Scammer Cultivator

Scammer Cultivator
Chapter 059 : Membobol Array


__ADS_3

Pada setahun terakhir Wen Qi mendapatkan begitu banyak sumber daya berharga dari Akademi Bumi, bukan hanya dalam bentuk Immortal Crystal, tapi juga adalah pil-pil obat yang saat ini sedang dia serap khasiat pil nya untuk menyembuhkan dirinya.


Selama tiga bulan berturut-turut, Wen Qi selalu memurnikan pil-pil obat, hal ini agak lama sebab dia sebelumnya sempat menggegerkan Esensi Darahnya ketika melawan Yun Mao, dan untuk mengembalikan Esensi Darah itu membutuhkan proses yang agak lama.


Namun setelah tiga bulan berselang, Wen Qi yang sedang bermeditasi pun selesai dan keluar dari dalam Istana Emas Langit.


Tubuhnya saat ini masih merasa hawa dingin yang masuk, tapi tidak sedingin sebelumnya, sehingga Wen Qi masih bisa menahan hawa menusuk ini sebanyak 50%.


"Kenapa gunung ini bisa sedingin ini!" Wen Qi bergumam sambil berjalan keluar.


Benar juga ...


Wen Qi tiba-tiba memikirkan sesuatu.


"Apakah ada Elemen Es yang kuat di kedalaman Penjara Es?" dia berpikir, jika bukan karena adanya Elemen Es, bagaimana bisa sedingin ini?


"Menarik!" Wen Qi menyeringai dan terus berjalan sampai tiba di depan jeruji besi.


Melihat jeruji besi yang kuat dan tak karatan ini, Wen Qi cukup yakin tentang sesuatu.


"Penjara Es tempatku ini diselimuti oleh Array Bintang 5!"


Hal ini merupakan kabar buruk dan baik bagi Wen Qi.


"Tidak sia-sia aku menyembunyikan kemampuan Array ku di kehidupan sebelumnya!"


Dia memiliki pemahaman tentang Array Bintang 5, dan bahkan di kehidupan sebelumnya hanya diketahui oleh beberapa orang, artinya Yun Mao pun tidak mengetahuinya.


Mungkin karena alasan inilah Yun Mao saat ini tidak panik ketika dirinya dipenjarakan di dalam penjara es yang diselimuti oleh Array Bintang 5.


"Aku mempunyai pemahaman Array Bintang 6. Menghancurkan array ini ... mungkin cukup sulit dengan kekuatanku saat ini, tapi pasti bisa!" Wen Qi bergumam lagi dan berjalan hingga tiba di jeruji besi dan memegangnya.


Wen Qi memegangnya dan memejamkan matanya, ia mengaliri Immortal Qi pada jeruji besi itu dan memata-matai di mana ada celah.

__ADS_1


Mencari hal seperti ini sangatlah rumit dan membutuhkan konsentrasi yang sangat mendalam. Selama dua hari penuh Wen Qi terus mencari dan mencari hingga akhirnya dia menemukannya.


Wen Qi membuka kelopak matanya dan tersenyum gemilang. "Bagus, aku sudah menemukan titik celahnya, sekarang tinggal menghancurkan array ini saja!"


Dia pun langsung duduk di depan jeruji besi itu dan mengaliri Kesadaran Spiritual serta Immortal Qi untuk menyelimuti jeruji itu dengan perlahan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


Mainnya sangat halus ...


Wen Qi terus berusaha untuk mengikis dari titik celahnya selama seminggu penuh, ketika dia lelah, Wen Qi pun mengambil waktu istirahat untuk mengisi tenaganya kembali, lalu melanjutkannya setelahnya.


Hal seperti ini terus dia lakukan secara berulang-ulang selama sebulan penuh, hingga pada suatu saat, ketika Wen Qi masih memejamkan matanya, tiba-tiba terdengar suara retakan yang membuatnya terpaksa untuk membuka matanya.


"Berhasil!" Wen Qi menatap dengan senyum puas ke arah gembok yang dipasang, yang kini sudah hancur lebur menjadi abu dan pintu penjara secara perlahan terbuka kembali.


"Hahahaha!" Wen Qi benar-benar puas, ia tidak menyangka dirinya akan bisa keluar secepat ini.


"Yun Mao, Yun Mao, aku akan membuatmu bagaimana rasanya dipermainkan oleh raja ini!" Wen Qi memuaskan dirinya dahulu, sebelumnya akhirnya dia bangkit berdiri dan berjalan keluar dengan nafas lega.


"Phew~"


Setelah dirinya berhasil menjadi tenang kembali. Dia pun memandang ke kiri dan kanan, jalan di arah kiri terlihat menanjak, yang artinya itu ke arah atas, sementara di arah kanan terlihat menurun yang artinya itu tempat turun ke Lantai 2 dan Lantai 1.


"Ke mana aku harus pergi ..."


Wen Qi berpikir dengan singkat dan langsung mengambil arah kanannya, karena dia juga tertarik pada apakah ada Elemen Es di lantai paling bawah ataukah tidak, jika dia bisa mendapatkannya, maka itu akan berguna baginya.


"Tapi sebelum itu ..." Wen Qi berbalik ke arah penjara es, "Sebaiknya aku lakukan hal ini untuk berjaga-jaga saja."


***


[Lantai 2]


Wen Qi berjaga dengan santai di sana, di sisi kiri dan kanannya terdapat banyak penjara es, dan banyak tatapan penasaran yang diarahkan kepadanya, tapi Wen Qi hanya memasang wajah tidak peduli dan terus berjalan turun.

__ADS_1


[Lantai 1]


Tempat ini sangat dingin seperti di dalam Penjara Es Lantai 3, padahal masih di jalan luar bukan di dalam penjara es, tapi tidak ada siapapun di sana.


Bahkan jika ada Immortal Venerable Middle Stage di dalam penjara-penjara es ini, mereka mungkin akan mati dalam kurun waktu 1 tahun, begitulah yang dipikirkan Wen Qi sambil melihat ke kiri dan kanan penjara-penjara yang ada.


"Hugh, ini sangat dingin! sebaiknya aku cek dengan cepat apakah ada Elemen Es di bawah sana atau tidak!"


Wen Qi terus berjalan hingga menemukan turunan dan dia menuruninya, setelah jalan menurun, kemudian ada jalan melingkar yang bertujuan ke arah bawah, Wen Qi terus berjalan turun dan semakin berlalunya waktu dia semakin merasakan dinginnya udara di sekitar hingga sesekali membuat darahnya seperti ingin membeku.


Selang berlalu waktu, Wen Qi akhirnya sedikit tak tertahankan dan memaksanya untuk menggunakan panas dari [Immortal Body: Azure] untuk menghangati seluruh kujur tubuhnya.


Tapi itu tetap sangat dingin!


Harta macam apa yang ada di bawah sana?!


Terus berjalan lagi, Wen Qi sudah tidak kuat dan berhenti, padahal tinggal beberapa putaran lagi.


"Jika aku pergi lebih dalam, maka aku hanya bisa bertahan selama 10 detik saja! ..." Wen Qi memandang ke bawah dengan serius.


10 detik ...


Mungkin sangat cepat bagi manusia biasa, tapi bagi Wen Qi itu mungkin cukup.


"Baiklah ..." Wen Qi menghirup nafas panjang dan mengeluarkannya, seketika ujung kakinya diselimuti oleh Immortal Qi.


Swoosh!


Kurang dari setengah detik Wen Qi sudah berlari turun dengan kecepatan melebihi satuan cahaya, dia berlari melingkar dan tiba di dasar, Wen Qi langsung memalingkan wajahnya dan melihat ada sebuah ruang dan masuk ke dalamnya dengan kecepatan cahaya.


Swoosh!


Kurang dari sedetik saja seluruh rambut Wen Qi sudah membeku dan gerakannya kian waktu semakin melambat, tapi meski begitu ketika tiba di dalam ruangan, wajah Wen Qi menjadi terkejut!

__ADS_1


Sebab dia melihat di atas sebuah alas batu, terdapat sebuah kain seperti es yang menyebarkan hawa sangat dingin, tapi bukan itu yang membuatnya tertarik!


[Bersambung!]


__ADS_2