
"Maafin Ken yah,kalau begitu aku pulang dulu,sekali lagi selamat untuk kalian!" ucap Almeera,ia pun langsung bergegas pergi mengejar Kendra yang sudah berjalan jauh.
Saat Almeera sedang berlari mengejar Ken, ternyata ada seseorang yang memperhatikan nya,pria tersebut terlihat sangat panik saat melihat wajah Almeera.
("Kenapa El bisa ada di sini?eemm tapi,apakah itu benar El,kenapa warna rambutnya berbeda,tapi wajahnya begitu sangat mirip.") batin laki laki tersebut.
Yah,pria tersebut adalah Reymond,dia baru saja melihat ke arah Almeera setelah ia mengobrol bersama para sahabatnya yang turut datang ke acara pernikahan putra nya.
Karena begitu penasaran,Rey pun langsung mengejar Almeera,ia mengira jika Almeera adalah Elmeera kekasihnya,dan jika memang itu benar,ia akan menjelaskan semuanya.
"Tunggu!" Rey menarik tangan Almeera.
Almeera pun merasa terkejut,ia menatap pria tersebut dengan tatapan aneh nya,karena ia tak tau apa motif pria tersebut.
("Eemm bukankan dia ayahnya Dafi,ada apa ini?") batin Almeera.
Sementara Rey,dia menatap wajah cantik Almeera,dan entah kenapa ia yakin jika Almeera adalah kekasih nya,karena wajah keduanya yang begitu mirip.
"A-aku bisa jelaskan semuanya!" ucap Rey tiba tiba.
Almeera heran,ia tak mengerti apa yang di maksud Rey. "Maaf om saya tidak mengerti apa yang om katakan,tapi untuk saat ini saya sedang mengejar putra saya dulu,jadi saya mohon, lepaskan tangan saya!" ucap Almeera, karena yang paling penting untuk saat ini adalah Kendra.
"Aku mohon jangan marah padaku El,aku tau kau hanya berusaha untuk menghindari ku!" ucap Rey.
("El,eemm ternyata dia mengira kalau aku adalah El, lalu,ada hubungan apa antara mereka, apakah mereka memiliki hubungan, sebaiknya aku harus menyelidiki ini,tapi untuk sekarang,Kendra lah yang lebih penting.") batin Almeera.
__ADS_1
"Maaf om,saya harus pergi sekarang!" Almeera langsung melepaskan tangannya dengan paksa, setelah itu ia langsung pergi berlari dari tempat tersebut.
Sementara Rey,ia hanya menatap kepergian Almeera yang ia anggap sebagai kekasihnya,ia sangat bingung sekarang,ia pun tak tau harus bagaimana ia menjelaskan semuanya.
("Setelah acara ini selesai,aku harus segera menemui El,aku tidak bisa kehilangan nya.") batin Rey, kemudian ia kembali bergabung dengan tamu yang lain nya.
***
Almeera mencari cari keberadaan Kendra,namun ternyata Kendra sudah berada di dekat mobilnya, sepertinya ia tak bisa masuk,karena mobil nya terkunci.
Almeera bisa bernafas lega saat menemukannya,ia pun langsung menghampiri nya. "Ken,kenapa kamu lari nak?" Almeera berjongkok agar posisinya sejajar dengan Kendra.
Terlihat Kendra hanya cemberut sambil melipat kedua tangannya. "Ken marah sama om baik bunda, sekarang Ken mau panggil dia om jahat aja." Kendra terlihat kesal.
"Loh loh,kenapa sayang,nggak boleh gitu yah,Ken nggak boleh bilang kalau om Dafi itu jahat!" Almeera terkejut dengan perkataan Kendra,ia tak menyangka putranya akan berkata seperti itu.
Almeera menghembuskan nafasnya,ia sangat bingung harus menjawab apa,karena ternyata walaupun Kendra masih kecil,ia sudah mengerti dengan masalah orang dewasa.
"Sekarang kita naik ke dalam mobil dulu yah sayang,nanti bunda jelasin,di luar panas!" Almeera membuka pintu mobil nya untuk Kendra, dengan begitu Kendra pun menurut.
Kini mereka berdua sudah berada di dalam mobil,saat Almeera mulai Melajukan mobilnya, ternyata Kendra masih menunggu penjelasan Almeera tentang pertanyaan nya tadi.
"Kenapa bunda,ayo jelaskan!" Kendra menagih jawaban nya.
"Ken... Jodoh itu,sudah Tuhan tentukan sendiri,jadi,jika bunda dan om Dafi tidak menikah berarti kita tidak berjodoh,dan sebaliknya,jika om Dafi sekarang menikah dengan Tante Luna,artinya mereka berjodoh,Ken ingat kan jika kehendak Tuhan itu tidak ada yang mengetahui nya,semoga Ken mengerti yah nak!" ucap Almeera,ia mencoba untuk memberikan pengertian pada Kendra.
__ADS_1
Kendra terdiam mendengar penjelasan Almeera. "Tapi,bolehkan bunda,jika Ken berdoa supaya bunda dan om Dafi berjodoh,kan kata bunda doa kita bakal di kabulkan oleh tuhan?" ucap Ken tiba-tiba membuat Almeera tersentak.
"Loh,kok gitu,tapi sekarang jodoh om Dafi adalah Tante Luna sayang, mereka kan sudah menikah,jadi Kendra tidak boleh berkata seperti itu yah!" ucap Almeera.
"Hmm bunda ini gimana sih,katanya Kita tidak ada yang tau kehendak Tuhan itu seperti apa,jadi,kita tidak tau bukan kedepannya bakal seperti apa,mungkin bunda sama om Dafi bisa berjodoh di masa depan, bukan kah begitu bunda?" ucap Ken dengan cerdas.
Almeera membulatkan matanya mendengar perkataan Kendra,ia benar-benar di buat skak mat dengan perkataan putranya itu,karena ia kini terjebak oleh ucapan nya sendiri.
"Eemm lebih baik,kita pulang sekarang yah,kita harus cari momy,bunda agak khawatir karena tadi momy pergi begitu saja!" ucap Almeera,ia mengalihkan pembicaraan nya.
"Iyah bunda." jawab Kendra.
***
Sementara di tempat lain, terlihat Elmeera sedang menelungkupkan tubuhnya di atas tempat tidur, tampak ia langsung pulang tadi,kini air matanya terjatuh,ia menangis sejadi jadinya,namun ia sengaja membenamkan wajahnya,agar tangisnya tak terdengar oleh orang lain.
Pikiran nya kacau, hatinya hancur setelah mengetahui kebenaran yang baru saja ia ketahui,ia tak menyangka hidup nya akan seperti ini.
Yang ia sangat sesali adalah saat ia menjalin hubungan dengan ayah dari seorang pria yang sudah mengambil kehormatannya nya,bahkan ia sudah mempunyai anak dari pria tersebut,ia pun bingung harus bagaimana saat ini.
Di satu sisi,ia begitu mencintai Rey,tapi di sisi lain,ia juga tak bisa melanjutkan hubungannya ini, mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Saat ia sedang meratapi nasibnya, tiba-tiba ia mendengar suara pesan masuk dari ponsel nya, dengan begitu ia pun langsung menghapus air matanya, kemudian membuka pesan tersebut.
"Aku ingin bertemu dengan mu nanti malam,aku akan menjelaskan semuanya!" pesan chat dari Rey.
__ADS_1
Elmeera terdiam mendapatkan pesan singkat dari Rey, yang membuat ia heran adalah,apa yang akan Rey jelaskan, sementara ia yakin,jika Rey tak melihatnya di pesta pernikahan tadi,karena ia langsung buru buru pergi saat Rey belum melihat ke arah nya.
Namun ia tak mau ambil pusing dengan itu,karena sepertinya,ia pun ingin menjelaskan semuanya pada Rey,karena ia tak mau ada yang di tutup tutupi lagi,karena ia sudah sangat bingung harus bagaimana menyikapi hal ini.