Sebuah Rahasia Almeera

Sebuah Rahasia Almeera
50.Pulang


__ADS_3

"Semoga kalian bahagia." gumam Almeera, sambil melihat foto prewedding di dalam undangan tersebut.


"Bunda?" Kendra berjalan ke arah nya.


"Iyah sayang." Almeera sedikit terkejut melihat Kendra menghampiri nya.


"Baju Ken sudah selesai belum? bukannya kita akan bertemu dengan om baik besok,kita akan ke rumah nya kan,jadi kita harus pakai baju bagus." Kendra tampak bersemangat.


Almeera memang memberitahu pada Kendra,jika besok ia akan pergi untuk menemui Dafi,namun Almeera tidak berbicara jika ia akan datang ke hari pernikahan Dafi dan juga Luna.


"Sudah sayang,mau di coba sekarang?" tanya Almeera.


"Yeah,mau mau!" Kendra tampak bahagia.


"Sebentar yah,bunda ambil dulu!" Almeera berjalan untuk mengambil baju Kendra.


Beberapa hari lalu, Almeera sengaja membuat baju khusus untuk Kendra,ia ingin Kendra terlihat tampan di acara pernikahan Dafi dan Luna besok,namun tak hanya Kendra, Almeera pun membuat gaun cantik dengan warna yang senada dengan Kendra.


"Ini sayang,kamu mau coba sekarang?" tanya Almeera,ia memperlihatkan kemeja,jas,dan juga celana bahan yang sangat cantik, sepertinya Kendra akan Cocok menggunakan nya.


"Wah bagus banget bunda, sepertinya tidak perlu di coba,kalau buatan bunda mah pasti udah cocok di pake Ken." Kendra sangat suka melihat baju nya.


"Eemm,anak bunda ini sudah pintar merayu sekarang." Almeera mencolek hidung Kendra.


"Itu kenyataan bunda,bunda kan emang hebat." Kendra nyengir kuda, Almeera hanya geleng-geleng melihat tingkah putra nya itu.


Beberapa saat kemudian,entah kenapa Kendra ingin sekali pulang saat ini, padahal ini masih siang,karena biasanya Kendra dan juga Almeera akan pulang sore hari dari butik.


Mau tidak mau Almeera pun menuruti keinginan Kendra,karena ia tak mau jika putranya ini marah kepadanya.


Sebelum pulang, Almeera berpesan kepada Sofi untuk menjaga butik nya bersama dengan karyawan lain nya.


"Tumben bunda Al udah mau pulang jam segini,?" tanya Sofi.

__ADS_1


"Nggak tau,Ken tiba-tiba pengen pulang." jawab Almeera.


"Ya udah kalau gitu hati hati yah bunda Al,kita akan jaga butik dengan baik." ucap Sofi.


Tanpa pikir panjang, Almeera dan juga Kendra langsung pulang, Almeera mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.


Beberapa saat kemudian, mereka pun sampai di rumah, mereka langsung masuk ke dalam rumah nya,namun ketika mereka masuk, mereka dikagetkan dengan seseorang yang sedang duduk di ruang tamu.


"Momy!" Kendra langsung memeluk wanita tersebut.


Yah, wanita tersebut adalah Elmeera,ia baru saja sampai di rumah, Almeera sangat terkejut melihat Elmeera pulang,karena tak biasa nya dia pulang mendadak seperti ini, biasanya kalau ia akan pulang, pasti media masa maupun media sosial sudah di hebohkan dengan gosip nya.


("Ada apa ini,kenapa El pulang mendadak, padahal baru beberapa bulan lalu dia pulang,tapi walaupun aku penasaran dengan alasan dia pulang, setidaknya aku bisa senang karena dia mau pulang dan bertemu dengan Ken.") batin Almeera.


Namun pada saat Kendra memeluk Elmeera, seperti biasanya,ia hanya cuek,tak membalas pelukan itu, padahal Kendra ingin sekali di peluk oleh momy nya.


"Kapan kamu pulang?" tanya Almeera.


"Baru saja sampai,kamu bawa Ken masuk kamar,aku mau istirahat,capek!" ucap Elmeera,ia berdiri,tanpa memperdulikan Kendra yang sedang memperhatikan nya.


Kendra hanya terdiam,ia tak mengatakan apapun, walaupun dari raut wajahnya tampak sangat kecewa melihat tingkah ibu kandungnya.


Tanpa menjawab perkataan Almeera, Elmeera pun langsung duduk kembali dengan malas, walaupun begitu tapi Almeera cukup senang dia mau mendengarkan nya.


Melihat Elmeera yang sudah duduk kembali, Almeera pun langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya,ia tau kalau Kendra sepertinya sangat merindukan momy nya.


"Bunda,Ken mau ikut bunda!" tiba tiba Kendra berlari ke arah Almeera.


Almeera sangat terkejut melihat Kendra berlari ke arah nya. "Loh,kenapa sayang, bukannya kamu kangen sama momy,tuh lihat momy sudah duduk di sana,dia ingin main sama Ken." Almeera berjongkok agar posisi nya sejajar dengan Kendra.


"Kendra mau ke kamar aja, sepertinya momy juga mau beristirahat!" ucap Kendra, walaupun tampak kecewa.


"Hmmm ya sudah lah Al,Ken kan mau ikut kamu,lagian aku dan Rosa juga mau istirahat,ya udah yah,kita ke kamar dulu,ayo Ca?" ajak Elmeera.

__ADS_1


Rosa yang memperhatikan ketiganya Dari tadi hanya terdiam melihat kejadian di depan nya. "I-iyah." jawab nya gugup.


Tanpa menunggu jawaban Almeera, Elmeera pun langsung berjalan ke arah kamar nya bersama Rosa,Kendra dan juga Almeera hanya memperhatikan keduanya.


"Ayo bunda,Ken mau ganti baju!" ucap Kendra ia memegang tangan Almeera.


"I-iyah sayang." Almeera memegang erat tangan Kendra, Sebelum berjalan ia melihat ke arah pintu kamar Elmeera yang sudah tertutup kembali, setelah itu langsung mengantar Kendra ke kamar nya.


***


Sementara di tempat lain,Rey juga nampak nya baru saja sampai di rumah, terlihat Risti sangat senang menyambut kepulangan Rey.


"Akhirnya papa pulang juga,mama kira papa nggak jadi pulang,hmm tapi mama seneng banget sekarang." Risti memeluk Rey.


"Iyah mah,eemm Dafi di mana?" tanya Rey.


"Dia lagi di kamar nya,enggak tau tuh akhir akhir ini dia jarang sekali keluar kamar." ucap Risti.


"Maklum mah, seharusnya kan memang begitu,calon pengantin itu harus di pingit." ucap Rey.


"Iyah juga sih." ucap Risti.


"Ya udah kalau gitu papa istirahat dulu yah,biar nanti aja ketemu Dafi nya." ucap Rey.


"Ya udah,ayo mama anterin ke kamar!" Risti sepertinya tidak mau jauh dari suaminya itu,karena ia sangat rindu,sudah lama Rey tak pulang.


Saat di dalam kamar, nampak nya Risti sangat ingin mendapatkan sentuhan dari suamiku,karena wanita juga ingin merasakan nya setelah lama tidak di sentuh.


"Pah." Risti memberikan kode pada Rey.


"Papa capek banget mah." ucap Rey,ia malah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Risti tampak heran pada suaminya itu,karena tak biasa nya Rey menolak untuk di ajak nya bercinta, biasanya secapek apapun Rey,dia selalu meminta hal itu jika setelah berpergian jauh, apalagi kali ini Rey cukup lama di luar negeri.

__ADS_1


Tentu saja, semua itu ada hubungan nya dengan Elmeera,karena akhir akhir ini, setelah kejadian malam itu,Rey dan Elmeera sering sekali melakukan nya,mereka merasa candu satu sama lain.


__ADS_2