bahkan mereka para Immortal King Peak Stage tidak dapat mengindentifikasi ranahnya, seolah itu adalah samudera yang sangat dalam sehingga memeriksanya hanya seperti membuang baru ke dalam samudera itu.
Para murid sedikit bergidik ngeri, bahkan jika itu Immortal King Perfection Stage, mereka pasti bisa merasakan sedikit-sedikit, tapi yang ini benar-benar tidak bisa dirasakan sama sekali!
Immortal Venerable!
Hanya itu satu-satunya jawaban atas kebingungan orang-orang di sana.
Lelaki Paruh Baya itu tidak memedulikan tatapan para murid lain, tatapannya hanya terfokus kepada Wen Qi yang masih berdiri di sana karena baru saja melakukan pembunuhan.
"Apa kau yang melakukan hal ini?!"
Mendengar teriakan pertanyaan yang masuk ke telinganya, Wen Qi langsung menoleh dan mengangguk kepadanya.
"Aku yang membunuh para sampah ini!" ungkap Wen Qi.
Lelaki Paruh Baya itu cukup terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh Wen Qi, cepat-cepat ia mengerahkan kesadaran spiritualnya dan memeriksa Wen Qi dengan lebih hati-hati.
"Immortal King Middle Stage? apa kau benar-benar membunuh mereka dengan tanganmu?" Ia masih tampak kurang percaya dengan ini.
Tapi para murid luar justru langsung menjadi ngeri dan paham kenapa hal ini bisa terjadi!
Rupanya Wen Qi sudah menerobos Immortal King Middle Stage!
Saat Immortal King Early Stage saja sudah bisa mengalahkan Mantan Peringkat 1 Chi Tang, dan mengalahkan Peringkat 2 sampai Peringkat 5 seorang diri.
Sekarang sebenarnya sudah menerobos Immortal King Middle Stage?! Memang sulit dipercaya, tapi beberapa di antara mereka percaya Wen Qi benar-benar dapat melakukannya dengan kultivasinya saat ini.
Mendengar percakapan-percakapan yang terjadi dan dilakukan oleh para murid-murid pintu luar saat ini, Lelaki Paruh Baya itu tampak terkejut dan sulit untuk mempercayainya tentang bakat dan kekuatan Wen Qi.
"Jadi kau benar-benar yang membunuh mereka! Tapi apa alasanmu? Aku sebagai Pemimpin Akademi Emas yang baru ingin mengetahuinya!" kata Lelaki Paruh Baya itu sambil menunjukkan kewibawaannya.
__ADS_1
[Bersambung!]