SERENDIPITY

SERENDIPITY
36. Seluruh orang tau Freya istriku


__ADS_3

"Dada dulu sama ibu ayah "


"Dadaaaa " Cia menuruti permintaan Frenda untuk melambaikan tangan pada kedua orang tuanya.


Mobil Sean pergi meninggalkan perkarangan mewah kediaman orang tuanya.


"Kenapa kita ga bawa Cia sih mas ? "


"Kamu lupa hari ini, hari apa ? "


"Memangnya hari ini, hari apa ? "


"Ini hari pernikahan kita. Aku mau ngerayain dengan pergi berdua aja. "


"Ohh maaf maaf aku lupa "


"Malam ini hanya ada kita berdua tanpa anak kita atau siapapun " Sean meraih tangan Freya dan mencium nya.


"Selamat datang istriku " kata Sean membukakan pintu. Pelayan di sana menunduk pada Tuan dan Nyonya.


"Ini kok sepi mas, ga laku apa ga enak " Sean terkekeh.


"Aku menyewa restoran daging ini seharian penuh. Aku meminta mereka memberikan makanan terbaik untuk kita "


"Ya ampun mas, aku terharu. Pasti. mahal. kan nyewa nya "


"Enggak kok. Lagian ini punya temanku dia senang sekali bisa jadi bagian terbaik perayaan acara kita " Freya mengangguk.


"Kamu romantisnya kayak di drama yang aku tonton. Entah doa apa yang aku panjatkan bisa dapat suami kayak kamu. Terima kasih yaa "


Sean mencium punggung tangan Freya.


"Sama-sama, Terima kasih juga "


"Aku ga tau kamu makasih karena apa. Tapi iya sama-sama "


Makanan di bawa oleh kereta dorong sekitar empat orang koki datang.


Freya tidak cukup mengerti mungkin pria di hadapan nya adalah kepala koki, ia berada di posisi depan sambil menjelaskan sedikit mengenai makanan yang di sajikan.


"Loh, istrimu bukan Ocha, Yan ? "


Sean melirik ke arah Freya lalu kepada kepala koki yang Freya baru tau itu temannya. Mungkin inilah teman yang dimaksud Sean.


"Steven perkenalkan ini istriku Freya Anastasia. Kami menikah satu tahun yang lalu. Aku dan Ocha sudah bercerai "


"Steven "


"Freya "Belum sempat tangan keduanya bertaut Sean langsung memutus nya.


" Berkenalan tanpa menyentuh bisakan. "Steven berkerut.


Steven memaklumi sifat posesif Sean. Namun sifat posesif ini dua kali lipat setelah bercerai dari istri pertama.


" Istrimu terlihat muda, kurasa usianya belum 20 tahun "


"Iya, dia berada di akhir 18 tahun "


"Oh muda sekali ya "


"Aku teman nya Sean. Teman kuliah nya dulu. Kami beda fakultas tapi satu apartemen. Dulu aku tidak punya tempat karena ada masalah keuangan jadi dia memberi tumpangan "


"Oh begitu. "


"Umm Freya dan Sean. Aku ucapkan selamat ulang tahun pernikahan kalian. Semoga langgeng spai tua dan cepat dikasih momongan. "


"Kami sudah punya anak satu. Dan insyallah secepatnya dua "


Steven menepuk pundak Sean. "Kau hutang cerita padaku "


"Akan ku jelaskan nanti "Steven dan koki junior lainnya pamit undur diri.


" Gimana makanannya enak ? "


"Enak, enak banget. Lebih enak daripada makanan ku "


"Jangan terlalu banyak makan yang asam. Aku perhatikan kamu sering makan yang asam nya tinggi banget. Nanti asam lambung loh "


"Hehehe lagi kepengen mas. "


"Nanyi kita ke mall ya mas "


"Ngapain ? "


"Mau jalan-jalan. Aku pengen jalan-jalan sama suami aku sekalian aku mau pamer sekarang jalannya ga sendirian lagi "


Sean tersenyum sumringah.

__ADS_1


"Bagaimana bisa aku menolak keinginan istriku ? "Freya menautkan tangan pada Sean.


"Aku ingin main game. "


"Ya ampun dia bersemangat sekali " kata Sean melihat Freya berjalan lebih dulu sambil bersenandung.


"Aku haus, bisa belikan aku minum ? " Freya mengangguk.


"Antrian kamu tunggu disana saja " usul Freya.


Freya masih berada di antrian ketiga di belakang nya ada dua orang perempuan ikut mengantri.


PLAK


"Dasar ****** sialan " Freya jatuh tersungkur ketika seseorang perempuan entah datang darimana menamparnya.


"O.. Ocha "


"Berani banget kamu ngerebut suami saya. Sudah puas jalan sama suami saya hah ! "


"Apa kamu sudah gila ****** ?! "


Tangan Freya tiba-tiba saja bergerak menutup kedua telinganya sembari melihat gelagat orang-orang yang melihatnya ada yang berbisik dan ada juga yang merekam nya.


Sean melihat perempuan ramai mengelilingi outlet minuman.


"Ada apa ya ? " Tanya Sean.


"Itu ada pelakor sama istri sah lagi kelahi. Kayaknya sih pelakor kena gangguan mental "


"Dihh anak muda zaman sekarang mau aja jadi pelakor "


Sean yang mendengar pembicaraan ibu-ibu di hadapan nya ikut menghampiri kerumbunan.


"Gimmick! "


"Sok.. sok depresi "


"Keknya dia ga gimmick, liat deh matanya saja ketakutan "


Sean mengenali suara yang paling keras itu.


"Sialan " desis nya.


Sean membuka kerumunan. "Freya " Freya dan Ocha mendongak. Sean langsung memeluk Freya yang menangis di pelukan nya.


"Di tampar pak sama mbak itu "


"S.. s.. s.. s.. Sean " kata Ocha yang pucat.


"Apa yang kamu lakukan pada istri saya ?"


Penjaga yang entah darimana berlari dan langsung melindungi Freya juga Sean.


"Jadi kamu sekarang bela dia daripada aku gitu. Aku habis melahirkan capek ngurus rumah dan kamu malah asyik-asyikan sama selingkuhan kamu yang body lebih bagus dan lebih cantik dari aku "


Aku sudah tidak bisa mundur lagi.


"Ibu-ibu dengar, Perempuan yang saya tampar tadi ada pelakor. Dia sudah merebut suami saya. Dia tidur sama suami saya sampai punya anak. Dia menggoda suami saya supaya mau meninggalkan saya. Dan sekarang saya di ceraikan oleh suami saya, putri kami bahkan di tinggalkan begitu tanpa tanggung jawab dan tanpa biaya. "


"Hati-hati ya bu, suami nya harus di jaga. Perempuan ini masih cantik dan muda tapi suka jadi perebut suami orang lain! "


"Itu bukannya Pak Sean. Yang punya perusahaan penerbangan itu ya "


"Ehh dia kan masuk majalah orang terkaya di dunia "


"Itu desainer terkenal bu Ocha kan. Kok kumel gitu yaa "


Sean mengangkat tubuh Freya menjauh dari kerumunan dikawal oleh penjaga yang berpakaian baju hitam-hitam lengkap dengan alat pelindung serta senjata.


"Sean jangan tinggalin aku, kamu kok lebih milih dia Hiks.. hiks.. hiks.. hiks.. hiks.. hiks Sean !!! "Ocha menangis.


Perempuan dan laki-laki disana mberi Ocha minum dan menguatkan nya serta memberi dukungan.


Ia sudah menyiapkan skenario ini matang-matang. Ocha mengikuti Sean dan Freya sedari tadi. Ia ingin mendapat simpati dan dukungan.


Ia yakin Videonya akan tersebar dan akan membuat Sean dan Freya hancur. Reputasi Sean sebagai presdir akan hancur begitu dengan keluarganya dan Freya.. ahhh Ocha tidak peduli yang jelas mungkin dia akan lebih kacau atau masuk rumah sakit jiwa.


Papa, Mama, Nenek dan Darlen tengah di ruang tamu menonton televisi bersama.


Darlen memberi ponsel sembari mencicipi coklat hangat.


Coklat hangat langsung tersembur hingga keluarga nya yang tadi fokus nonton kini teralih ke dirinya begitu dengan sih kecil Cia yang berada di pangkuan papa Sean alias nya kakeknya.


"Ada apa Darlen ? "


"Masalah besar "

__ADS_1


Darlen menunjukkan video Sean, Ocha dan Freya di mall milik nenek.


"Apa yang dilakukan perempuan ga tau malu itu ! " ujar nenek.


Brak


Baru saja di ceritakan pemain yang berada di dalam video yang viral itu masuk ke dalam rumah.


Freya dalam kondisi yang kurang baik. Tangan disatukan oleh sean, tangan dingin dan terus gemetar. Ia berucap tak jelas sembari menangis.


"Freya ada apa ? "Anggota keluar menghampiri keduanya.


" Freya, apa yang terjadi ? "Tanya mama.


" Sean, kenapa Freya jadi seperti ini ? "tanya papa.


" Aku bawa Freya ke atas nanti aku jelaskan. "Sean mengangkat bridal style Freya naik pergi ke kamarnya.


Sepatu heels, tas dan hingga Sean menganti pakaian Freya.


Sean masih melihat Freya terisak.


" A.. aku takut hiks.. hiks hiks "


Sean mencium kening Freya. "Semua orang mengataiku, semua orang benci padaku. Karena aku pelakor, aku perebut suami orang, "


"Mereka tidak tau kebenarannya. Sudah jangan di pikirkan. Kau harus istirahat "


"Tolong peluk dengan erat "


"Iyaa sayang "


Freya tidur di dalam dekapan Sean tak lama setelahnya.


"Perutnya kok agak keras, nimbul juga. Apa dia sakit ? "


Sean menceritakan kejadian kepada keluarga nya di ruang tamu.


"Aku kasihan pada istriku itu. Dia masih proses penyembuhan kejiwaan. Dia berendam Air hangat, olahraga, memasak, melayani ku hingga searching di internet mengatasi trauma "


"Aku berharap usaha tidak sia-sia. "


"Sebagian kecil yang mendukung Freya. Kebanyakan dari mereka menyayangkan cantik tapi simpanan pria "


"Kita pikirkan besok. Malam ini mungkin julidtan yang kita dengar besok mungkin akan lebih parah "


"Apa maksudmu ? "


"Ocha mungkin bergerak lebih dari apa yang ku duga "


Keesokan harinya,


"Kamu beneran gapapa ? "tanya Sean.


Freya memasang kancing kemeja pria itu lalu memakaikan nya dasi.


" Ini sudah tujuh kali kamu nanya. Bosen loh akunya. "


"Yaa kasih tau dulu alasan nya "


"Aku punya kamu sama Cia, tak ada yang bisa orang lain lakukan saat aku bersama mu. Boleh saja mereka berpikir aku selingkuhan mu, menjual tubuhku padamu. Tapi nyatanya tidakkan. "


"Aku berusaha melangkah lebih baik. Usahaku akan sia-sia kalau menanggapi mereka "


"Hebatnya istriku, jadi makin sayang deh "


"Oh ya, tadi malam aku pengen kasih ini ke kamu "


"Apa itu ? "


Wajah Freya memerah. Ia meletakkan di kedua paha Sean hadiah itu dengan malu ia pamit pergi.


"Pokok di buka pas aku ga ada aku malu "


Sean terkekeh melihat istrinya yang manis itu.


Sean membuka kotak itu yang isinya adalah action figure dirinya.


Ada suratnya disana Sean mulai membacanya.


Jangan tanya harganya. Aku punya uang dari tabunganku dulu. Saat pertama kali aku ke rumahmu dan ke kamarmu aku melihat banyak action figure, ku harap kau suka pemberianku.


Selamat ulang tahun ayah Cia. Aneh yaa, ngasih kado di saat sudah Sepuluh bulan berlalu. Ada juga ga ya orang kayak aku. Terima kasih sudah mencintai ibunya Cia yang punya banyak kekurangan, aku beruntung banget punya suami kayak kamu yang mau jaga anakku dan istrinya, yang mau masak, nyapu, bersih-bersih, cuci piring, jemur pakaian, bantu aku masak meski itu bukan kewajiban mu.


Aku suka saat kamu memelukku, menciumku.. dan bilang kamu sayang aku. Ahh aku malu.. aku malu.. aku malu. Tapi itulah yang aku suka. Aku suka sentuhan mu, perhatian mu dan senyuman yang kamu berikan untukku. Kamu juga berusaha kasih yang terbaik yang kamu bisa bawa aku jalan-jalan, makan yang enak, dan menjaga agar aku tidur yang cukup. Menurutku itu lebih daripada cukup.


Action figure ini tuh dirimu. Hal yang kulihat darimu pertama kali adalah seperti itu dirimu. Kamu pakai topi putih, baju putih dan celana jeans sambil tersenyum mengusap perutku berharap kerja keras mu membuahkan hasil. Aku pikir itulah momen kamu sangat tampan saat aku belum mengetahui kebejatan mu. Tapi ya sudahlah.. yang terjadi biar terjadilah.

__ADS_1


Aku ga tau mau kasih apa. Baju punya, tas punya, jam punya, parfum juga, sepatu juga, dompet juga merek terkenal,limited edition pula kan malu kalau belikan hadiah yang harganya 300 ribuan. Tadinya mau kasih bibit cabai atau tanaman hias tapi kamu lebih suka figura kita atau video panas kita. Semoga suka yaa. Hihihi I love you my patner.. my husband. My love. Aku cinta kamu Sean, aku janji akan jadi istri yang terbaik untukmu supaya kamu ga cari yang lain.


__ADS_2