
Cerita ini hanya fiktif dan jangan di anggap bahwa cerita ini benar-benar ada, jika ada nama tokoh yang sama maka itu murni tidak kesengajaan.
Perempuan yang tergeletak tak sadarkan diri adalah Raina, salah satu murid kelas satu SMA ilmu seni dan bela diri
Menurut perkataan Pak Panca, Raina adalah murid kelas satu paling jenius. Abian tidak tau dia jenius dalam bidang apa.
Tapi, sepertinya itu pasti teknik seni nya, jika saja murid terkuat kelas satu saja bisa terpental seperti ini.
Maka makhluk tak kasat mata tingkat tinggi bener-bener ada disini.
Nika berusaha menyembuhkan Raina dengan teknik cahaya nya.
Raina masih tak sadarkan diri, kening nya mengeluarkan darah. Raina memiliki rambut hitam sebahu.
Abian berpikir harus melakukan apa di saat seperti ini.
Raina mulai mengerakkan kelopak matanya, dan mata dengan warna kornea hijau seperti jamrud menatap lirih.
"T-teman-teman? Tolong.... Selamakan Raya..... Dia dalam bahaya...." Raina berusaha untuk berbicara.
Abian merasakan keringat mengalir melalui pipinya, dia harus melakukan sesuatu, sebelum Pak Panca bisa menonaktifkan aura negatif yang sangat besar ini.
"Ni-Nika! Biarkan aku yang pergi menyelamatkan Raya. Jadi pinjamkan kekuatan mu."
Nika yang khawatir melihat keadaan Raina, dia pun melihat Abian. Dia pun tersenyum.
"Aku serahkan padamu...."
Nika dan Abian berjabat tangan lagi, rambut Abian kembali berwarna putih.
Orang yang baru melihat perubahan Abian untuk pertama kali seperti Salsa pasti sedikit terkejut.
Abian pun menghilang mengunakan teknik cahaya nya.
Salsa pun mulai memahami teknik seni apa yang Abian miliki.
***********
Seseorang perempuan muda yang mengunakan seragam sekolah SMA ilmu seni dan bela diri.
Dia sedang mencoba bertahan dari bola air yang menjebak dirinya, paru-paru milik nya sudah mulai meminta untuk di beri oksigen untuk menyebarkan darah ke seluruh tubuh nya.
Dan yang membuat nya takut adalah makhluk yang menjebak nya. Dia tidak pernah bermimpi bertemu dengan makhluk yang selalu dekat dengan hal mitos dari laut selatan ini.
Dia cantik, sangat cantik rambut hitam yang panjang, mahkota yang terbuat dari emas yang bertengger di atas kepala nya, baju hijau yang selalu menjadi ciri khas, bawahan yang memiliki motif batik. Bawahannya yang seperti Sebuah rok panjang.
Dan juga membawa sebuah tongkat trisula sebagai senjata nya, ratu dari segala hal mistis dan mitos di selatan laut Jawa.
Ratu laut Selatan.
"Hik....."
Sialan..... Mana mungkin aku mati sekarang.....
Kepala nya sudah tidak bisa melihat dengan jernih.
Tiba tiba seorang laki laki yang mengunakan seragam yang sama dengan nya, tiba tiba muncul sangat cepat, dia memegang sebuah pedang berwarna kuning.
Dia berpikir bahwa pedang itu mirip seperti milik teman nya.
Pedang cahayanya berhasil di tahan oleh trisulanya.
*********
Oy oy! Apakah ini nyata!?
Abian melihat orang yang terjebak di dalam bola air, dia sepertinya sudah tidak sadarkan diri dan membuat Abian harus segera menolong nya.
"Anak muda.... Kau berani juga menyerang ku." Kata pengusaha Laut selatan itu.
Dia berkata dengan wajah tanpa ekspresi, Abian sudah tau dari bermacam macam informasi, mau itu dongeng mistis, atau pun yang tersebar di internet.
__ADS_1
Bahwa Ratu laut selatan itu memiliki kecantikan seperti seorang dewi, yang bisa membuat pria dewasa akan langsung jatuh cinta melihat kecantikan nya.
Dan sekarang Abian melihat nya dengan mata kepalanya sendiri kecantikan nya.
"Aku merasa sangat senang, di puji olah penguasa Laut selatan."
Ratu Laut selatan itu menguatkan tangan yang memegang trisulanya dan membuat pedang cahaya Abian patah.
"!?"
Sebelum trisula itu mengenai tubuh nya. Abian pun menghilang dan dia muncul lagi di udara, karena ada tarikan gravitasi bumi maka sebelum dia jatuh ke tanah dia harus segera memikirkan cara untuk membebaskan perempuan yang bernama Raya itu.
Raya terjebak oleh bola air yang keluar dari tangan Ratu laut selatan yang tidak memegang trisula.
Jika ingin menyelamatkan nyawa Raya. Maka Abian harus menyerang tangan nya.
Abian memperbaiki pedang cahaya nya yang patah, dan memunculkan pedang cahaya lagi dan membuat ke dua tangannya memegang pedang cahaya.
Abian melemparkan satu pedang cahaya nya ke arah bola air. Setelah pedang yang di lemparkan nya hampir mengenai bola air itu.
Abian memutuskan untuk meledakan pedang cahaya nya.
"Meledak!"
Abian berpikir seperti itu adalah karena serangannya tidak yakin bisa melukai tangan ratu Laut selatan itu.
Dia pun memutuskan untuk meledakan bola airnya, walaupun dia sempat berpikir bahwa serangannya akan sia-sia.
Tapi, serang Abian berhasil melepaskan Raya dari perangkap bola air.
Abian muncul di belakang Raya dan menghilangkan agar sedikit lebih jauh dari Ratu laut selatan.
Abian Melihat Raya yang tidak sadarkan diri, Raya berusaha untuk bernafas. Baju Raya begitu basah kuyup.
Pakaian Raya begitu berbeda dengan teman teman nya, dia mengunakan bawahan celana panjang hitam sama seperti Abian.
Dan sedangkan semua teman nya mengunakan rok mini, dia memiliki rambut pendek sebahu dan menggunakan pita merah di belakang kepalanya.
"Kamu? Orang yang datang menggunakan teknik cahaya itu?"
Abian membantu dia duduk.
"Ya, aku meminjam kekuatan Nika. Teknik seni ku adalah copy, rambut ku berubah menjadi putih saat kekuatan ku aktif dan cara mengaktifkan nya adalah berjabat tangan dengan penguna teknik seni lain."
Raya melihat rambut putih Abian.
"Begitu ya. Aku mengerti, aku kira aku sudah berhalusinasi bahwa Nika memiliki wujud laki laki. Teknik seni bagus, tapi kurang cocok dengan ku, teknik seni ku hanya telepati."
"Telepati? Menurut ku cukup luar biasa, kau bisa mendeteksi apa apun kan mengunakan teknik mu itu?"
Raya tersenyum sambil menutup matanya.
"Itu bener walaupun cukup terbatas penggunan nya. Aku juga bisa berbicara hanya memalui pikiran. Ya walaupun harus dalam radius 200 meter, dan menggunakan smartphone di jaman sekarang lebih bagus dari teknik seni ku."
Kekuatan Raya adalah telepati, dia bisa menggunakan kekuatannya untuk mendeteksi,berbicara hanya melalui pikiran dan itu sangat efektif saat merangcang strategi.
Kekuatannya cukup membantu, tapi ada beberapa hal yang membuat kekuatan ini menjadi terbatas, seperti saat melakukan berbicara mengunakan telepati harus di gunakan kepada orang yang sudah Raya kenal dan juga teknik ini cuma bisa di gunakan untuk jarak 200 meter.
"Apakah kalian sudah berbicara nya?" Tanya Ratu laut selatan.
Ratu Laut selatan itu mengacungkan trisulanya ke arah mereka berdua, dan partikel partikel air di udara mengumpul di ujung trisula itu.
Lama kelamaan partikel itu menjadi bola air yang terus membesar, bola air itu membentuk menjadi seperti bor air yang menyerang ke arah Abian dan Raya.
Di saat seperti ini, rambut Abian menghitam lagi. Dan membuat Abian panik karena tidak bisa menggunakan kekuatan milik Nika.
Tapi, di saat-saat terakhir. Sebuah tembok yang terbuat dari sebuah es melindungi mereka berdua.
"Untung saja. Aku bisa tepat waktu, dasar Abian."
Orang yang muncul adalah perempuan yang memiliki rambut pendek sedada, dan membawa syal biru muda di lehernya.
__ADS_1
Dia mengatakan kata-kata itu sambil mengeluarkan uap dingin dari mulut nya.
Dia adalah teman sekelas mereka, Salsa Chandra.
"Terima kasih, Salsa kami tertolong..." Kata Abian bisa bernafas lega.
"Aku tidak percaya, yang muncul di sini adalah sang pengusaha Laut selatan." Ujar Salsa yang tersenyum pahit melihat sosok yang harus mereka lawan.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Panca sedang melayang di udara. Dia melihat pemukiman warga yang ada di sekitar laut selatan ini, mengeluarkan aura negatif.
Aura negatif ini hampir ada di setiap rumah warga, dan itu lah penyebab kenapa makhluk tak kasat mata tingkat tinggi muncul di sini.
Panca bisa menonaktifkan satu satu aura negatif ini, tetapi. Itu hanya akan memakan banyak waktu dan tenaga.
Dia pun memutuskan untuk menonaktifkan semuanya sekaligus mengunakan teknik penetral aura negatif tingkat lanjutnya.
Teknik penetral ini adalah tingkat upgrade dari teknik penetral yang biasa di pake oleh para pengguna teknik seni pada umumnya.
Tapi, teknik penetral tingkat lanjut ini. Hanya bisa di gunakan oleh pengguna teknik seni yang cukup kuat dan Panca sadar akan kekuatan yang dia miliki.
Panca merentangkan kedua tangannya, dan menarik nafas dalam-dalam sebelum dia menarik semua aura negatif yang ada di sekitarnya.
Aura negatif ini cukup banyak dan Panca berpikir ada sesuatu di balik masalah ini. Panca sampai berpikiran jelek bahwa ada penguna teknik seni yang berkhianat di antara mereka.
Panca menarik nafas lagi dan menarik aura negatif yang sangat banyak itu mengunakan kedua tangannya.
Membutuhkan tenaga dan kesabaran untuk menonaktifkan aura ini.
Panca mengeretakan gigi nya saat dia menarik aura ini. Dan aura itu berhasil di tarik Panca dan aura itu menghilang.
"Haaaa....Haaaaa..."
Panca berusaha untuk menarik nafas secara perlahan, Panca merasakan bahwa keringat nya membahasi seluruh tubuhnya.
Saat ini, dia sangat begitu kelelahan. Penglihatan dia juga menjadi sedikit buram. Dia harus segera turun.
Akan sangat berbahaya bagi dia jika jatuh di ketinggian seperti ini.
"Heee..... Pengguna teknik seni terkuat memang luar biasa."
Panca merasakan hawa membunuh dari belakang nya.
Dia melihat ada seorang laki-laki yang melayang di belakangnya.
*Clebb
Orang misterius itu menusuk dada Panca dengan pedang nya, karena Panca sedang kelelahan maka respon dia untuk menghindari serangan itu jadi lambat dan dia bisa tertusuk dengan mudah.
Panca merasakan bahwa dia akan muntah darah dan darah keluar dari mulutnya. Kesadaran Panca mulai menghilang.
Sialan aku lengah! Siapa dia? Makhluk tak kasat mata? Tidak, itu adalah teknik seni?! Dia seorang pengguna teknik seni.
Dia pun mencabut pedangnya dari tubuh Panca dan Panca pun mulai tidak sadarkan diri dan mulai jatuh dari udara.
Geblukkkkk
Tubuh Panca ambruk di tanah di samping para muridnya yang sedang merawat Raina.
"Pak Panca?!"
Bersambung....
Ikuti penulis di Instagram juga
@taufik_hikigaya
Maaf jika ada kata-kata yang gak enak di baca dan typo di mana-mana aku ucapkan minta maaf dan terima kasih :)
Jika suka cerita ini, kalian bisa like, komen dan favoritkan novel ini untuk mendapatkan info update.
__ADS_1