
"Tuan tidak perlu terlalu berlebihan,aku tidak seperti itu." ucap Elmeera canggung.
"Eemm baiklah,apa aku menggangu mu?" tanya Rey.
"Tidak sama sekali,aku baru selesai dengan pekerjaan ku,memangnya ada apa?" jawab Elmeera.
"Aku ingin mengajakmu bertemu,apa kau tidak keberatan?" tanya Rey.
"Eemm sekarang?" tanya Elmeera.
"Lebih cepat lebih baik." ucap Rey.
"Baiklah,mau bertemu di mana?" tanya Elmeera.
"Sebenarnya aku sudah berada di depan apartemen mu." ucap Rey, membuat Elmeera terkejut.
"Hah,apa?" Elmeera sangat terkejut.
"Apakah aku boleh masuk ke dalam?" tanya Rey.
"Maksudnya,tuan berada di depan gedung apartemen ku?" tanya Elmeera memastikan.
"Bukan,tapi di depan pintu unit apartemen mu nona." ucap Rey.
"Hah, dari mana tuan tau unit apartemen ku di lantai berapa." Elmeera begitu heran.
"Tidak penting saya tau dari mana,tapi yang pasti,saya sudah pegal menunggu mu membukakan pintu." ucap Rey.
"Oh Iyah maaf, sebentar lagi saya ke depan." ucap Elmeera.
Elmeera bergegas membuka handuk kecil yang melilit di kepala nya, kemungkinan ia menyisir rambut nya lalu buru buru keluar untuk membuka kan pintu.
("Ternyata gadis ini tampak lebih cantik bila tanpa polesan make up sedikit pun, kecantikan nya terlihat lebih natural,dan membuatku semakin menyukainya,dia terlihat sangat segar, sepertinya habis selesai mandi.") batin Rey.
"Apa aku membuat mu terkejut?" ucap Rey,saat pintu terbuka.
"Sedikit." Elmeera terlihat canggung.
"Kalau begitu,boleh aku masuk?" tanya Rey.
"Oh Iyah maaf, silahkan tuan." ucap Elmeera.
Elmeera mengajak Rey untuk duduk di sofa,Rey melihat sekeliling sambil duduk di sana.
__ADS_1
"Apa kau tinggal sendirian di sini?" tanya Rey.
"Biasanya ada asisten ku yang menemani,tapi,dia sedang ada urusan lain,jadi dia tidak di sini sekarang." ucap Elmeera.
"Apa dia dari Indonesia juga?" tanya Rey.
"Yah,dari semenjak aku berkecimpung di dunia model,dia yang menemaninya ku,dan untuk saat ini,aku selalu membebaskan nya kemana pun yang dia mau jika ia sudah menyelesaikan pekerjaan nya,jadi mungkin sekarang dia sedang bertemu dengan seseorang." ucap Elmeera menjelaskan.
"Hmm kau cukup perhatian juga terhadap asisten pribadi mu itu." Rey terlihat kagum.
"Yah,aku mengerti karena dia masih muda,jadi aku berpikir,dia juga butuh waktu untuk menikmati masa muda nya,dan sejak saat itu,dia sudah jarang tidur di sini,dia hanya menemani ku di saat bekerja saja." ucap Elmeera.
"Wah,aku suka dengan cara berpikir mu,kau terlihat sangat dewasa." Rey tersenyum.
"Kau terlalu berlebihan tuan,oh ya ampun aku hampir lupa,tuan mau minum apa,biar aku ambilkan." ucap Elmeera.
"Tidak perlu repot-repot." jawab nya.
"Tidak sama sekali, sebentar dulu kalau begitu,biar saya ambilkan." Elmeera berdiri,ia pun langsung berjalan ke arah dapur.
Saat Elmeera ke dapur,Rey berdiri,ia berjalan melihat sekeliling,ia merasa nyaman berada di sana, suasananya sangat tenang.
Tak lama kemudian, Elmeera pun datang membawa nampan berisi minuman,ia meletakkan nya di atas meja. "Silahkan di minum!" ucap Elmeera.
"Biasanya saja, mungkin tuan hanya baru kesini saja,jadi merasa seperti itu." ucap Elmeera.
("Kenapa aku jadi deg degan gini yah, sebenarnya apa yang sedang aku rasakan.") batin Elmeera.
"Oh Iyah,apa kau sudah makan malam?" tanya Rey.
"Belum,memang nya kenapa?" tanya Elmeera.
"Mau kah aku ajak makan malam bersama?" tanya Rey.
"Eemm gimana yah." Elmeera terlihat bingung.
"Aku tak akan memaksamu,jika kau tidak bersedia." ucap Rey.
"Baiklah,kalau begitu,aku siap siap dulu." ucap Elmeera,karena merasa tidak enak jika harus menolaknya.
"Silahkan,aku tunggu!" Rey tersenyum mendengar jawaban Elmeera.
Pria yang sudah cukup berumur namun terlihat tampan dan modis itu terlihat sangat bahagia ketika Elmeera mau di ajak nya makan malam,jawaban itulah yang sangat ia harapkan.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Elmeera kembali dengan menggunakan gaun selutut berwarna navy dengan lengan pendek,ia terlihat begitu cantik malam ini.
"You are beautiful." ucap Rey melihat Elmeera.
"Thank you." Elmeera tersipu malu mendengar perkataan Rey.
Rey langsung menghampiri Elmeera,ia mengulurkan tangannya, sehingga kini Elmeera berjalan berdampingan dengan nya, mereka pun berjalan menuju ke mobil milik Rey.
"Silahkan!" Rey membukakan pintu mobil nya untuk Elmeera.
"Terimakasih!" Elmeera pun langsung naik ke mobil tersebut.
mereka pun langsung naik ke dalam mobil,Rey melajukan mobilnya ke sebuah restoran mewah yang ada di kota tersebut, hingga tak lama kemudian, mereka pun sampai di tempat tujuan.
Saat tiba di restoran,tiba-tiba ponsel Rey berbunyi, yang membuat ia terkejut adalah, ketika ia mengetahui siapa orang yang tengah menelpon nya.
Kring kring kring
("Kenapa dia harus menelpon di situasi seperti ini sih,aku harus mencari alasan yang tepat,tapi sepertinya aku tidak menjawab telpon nya sekarang.") batin Rey.
"Kenapa tidak di angkat tuan?" tanya Elmeera.
"Nanti saja,bukan hal yang penting." Rey sedikit gugup.
"Oh,ya sudah." ucap Elmeera,ia kembali melihat ke depan.
"Eemm nona El?" panggil Rey.
"Iyah." sahut Elmeera.
"Apa kau sudah punya kekasih? aku hanya takut ada pria yang marah jika aku mengajak mu seperti ini?" tanya Rey.
"Aku tidak punya kekasih,mungkin aku terlalu sibuk dengan karir ku sehingga melupakan hal yang satu itu." ucap Elmeera.
"Jika kau tak keberatan,apa aku boleh,jika ingin lebih dekat dengan mu." ucap Rey.
"Maksud tuan?" Elmeera sedikit ragu.
"Aku ingin menjadi orang yang spesial untuk mu, jujur saja sejak pertemuan kita saat itu,aku sudah menaruh hati padamu,maaf jika aku lancang,dan aku juga yakin,jika tak seharusnya aku berkata seperti ini, apalagi mengingat usia ku yang memang tak pantas bila bersanding dengan mu." Rey mengungkapkan perasaan nya.
("Aku harus jawab apa? walaupun sebenarnya aku juga merasa nyaman dengan nya,tapi aku belum tau bagaimana latar belakang nya,tidak mungkin kan kalau dia tidak punya istri di usianya saat ini,atau dia sudah bercerai dengan istrinya,ah entahlah kenapa aku jadi bingung begini.") batin Elmeera.
"Sepertinya ini terlalu cepat tuan,lagi pula kau belum tau tentang ku, begitu pun sebaliknya,aku hanya takut,kau hanya sekedar mengagumi ku saja,dan jujur saja,aku tau mau jika aku hanya di jadikan tempat persinggahan saja,aku hanya tak ingin jadi tempat pelampiasan bagi seseorang yang hanya senang dengan pisik ku tapi tidak dengan hati ku." ucap Elmeera.
__ADS_1