
"Iyah sayang,anak bunda memang pintar." Almeera tersenyum.
("Entah harus bagaimana lagi,aku berbicara dengan mu El,Kendra juga sangat butuh kasih sayang mu,tapi kamu tidak pernah memberikan nya,aku harus bagaimana, walaupun mungkin aku sangat menyayangi nya,tapi aku sadar,kau dan Kendra punya hal yang tidak aku punya dengan nya.") batin Almeera.
Sambil menunggu Kendra selesai mandi, Almeera pun memainkan ponselnya, tiba-tiba ia mendapat sebuah pesan chat dari Edward.
"*Sore Al?"
"Ada apa?"
"Eem apa malam ini kau ada waktu?"
"Memang nya kenapa?"
"Aku mau mengajak mu makan malam."
"Eemm tapi,kalau aku ajak Ken apa kau tidak keberatan?"
"Sama sekali tidak,aku akan menjemputmu nanti."
"Tidak usah,kau sebut saja,dimana kita ketemu!"
"Baiklah,kita ketemu di cafe seruni."
"Oke,nanti aku datang*."
Almeera pun menyimpan ponselnya kembali,ia sebenarnya tak ingin kemana mana malam ini,tapi sepertinya ia tak enak jika harus terus menolak ajakan Edward,jadi mau tidak mau ia harus menghargai ajakan nya kali ini.
Setelah Kendra selesai mandi,ia menyuruh Ken untuk keluar menemui Oma dan Opa nya, walaupun Kendra sudah ia anggap sebagai anak sendiri,tapi ia selalu menyuruh Kendra untuk keluar,jika ia sedang membersihkan dirinya,ia pun berniat untuk mengubah kamar di sebelahnya menjadi kamar pribadi Kendra,supaya ia bisa tidur sendiri,karena sekarang menurut Almeera Kendra sudah harus tidur terpisah dengan nya.
Setelah selesai mandi,ia pun langsung ke ruang tamu untuk melihat Ken,karena ini sudah menjelang malam,ia pun harus bersiap siap berangkat untuk makan malam bersama Edward.
"Ken sini?" Panggil Almeera,Ken pun duduk di samping Almeera.
"Ada apa bunda?" tanya Kendra.
__ADS_1
"Nanti malam,om dokter ngajak kita makan malam,Ken mau ikut?" tanya Almeera.
"Eemm, kayaknya Ken nggak ikut deh,Ken sedang tidak ingin kemana mana." ucap Ken.
"Loh,kok tumben, biasanya juga Ken selalu ikut sama bunda." Almeera merasa heran.
"Tapi sekarang Ken tidak ikut bunda,tidak apa apa kan?" ucap Kendra.
"Biar mama sama papa aja yang jaga Ken di rumah,kamu juga harus memikirkan masa depan mu Al,kamu jangan terlalu fokus sama Ken,dia juga sudah cukup besar sekarang,kamu nikmati aja masa muda mu, sepertinya wanita seusia mu." ucap Tri.
"Tapi mah,Al merasa cemas kalau tidak mengajak Ken jika berpergian,mungkin karena sudah kebiasaan." ucap Almeera.
"Mama paham,tapi sekarang kan Ken nya juga tidak mau,jadi,kamu pergi sendiri saja,sudah jarang sekali kan,kamu pergi sendiri." ucap Tri.
"Ya sudah,kalau begitu,Al siap siap dulu yah mah,Al nitip Ken." Almeera pun berdiri.
"Iyah sayang." jawab Tri sambil tersenyum.
Almeera pun langsung masuk ke kamar nya,ia bersiap siap untuk berangkat ke cafe, Almeera mengenakan gaun berwarna biru Dongker, membuat nya terlihat anggun dan cantik malam ini.
("Hmm sepertinya aku sangat keberatan jika tak pergi bersama Ken,entahlah bagaimana,kalau nanti Ken memutuskan untuk tinggal bersama El,aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ku.") batin Almeera.
Beberapa saat kemudian, Almeera sampai di cafe seruni,saat ia melihat kanan kiri, ternyata Edward sudah ada di sebuah kursi,dan ternyata ia pun sudah memesan makanan nya.
Edward sangat terpesona melihat penampilan Almeera malam ini,dia sangat terlihat cantik,ia sampai tak bisa berkata apa-apa lagi.
"Hai?" Almeera melambaikan tangannya Melihat Edward yang mematung.
"Hai,eemm Ken nya mana?" Edward melihat kanan kiri sambil salah tingkah.
"Dia tidak jadi ikut." ucap Almeera sambil duduk di kursi persis di depan Edward.
"Loh kenapa? padahal aku sudah memesan makanan dan minuman juga untuk nya?" tanya Edward.
"Nggak tau,aku juga heran,baru kali ini dia tidak ikut pergi bersama ku." ucap Almeera.
__ADS_1
"Kau pasti sangat merasa ada yang aneh yah." ucap Edward.
"Yah begitulah." Almeera tersenyum.
"Ya udah mau makan sekarang?" tanya Edward.
"Boleh,eemm banyak sekali makanan nya,apa kau yakin akan menghabiskan makanan sebanyak ini?" Almeera merasa makanan yang di pesan Edward terlalu banyak.
"Aku pikir Ken akan ikut,jadi aku memesan nya agak banyak." ucap Edward.
"Oh,ya sudah,ayo kalau mau makan sekarang." ucap Almeera, Edward pun mengangguk.
Edward memperhatikan Almeera ketika ia sedang makan, Almeera terlihat sangat cantik,ketika sedang serius seperti itu.
"Kok malah ngelihatin aku makan,nanti keburu dingin loh makanan nya." ucap Almeera.
"I-iyah." ucap Edward gugup,ia pun langsung minum lalu memakan makanan di depannya.
("Kendra lagi ngapain yah di rumah,aduh kenapa sih,baru aja sekali keluar tidak dengan nya,aku sudah sangat kepikiran, bagaimana aku mau mencari calon suami kalau begini.") batin Almeera.
"Kamu kenapa,kayak gelisah gitu? eemm pasti kamu lagi inget sama Kendra yah?" tanya Edward.
"Iyah ,maaf yah,aku jadi kurang fokus, soalnya aku nggak biasa keluar nggak sama dia,jadinya kepikiran terus." ucap Almeera merasa tidak enak.
"Tidak apa-apa justru aku sangat kagum padamu,kamu sangat menyayangi putramu, bahkan kau bisa membagi waktu antara mengurus nya dan juga mengurus butik mu,kau sangat pandai mengurus ke-dua nya,butik mu semakin berkembang,dan juga Kendra terdidik dengan sangat baik,aku salut pada wanita muda seperti mu." Edward memuji Almeera.
"Kau terlalu berlebihan, menurut ku itu sebuah kewajiban, kau tau bukan, aku tidak punya pendamping yang bisa aku andalkan untuk menafkahi kami,jadi,sebisa mungkin,aku harus bisa menjalankan keduanya,aku hanya menjalankan apa yang memang seharusnya aku jalani,jadi menurut ku itu sebuah keharusan." Almeera menjawab dengan tegas.
"Itu dia yang membuat ku semakin salut padamu,kau bahkan tidak sombong saat kau sukses mengurus keduanya dengan sangat baik." Edward tersenyum.
Sementara dari kejauhan,tampaknya seseorang memperhatikan keduanya,ia terus memantau mereka berdua.
"Tampak nya,ini akan membuat menjadi sebuah berita besar,aku menang lotre malam ini, pasti semua orang akan heboh ketika mendapatkan berita bagus ini." gumam pria tersebut, yang langsung pergi dari tempat tersebut.
Yah,pria tersebut adalah seorang wartawan, melihat Almeera seorang desainer muda yang sukses dan terkenal itu, sedang dekat dengan seorang pria,itu akan menjadi sebuah berita besar untuk nya.
__ADS_1