
Cerita ini hanya fiktif dan jangan di anggap bahwa cerita ini benar-benar ada, jika ada nama tokoh yang sama maka itu murni tidak kesengajaan.
Di ruang pribadi Rava.
Nika,Lia,Raya,Salsa, dan Raina sedang berkumpul di sana. Mereka masih terlihat masih berduka atas kematian Sonia.
Sedangkan Abian dan Leonarda masih belum keluar dari kamar mereka, untung saja Nika bisa sedikit membujuk Abian untuk keluar kamarnya.
Ya, walaupun dia masih meminta untuk beristirahat saja di kamar karena tubuhnya masih belum sehat.
Tapi, dia sudah terlihat segera keluar kamar. Sedangkan Leonarda masih belum ada yang bisa membujuk nya untuk keluar kamar.
Bahkan Salsa sekalipun, tidak bisa membujuk nya.
Dia pernah tidak berbicara dan menjawab pertanyaan dari mereka, hal tersebut membuat Salsa murung karena khawatir kepada kakak laki-lakinya.
Walaupun keadaan mereka masih berduka dan masih sedikit trauma karena ada korban dalam pertarungan yang belum pasti di mulai karena apa.
Mereka berlima sudah siap jika harus menjalankan misi lagi.
Smartphone Rava menyala, Rava melihat smartphone nya dan ternyata ada pesan dari Pak Bobi.
Isi pesan cukup membuat Rava terkejut dan tak percaya bahwa hal ini akan datang begitu cepat.
Pak Bobi mengabari bahwa dia sedang berada di bandara Soekarno-Hatta, untuk menjemput murid pindahan kelas 2 dari Jerman.
Dia adalah Laura Kiehl, Rava tersenyum karena pernah mendengar dari Leonarda bahwa dia punya kekuatan supranatural yang cukup besar.
Mungkin, dia akan sangat berguna untuk meringankan beban yang di tinggal absen oleh Leonarda dan Abian.
__ADS_1
"Kalian semua! Dengarkan ini...."
Mereka berlima yang ada di ruang pribadi Rava melihat ke arah Rava.
"..... Murid pindahan dari Jerman itu sudah datang ke Indonesia."
Mereka berlima memasang wajah serius, Nika mulai bertanya.
"Dia datang begitu cepat dari perkiraan ku, apakah para petinggi yang menyuruh dia untuk segera datang?"
Rava melihat mereka dengan tatapan serius.
"Aku tidak tau itu...."
\=\=\=\=•••\=\=\=\=
Seorang perempuan muda dengan tinggi badan yang cukup tinggi untuk rata rata perempuan di Indonesia yaitu 174 cm.
Dia punya rambut sebahu dengan warna pirang ke coklatan, punya kulit khas benua Eropa yang putih, tapi dia punya kulit yang lembut seperti orang-orang pribumi.
Mungkin itu karena genetik nya, yang berasal dari keluarga Ibunya.
"as me thought, the air here is quite hot...."
(Seperti yang aku kira, udara di sini cukup panas...)
".....Ups, aku harus mulai terbiasa dengan Bahasa Indonesia di sini..."
Kata nya sambil menarik koper hitam nya.
__ADS_1
Dia melihat dari balik kacamata hitamnya yang dia kenakan, dia melihat ada seorang yang menggunakan jas dan membawa mobil Mercedes Benz hitam.
Laura mendekati nya, dan dia pun menunduk hormat kepadanya.
"Selamat datang di Indonesia." Kata nya.
"Terima kasih atas sambutannya."
Sebelum berbicara lagi, dia mengangkat wajahnya.
"Kalau begitu, anda ingin pergi kemana dulu? Ke kediaman keluarga petinggi? Atau ke sekolah dulu?"
Laura melepaskan kacamata hitam nya.
"Aku ingin pergi ke Sekolah dulu, sepertinya masalah ini akan menjadi cukup berat,ya?" kata Laura dengan tatapan cukup serius.
"......"
Pak Bobi tidak menjawabnya dan dia segera membawa koper hitam nya ke bagasi, dan mereka berdua memasuki mobil dan siap pergi menuju ke sekolah ilmu seni dan bela diri.
Bersambung....
Ikuti penulis di Instagram juga
@taufik_hikigaya
Maaf jika ada kata-kata yang gak enak di baca dan typo di mana-mana aku ucapkan minta maaf dan terima kasih :)
Jika suka cerita ini, kalian bisa like, komen dan favoritkan novel ini untuk mendapatkan info update.
__ADS_1