
Cerita ini hanya fiktif dan jangan di anggap bahwa cerita ini benar-benar ada, jika ada nama tokoh yang sama maka itu murni tidak kesengajaan.
Abian masih terdiam melihat hal yang mengerikan ini.
Nika melangkah masuk kewilayahan sekolah.
Abian pun mengikutinya dari belakang.
"Lia! Lia! Kamu ada sini kan?"
"Kenapa kau kesini, Nika!"
Suara perempuan datang dari atap sekolah.
"Syukurlah, kau baik-baik saja...."
Abian melihat seseorang perempuan, dia memiliki rambut hitam pendek dan mengenakan kemeja putih dan rok mini hitam dan mengikat jas hitam nya di pinggang nya.
"Hah!? Aku gak mati gara gara makhluk seperti ini...."
"Bukan begitu, Kata Pak Panca makhluk ini punya tingkat 3 itu terlalu berbahaya untuk di lawan sendiri."
"Jangan meremehkan ku, Nika.... Dan siapa laki-laki yang kau bawa? Pacar mu?"
"Awas!!"
Abian berteriak karena melihat kaki laba laba yang panjang itu siap menyerang Lia.
Lia berhasil menghindari serangan kaki laba laba raksasa itu. Dia menghindarinya dengan jungkir balik ke belakang beberapa kali.
Membuat Abian bisa melihat paha putih Lia yang ada di balik rok mininya dan membuat wajahnya merona dan memalingkan wajahnya.
"Bukan waktu nya untuk melihat itu, bodoh!" Nika marah melihat tingkah Abian.
Abian melihat Lia meloncat ke atas kepala laba laba besar itu.
Lia meloncat begitu tinggi, dia punya kekuatan fisik yang di luar nalar.
"Jangan merusak sekolah, dasar binatang biadab!"
BAAM!!!
Lia memukul kepala laba laba itu, pukulan itu mengeluarkan suara yang keras tapi, tidak ada efek apapun yang terjadi kepada Laba laba besar ini.
"Padahal pukulannya begitu keras, T-tapi tidak ada yang terjadi pada laba laba itu."
"Tidak pukulan itu akan berefek sebentar lagi...." Jawab Nika sambil tersenyum.
Walaupun Nika punya teman yang keras kepala seperti Lia, tapi dia masih mempercayai teman rekan nya.
"Pukulan.... 10 kali lipat!!!!"
Setelah Lia berteriak itu, kepala Laba laba itu seperti di pukul sepuluh kali dan setiap serangannya terus meningkat.
"Hwaakk!!!!" Laba laba itu mengeluarkan suara.
BOOMM!!!
__ADS_1
Tubuh laba laba itu ambruk ke tanah dan membuat getaran yang cukup besar, kepulan debu mulai muncul dari tanah.
"L-luar biasa..."
"Lia adalah murid kelas 1 yang memiliki fisik terkuat, teknik seni yang di miliki adalah meningkatkan puluhan kali lipat serangan nya."
"Oke, dia sudah ambruk..... Sekarang tinggal non aktifkan aura negatif nya...."
Setelah kaki nya menyentuh tanah dia langsung melesat menuju salah satu kelas.
"Hwakkk....."
Laba laba itu mengeluarkan jaring laba laba-laba nya ke arah Lia.
Nika yang ada di samping Abian menghilang dan muncul di dekat Lia dan menghilang lagi, dan muncul lagi di samping Abian sambil membawa Lia.
Serangan jaring laba-laba itu, tidak mengenai apa-apa.
"Kenapa kau menyelamatkan ku? Padahal aku tidak akan mati dengan serangan seperti itu?"
"Bukan begitu, aku tak ingin kau terluka dan aku tau serangan itu tidak akan membunuhmu..."
"Tadi kau bilang harus menonaktifkan aura negatif nya kan? Berarti ada orang yang ada di dalam kelas kan?" Tanya Abian.
Lia mendecakan lidah nya, dia pun membalik dan melihat Abian, itu adalah tatapan yang mengerikan yang bisa membuat lutut mu lemas.
"Itu benar..... Dan kau? Siapa kau? Aku gak mengenalmu."
Lia berkata seperti itu sambil menunjuk wajah Abian, tentu saja dia menunjuk nya agak ke atas karena tubuh Lia cukup pendek untuk perempuan seumuran nya.
Tapi, walaupun tubuh nya pendek kekuatan fisiknya terlalu bisa bagi Abian.
"Itu bener...."
"Nika apakah kau mau? Melakukan nya lagi?"
Abian mengajak berjabat tangan lagi.
"Melakukan apa? Maksud mu?" Ujar Lia.
"Baiklah...." Jawab Nika tersenyum.
Lia hanya bisa diam karena gak paham maksud perkataan mereka berdua.
Abian dan Nika berjabat tangan lagi, rambut Abian berubah menjadi putih lagi.
Lia terkejut melihat perubahan Abian.
Abian pun menghilang menggunakan teknik seni cahaya milik Nika yang telah dia copy.
Abian muncul di dalam kelas itu, kelas itu sangat gelap, karena sudah sore jadi penglihatan di dalam kelas menjadi agak gelap.
"Apakah ada orang di sini?"
Abian mendengar suara dari balik meja guru.
Dia pun berjalan mendekati meja itu, dan sosok anak kecil yang bersembunyi di sana, anak itu mengenakan seragam sekolah dasar.
__ADS_1
Kira kira umurnya sekitar 9 tahun, tubuh bergetar melihat Abian yang berambut putih, wajah nya begitu pucat.
Anak itu mengeluarkan aura berwarna gelap, dan mungkin aura ini yang di sebut aura negatif. Abian harus menonaktifkan nya, tapi dia tidak tau cara menonaktifkan nya harus melakukan apa.
"H-hey! Cara menonaktifkan aura ini seperti gimana?"
Nika dan Lia mendengar teriak Abian yang ada di dalam kelas.
"Hah!? Dia tidak tau cara menonaktifkan aura negatif?" Ujar Lia sambil berusaha menghindari serangan jaringan laba-laba.
Laba laba yang sudah di jatuhkan, Lia.
Berusaha untuk bangkit lagi dan terus menyerang Nika & Lia dengan jaring nya.
"Pertama kamu genggam aura hitam itu! Kedua tarik sekuat tenaga!" Jawab Nika.
"Aku mengerti!"
Abian berusaha melakukan apa yang di katakan Nika.
Dia mencoba untuk mengengam aura negatif itu, dia merasa seperti mengengam sebuah kain.
Dan dia pun berusaha untuk menariknya. Tetapi menarik aura negatif itu tidak mudah yang di pikirkan Abian.
"Uaaaaaaaa!!!"
Abian menarik aura negatif itu, seperti sedang lomba tarik tambang.
Aura itu pun lenyap dari anak kecil itu, mata anak itu pun mengeluarkan air mata dan menangis.
Sedangkan saat ini, Nika dan Lia sedang berusaha untuk menyerang laba laba itu.
Di saat Lia sedang melompat untuk menyerang laba laba besar itu sekali lagi.
Tiba-tiba kaki laba-laba itu hampir mengenai wajahnya, Lia tidak bisa menghindari serangan cepat itu. Tapi, sebelum mengenai wajah nya.
Kaki laba-laba dan tubuhnya menghilang karena Abian.
Abian bisa nafas lega sambil menjatuhkan tubuhnya dan duduk setelah menyelesaikan misi pertamanya.
Rambut Abian pun menghitam lagi.
"T-terima Kasih.... Kak...." Kata anak itu.
Abian melihat anak itu yang berterima kasih kepada nya.
Sebelum Abian menjawab nya, Abian pun tersenyum.
"Aku senang, kau baik-baik saja..."
Bersambung....
Ikuti penulis di Instagram juga
@taufik_hikigaya
Maaf jika ada kata-kata yang gak enak di baca dan typo di mana-mana aku ucapkan minta maaf dan terima kasih :)
__ADS_1
Jika suka cerita ini, bisa like, komen dan favoritkan novel ini untuk mendapatkan info update.