Shadow Queen

Shadow Queen
15. Ancaman


__ADS_3

tak tak tak


evan mengetuk jari jari nya ke meja , matanya menatap kearah Zoya yang memalingkan wajahnya dari tatapan Evan .keduanya sekarang berada di sebuah kafe setelah selesai dari bank .


"jadi lo berpikir buat cari tempat tinggal baru buat keluarga lo ?"


" bukan gak mungkin sih , tapi Zoya kalo Lo gak menjauh dari keluarga Lo ! keluarga Lo bakalan jadi ancaman buat Lo "


" yah , gw tahu kenapa Lo sampai masuk ke dunia gelap , tapi kalo Lo gak memutuskan hubungan Lo dengan mereka sekarang Lo tahu kan akibatnya ?"


" ck ! ngoceh terus , kenapa mulut nya gak bisa di rem sih ?! " batin Zoya mendengar semua ucapan yang keluar dari mulut Evan . bagi nya Evan dan Gibran sama saja .


" tahu , jadi gimana ? mau bantu gak ? "


" kau sungguh tidak tahu sopan santun Zoya ,


atau harus ku panggil 005 "


" berhenti mengatakan omong kosong "


"yah ,itu bukanlah omong kosong , "


"Lo pikir gw gak bisa bunuh Lo ? , terus gak usah pake bahasa ke gitu , jijik tahu "


"wow , itu mengerikan ! tapi aku yakin kau tidak akan membunuhku sekarang ,aku masih berguna bukan ?" Evan menyeringai melihat Zoya mengeluarkan ekspresi itu didepannya .


"kalo bukan karena dia yang lebih normal , gak bakalan gw minta bantuan sama dia !" batin Zoya kesal .


" yah , gw bakalan bantuin Lo ! tapi tentu aja Lo harus kabulin 2 permintaan gw ! gimana deal ?" Evan mengulurkan tangannya dan di terima Zoya dengan raut wajah kesal , tapi apa boleh buat gadis itu sekarang tidak ada pilihan lain .


Zoya menghirup napas panjang panjang , dia turun dari mobil diikuti oleh Evan di belakangnya .


seorang gadis kecil berlari menuju ke arah nya dan memeluk kakinya .


" kak Zoya ! " seru gadis itu terlihat menggemaskan , Zoya tersenyum sambil mengelus pelan kepala gadis itu .


" kak siapa dia ?"


"mama mana ?" tanya Zoya menghiraukan pertanyaan Kayla .


" wow ? haha .. sepertinya dia benar benar waspada heh ? yah itu wajar sih " batin Evan yang melihat gerak gerik Zoya .


ketiga nya masuk kedalam dan melihat seorang wanita duduk dengan pandangan khawatir .

__ADS_1


" ma ! Zoya pulang "


" Zoya ! kamu bolos ?! " tanya Lili segera menghampiri gadis itu .


" eh gak dong , aku udah izin tadi jadi yah gitu deh , soalnya aku ketemu sama boss aku pas aku lagi belajar dulu " jelas Zoya


Lili tidak akan percaya begitu saja , wanita cantik itu melirik kearah Evan yang tersenyum manis kepada nya .


" halo Bu , saya boss nya Zoya yang dulu , jadi maksud kedatangan saya ini mau ajak Zoya kembali kerja kalo dia udah lulus , soalnya kinerja Zoya bagus banget jadi penjualan kami pun ikut meningkat "


"maaf kalo boleh tahu nama anda siapa ya ! dan juga anak saya kerja apa ya ?" tanya Lili dengan was was , menatap Zoya khawatir .


"ah , sepertinya saya sudah berlaku tidak sopan , perkenalkan nama saya , Raffi Bu "


"jual roti Bu , sebenarnya banyak Bu kerja nya gak cuma roti , seperti jual perabotan masak dan jasa Bu , toko roti tempat Zoya bekerja sekarang lagi ramai ramai nya Bu , jadi kami butuh karyawan kayak Zoya yang kompeten " jelas Evan panjang lebar .


"mama bos juga bilang kalo bakalan nyewain rumah yang dekat sama sekolah Kayla , jadi kita pindah ke sana ya ?" bujuk Zoya


"maksud kamu ? "


" ya kita pindah dari rumah ini ma " jawab Zoya berharap sang mama mau ikut .


" terus rumah ini ? " mata Lili berkaca kaca , perasaan nya terasa berat meninggalkan rumah yang pernah melihat semua jerih payahnya .


" tapi ma , aku bakalan tinggal di tempat khusus karyawan, jadi pulangnya jarang , karena bentar lagi aku bakalan jadi karyawan tetap di sana , mungkin 6 bulan sekali " jelas Zoya


Lili menatap nya dengan tatapan tidak percaya


" kamu yang bener aja Zoya ?! "


" benar ma gak boong ,tenang aja Zoya bakalan kirim uang setiap bulan juga bakalan kirim surat buat mama jadi mama tenang aja , nikmatin aja masa tua mama " jelas Zoya , dia ingin Lili memberikan izin untuk nya


" tapi Zoya , kamu gak mau kuliah ?" Lili merasa masih khawatir dengan Zoya .


"udah ma ,ini keputusan kak Zoya ! mending mama beri kesempatan buat kak Zoya ! " seru Grisa tiba tiba muncul tanpa mengucapkan salam.


gadis itu sepertinya baru pulang sekolah .


"Grisa ,? " .


" mending mama dukung aja keputusan kak Zoya , lagian dia juga butuh pengalaman kan ?" Grisa berdiri di samping Lili , matanya menatap kearah Zoya kemudian beralih menatap mamanya .


diam diam pandangan Grisa beralih melirik kearah Evan yang tampak gentle di matanya , gadis itu menarik senyum genit . Evan yang melihatnya menyeringai .

__ADS_1


"heh ? menarik , apa dia adiknya ? tapi dia lebih mirip seperti ular " batin Evan yang dari tadi melihat interaksi mereka .


" Grisa ! mama masih khawatir sama Kakak kamu !" ujar Lili tidak tega .


"gak papa ma , bener kata Grisa! aku juga harus dapat pengalaman ,ini juga buat aku sendiri ma , boleh ya ? " mohon Zoya , gadis itu melirik Evan agar pemuda itu ikut membantu .


" ah , benar Bu ! tolong izinkan Zoya untuk kembali bekerja setelah lulus . tenang saja saya akan tetap memantau nya " ujar Evan yang mengerti kode Zoya .


" baiklah ! tapi kau harus sering sering pulang ya ? "


" oke tenang aja ma !"


.


.


.


.


kini keluarga kecil itu telah sampai di depan sebuah rumah minimalis bertingkat yang dekat dengan sekolah Kayla dan daerah itu juga sangat dekat dengan tempat Lili bekerja , Zoya telah mengatur semuanya tentu saja di bantu Evan .


" woah....ini rumah baru kita ma ?" tanya Kayla merasa takjub dengan desain rumah yang simpel itu .


" iya , mulai sekarang kamu bakalan tinggal di sini , jadi jangan nakal ya ?"


"sekarang ayo masuk " ajak Evan mengajak keluarga kecil itu masuk .


Evan memandu mereka masuk dan menjelaskan letak letak serta isi dalam rumah dan tentu saja tak lupa pemuda itu juga menjelaskan bagaimana cara menggunakan barang barang yang ada di dalam rumah .


" terima kasih untuk hari ini nak Raffi. tolong jaga Zoya !" ujar Lili sedikit membukuk .


"ah , itu bukan masalah besar , kalau begitu saya pamit dulu! silakan melihat dan tinggal disini . semoga betah "


" ya terimakasih , lain kali datang lah lagi "


.


.


.


.

__ADS_1


like lah 🥺!!


__ADS_2