Shadow Queen

Shadow Queen
38. Anggota baru 2


__ADS_3

Rubah hewan suci yang sangat di sengani, sesuai nama nya hewan ini merupakan salah satu hewan mitologi yang di percayai sangat kuat karena merupakan hewan dewa .


walaupun hidup sendiri rubah memiliki pesona nya sendiri dan dapat membuat semua nya tunduk kepada nya , pesona yang penuh dengan tipu muslihat licik .


ada satu grup besar yang berkembang dengan mengunakan metode ini , mereka adalah Kitsune.


sebuah kelompok Yakuza besar yang berpusat di kota J .


tapi sekarang kelompok itu terlihat berantakan hanya karena 3 orang ? .


" hei , berhenti ! ini bukan jalan yang harus kau am-


sret


sebuah kepala melayang dengan kalimat yang terpotong .


" jika kau tidak hati hati , kepala mu bisa hilang Loh " seru Hajin menatap tubuh tanpa kepala yang terjatuh .


" apa yang -


sret sret


" cepat hentikan merek-


dua kepala kembali melayang dengan cepat , bahkan Ryu hampir tidak dapat melihat kecepatan nya .


" dia berbakat !"


" bawa ini , kita tidak perlu membuang lebih banyak orang " seru Zoya melempar beberapa kantong kearah Ryu dan Hajin .


" makan dulu pil nya , setelah itu lempar kantong kantong itu kearah mereka !"


" ini racun ?! " batin Ryu menatap Zoya dengan pandangan sulit di artikan .


pembantai sepihak pun terjadi , berkat bubuk racun Zoya pertarungan itu dapat berjalan lebih cepat .


" tenang saja , kami tidak akan membunuh kalian , kami di sini ingin menawarkan kesepakatan bagaimana? ingin mencobanya ?"


" tuan muda Kai ? " tambah Zoya menatap pemuda yang seumuran dengan nya itu .


Ryu memperhatikan nya sejak tadi , pemuda itu bertanya tanya dari mana Zoya tahu informasi informasi itu ? walaupun dia dari mafia elit , tapi tetap saja bukan , itu sangat aneh bagi seorang gadis yang mengetahui semua informasi tersembunyi, terlebih lagi informasi tentang dunia bawah. bukan hanya itu kemampuan Zoya juga sangat hebat membuat nya bertanya tanya , apa dia memang seorang gadis yang seumuran dengan nya?


orang orang besar yang bahkan hanya di ketahui nama nya saja dapat Zoya temukan dengan waktu yang singkat , apa yang di gunakan nya sampai dia mengetahui semuanya ? atau jangan jangan dia adalah alien ? heh ! yang benar saja ?!


" senang bekerja sama dengan anda ! " seru keduanya setelah mencapai kesepakatan .


" ayo pergi kita harus pergi ketempat selanjutnya !"


Ryu tersadar ketika Zoya menyentuh bahu nya dan mengkode nya untuk segera pergi .

__ADS_1


" bagaimana ? apakah mereka bersedia ? "


" tenang saja , mereka bersedia ! ayo pergi, kita tidak memiliki banyak waktu untuk berlama lama di sini "


" tunggu apa kau yakin mereka akan patuh ? bagaimana pun mereka adalah kelompok Yakuza !!" seru Ryu merasa aneh , bagaimana mungkin kelompok Yakuza besar itu akan menyerah begitu saja ?!.


" kau tidak perlu tahu , ayo !"


brak


Yuji terlempar menghantam tembok ketika memberikan cela pada lawan , dengan segera pemuda itu berdiri dan menghindari serangannya lanjut .


dari samping Harumi juga ikut bertarung , wanita itu terlihat sedikit kewalahan menghadapi lawannya , bagaimana pun dia seorang dokter sedangkan lawannya ada petarung .


" menyerahkan wanita tua , kau tidak cocok untuk bertarung dengan ku " seru nya semakin gencar memberikan serangan .


" apa kau tidak berkaca ? kau seperti orang tua saja ! dandanan mu seperti Tante Tante !" seringai Harumi .


Harumi melemparkan pisau pisau bedahnya sambil menjaga jarak aman .


" beraninya kau ! apa kau sudah siap mati di tangan ku ?!"


" mati atau tidak , mari lihat apa kau bisa membunuhku ?!"


" kau yang meminta !!"


terjadi pertarungan sengit antara keduanya , Harumi terus menjaga jarak aman sedangkan lawan nya terus mendesaknya dengan memberikan serangan terus menerus .


brak !


" hentikan !! kau ingin mendengarkan kami atau rekan mu akan berakhir !"


gadis itu menoleh menatap rekannya yang menjadi sandera Yuji .


Harumi tentu saja tidak akan melewatkan kesempatan untuk menjatuhkannya , wanita itu segera bergegas menundukkan nya .


" sialan aku tertipu !"


" agrh ...!!! apa yang kau lakukan ?!"


" ketika bertarung bukankah kau di beritahu untuk tidak mengalihkan pandangan mu dari lawan ?!" balas Harumi menatap tajam.


" tenang saja kami hanya ingin menawarkan kesepakatan , bagaimana ingin mendengar nya?!"


" bagaimana jika kami menolak ?"


"maka , kami terpaksa harus membungkam kalian ".bisik Harumi tepat di telinga nya .


" baik ! setuju !sekarang harus apa kita ?!"

__ADS_1


" kita akan mencari anggota baru kita , pastikan kalian ikut bersama kami , dan ingat jangan coba coba untuk kabur ,karena itu hanya sia sia saja !" seru Harumi .


markas eagle claws


di ruangan dengan lampu yang redup , seorang pria dengan pakaian kimono merah menatap tajam kearah para bawahan nya , aura mendominasi seakan mencekik siapa pun yang ada di ruangan itu . di belakangnya beberapa orang terlihat berdiri dengan aura yang tak kalah mendominasi .


"apa kalian bercanda ?! dari banyaknya yang di kirim yang kembali hanya 50 orang saja ?! " bentak nya dengan suara dingin .


" apa kalian tidak bisa hanya menangkap tiga orang saja ?!aku bertanya tanya apa kalian memang dari anggota Kaze ?!"


"semuanya kacau , haruskah kalian ku jadikan persembahan ?" suara nya terdengar rendah seakan menjadi tanda kematian bagi para bawahan nya .


"ampuni kami tuan ! kami akan kembali dan mengejar mereka ! "


"ampuni kami tuan !"


"tenanglah ketua , setidaknya kita telah mengetahui bahwa mereka masih berada di sini ! bagaimana pun selagi mereka masih di sini kita masih dapat melacak mereka " seru seorang wanita dengan wajah memerah .


wanita itu mendekat kemudian duduk di pangkuan nya seraya menyibak kimono yang menutupi dada seseorang yang di panggil ketua .terlihat matanya berbinar ketika berhasil menarik nya dan memperlihatkan dada kotak yang terbentuk .


" kau memang hebat ketua !" serunya dengan wajah penuh nafsu .


pria itu menatap tajam kearah wanita yang duduk seenaknya di pangkuannya .


" pergilah Akai , jangan seenaknya duduk di sini !" serunya dengan nada tinggi .


wanita yang di panggil Akai hanya tersenyum kemudian mengalungkan tangannya di leher ketua sambil memajukan wajahnya dan mencium lembut pipi pria itu.


" kau sangat kasar ! tapi aku suka " serunya dengan nada menggoda .


" jangan berbuat seenaknya jika kau masih menyayangi nyawa mu !" .


" pergilah , perintahkan yang lain untuk mencari mereka ! jangan biarkan mereka melarikan diri dari negara ini " . tambahnya seakan itu mutlak .


" baik ! tunggu saja kabar dari kami !" .


" Kaze , kau tahu bukan mereka dari pasukan mu?"


seorang pria yang di panggil Kaze datang dan berdiri di sampingnya .


" ya , -


brak


belum sempat menyelesaikan kalimatnya satu pukulan membuat pria yang di panggil Kaze terpental jauh dari tempatnya , wajahnya terlihat penyok dengan darah yang terus mengalir keluar .


" kau tahu ini tidak akan berakhir begitu saja jika kau masih sama !" serunya


" baik tuan !" .

__ADS_1


" pergilah , urus anak buah mu !"


__ADS_2