Sebuah Rahasia Almeera

Sebuah Rahasia Almeera
35.Klarifikasi Almeera


__ADS_3

"Sebentar yah,om mau lihat dulu,ada apa di luar!" Dafi langsung menurunkan Kendra dari pangkuan nya, kemudian ia berjalan ke arah jendela.


("Sepertinya di luar itu wartawan,kenapa mereka ada di sana yah, atau jangan-jangan ada sesuatu yang aku tidak ketahui,jika wartawan itu datang, berarti berita sudah menyebar di media massa,aku harus mengecek akun media sosial ku dulu,aku yakin akan menemukan jawaban nya di sana.") batin Dafi.


Dafi mengambil ponselnya,ia pun terkejut melihat berita itu,dimana di sana tertulis jika Almeera sedang berkencan dengan seorang pria di sebuah restoran.


"Apa mereka ada hubungan?" gumam Dafi.


"Om,kenapa,eemm suara berisik apa di depan rumah, Ken mau lihat dulu yah!" Kendra juga tak salah penasaran nya dengan Dafi.


"Ken di sini aja yah,itu urusan orang dewasa,lebih baik Ken di sini sama om." ucap Dafi lembut.


"Baiklah." Kendra menurut pada Dafi.


Sementara di bawah, tampak nya tak ada pilihan lain lagi selain dari, Almeera harus keluar, bertemu dengan para wartawan tersebut, untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi.


"Itu Almeera,ayo kita kesana?" ucap salah satu wartawan, yang melihat Almeera keluar dari rumah nya.


Almeera sangat bingung melihat wartawan yang cukup banyak, akhirnya ia pun membuka suara.


"Apakah benar,foto yang beredar itu adalah foto nona Almeera, apakah itu hanya editan saja?" tanya salah satu wartawan.


"Itu memang benar foto saya,tidak ada editan sama sekali." jawab Almeera dengan tegas.


"Apakah benar,pria yang ada di foto itu ada hubungan nya dengan nona Almeera,dan atau bahkan dia adalah ayah biologis dari Kendra,putra nona?" tanya seorang wartawan.


"Sepertinya kalian salah paham,pria yang ada di foto tersebut adalah seorang dokter anak,dan dia dokter pribadi putra saya,kami hanya makan malam biasa,tidak ada hubungan sepesial di antara kami,dan saya peringatkan,dia bukan ayah dari putra saya?" ucap Almeera.

__ADS_1


"Lalu,siapa ayah dari putra nona Almeera,kenapa sampai sekarang nona Al terus menyembunyikan nya dari kami?" tanya salah satu wartawan lagi.


"Maaf kalau soal itu, sepertinya itu adalah privasi saya,dan saya berhak untuk menjaga privasi saya sendiri, terimakasih, sepertinya sudah cukup klarifikasi saya, permisi!" ucap Almeera,ia pun langsung kembali lagi ke dalam rumah nya.


Para wartawan tersebut pun,satu persatu langsung pergi meninggalkan rumah tersebut, karena mereka sudah mempunyai Jawaban nya, walaupun Jawaban Almeera tidak sesuai dengan ekspektasi nya,namun itu sudah cukup untuk memberikan berita hangat terbaru saat ini.


Setelah menutup pintu,Almeera berdiri di balik nya,ia pun menghembuskan nafasnya, merasa lega karena ia sudah menjelaskan semuanya, walaupun ia sedikit geram dengan pertanyaan wartawan yang selalu mengaitkan Kendra dalam pertanyaan nya.


"Bagaimana Al?" tanya Tri,saat Almeera masuk kedalam rumah.


"Selesai mah, semoga saja,tak ada lagi yang memperpanjang berita ini,Al sudah sangat capek, padahal Al bukan publik figur,tapi Al selalu mendapatkan hal semacam ini,pasti ini karena El,dia yang membuat keluarga kita ini jadi ikut terseret ke media." ucap Almeera.


"Itu alasannya dia menyembunyikan identitas Ken Al,kalau sampai media masa tau,Kendra anaknya, karir nya akan redup,dia tidak mungkin sesukses sekarang ini." ucap Tri.


"Bukannya aku keberatan mengaku jika Ken adalah putra ku mah,tapi aku tak mengerti kenapa El bisa dengan sangat mudah meninggalkan anaknya, padahal dia yang sudah melahirkan nya." Almeera menghembuskan nafasnya.


"Iyah mah,kalau begitu ambil dulu minuman sama makanan buat mereka." Almeera langsung pergi ke dapur.


***


Sementara di tempat lain, terlihat seorang pria sedang tersenyum sambil melihat ke arah ponselnya,yah,dia adalah Edward, berbeda dengan Almeera yang sedikit risih dengan kabar berita yang beredar,namun Edward terlihat senang melihatnya.


"Sebenarnya,siapa yang mengambil foto kami berdua semalam,dan kenapa berita nya sampai menyebar seperti ini." Edward sedikit heran.


Karena masih penasaran,ia pun berniat untuk melihat berita di televisi,dan betapa terkejutnya saat ia melihat Almeera sedang klarifikasi soal berita tersebut.


"Aku sudah menduganya,kau pasti tidak suka dengan berita itu, bahkan kau hanya bilang aku sebagai dokter pribadi Kendra saja,bukan temanmu atau sahabat dekat mu, apakah sebegitu tak ada artinya aku di matamu." gumam Edward.

__ADS_1


Edward pun langsung mematikan televisi nya, kemudian ia menghempaskan tubuhnya di atas sofa,ia termenung sejenak.


"Kenapa anak mama ini?" tanya Lia,mama Edward.


"Eh mah,nggak apa apa kok." Edward membenarkan posisi duduknya.


"Kamu suka sama ibu dari pasien kamu itu?" tanya Lia tiba-tiba.


"Mama lihat beritanya?" Edward sedikit terkejut.


"Bagaimana mama nggak lihat, berita nya ada di mana mana." Lia tersenyum.


"Sepertinya dia tidak menyukai ku mah, entahlah." Edward kembali menghembuskan nafasnya.


"Jika wanita sulit untuk di dapatkan, berarti wanita itu bukan wanita sembarangan,kamu harus pintar mengambil hati nya." ucap Lia.


"Tapi,kalau memang Edward sama Almeera,apa mama setuju, secara status dia kan,eemm..." Edward tak melanjutkannya ucapan nya.


"Kapan sih mama mengatur hidup kamu, apalagi soal hati,mama tak berani untuk ikut campur ke dalam nya,lagian apa ada yang salah dengan janda,dia juga manusia biasa seperti kita, walaupun mungkin dia pernah melakukan kesalahan di masa lalu,tapi menurut mama dengan begitu, justru itu lebih baik." ucap Lia.


"Maksud mama?" Edward masih tidak paham dengan perkataan Lia.


"Di luaran sana,banyak wanita yang mengaku gadis padahal dia sudah tidak gadis lagi, sedangkan Almeera,dia sudah berani mengatakan kalau dia sudah mempunyai anak, dengan begitu tak ada lagi hal yang di sembunyikan,kalian sudah tau masing masing status kalian,dan tidak akan ada kesalahpahaman setelah menikah nanti." ucap Lia dengan tegas.


"Benar juga apa yang mama katakan, setidaknya Almeera mau mengakui anaknya walaupun tak ada satu orang pun yang tau siapa ayah dari anak tersebut,Bahkan tak ada yang tau pula, apakah dia sudah menikah atau mempunyai anak di luar nikah." ucap Edward.


"Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan,tapi semua orang pun bisa berubah,lagian mama suka kok sama Almeera,dia wanita yang manis,mama kan sering bertemu dengan nya, karena mama seringkali ke butik nya." Lia tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2