Shadow Queen

Shadow Queen
04.Pulang


__ADS_3

Zoya terbangun di sebuah kamar dengan dominasi warna hitam , gadis itu mengerjapkan matanya .


" kamu sudah sadar , bagaimana perasaan kamu ?" tanya seorang wanita paru baya dengan pakaian dokter nya .


"tubuhku sakit semua "


"oh itu wajar , punggung mu terluka parah dan juga kamu kehilangan banyak darah " ujar dokter wanita itu.


" oh benar kenalkan ,saya dokter disini , panggil saja Iris " ujar Iris


"Zoya , berapa lama aku pingsan ? "


" kamu ? oh 5 jam , sebenarnya aku tidak percaya kamu akan bangun cepat setelah begitu banyak darah yang keluar "


"jam berapa sekarang ?"


" 3 pagi "


Zoya terdiam , Sekarang sudah jam 3 pagi , bagaimana dengan ibunya , pasti sekarang ibunya sedang mengkhawatirkan nya .


" tenang saja kami sudah menghubungi ibu mu "


"Paman !"


" aku bukan pamanmu !panggil aku ketua !" ujar sang ketua dengan dingin .


Zoya hanya diam , apalagi gadis itu tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali .


"temui aku jika kau sudah lebih baik "ujar ketua pergi meninggalkan ruangan itu.


...----------------...


"ketua !" Zoya datang dengan tertatih tatih .


"oh kau sudah lebih baik ?"


" aku ingin pulang " ujar Zoya


"ingin pulang? kau tahu ini bukan tempat dimana kau bisa sesuka hati keluar dan masuk ."


"di sini memiliki aturan , kau harus di sini jika ingin menghasilkan uang , " tambah nya lagi


"...." Zoya terdiam , memang dia yang ingin bekerja di sini.


" untuk keluarga mu , tenang saja , aku akan mengirim uang untuk itu ,tapi kau tahu kau harus membayarnya nanti ! di dunia ini tidak ada yang namanya gratis"

__ADS_1


" lalu bagaimana dengan sekolahku ?!"


" kau yang memutuskan untuk bekerja di sini , jadi lakukan itu tanpa bertanya lagi , 6 bulan ! kau akan berlatih selama 6 bulan dan setelah itu kau harus mengambil misi untuk membayar utang mu "


" pergi ! jangan kecewakan aku !" ujar nya membalikkan badannya.


Zoya pergi dari ruangan itu , gadis itu terlihat bimbang dengan keputusan yang telah dia ambil.


sekarang bagaimana ? apa yang harus dia lakukan ? sekarang dia terjebak di tempat ini , tapi semuanya adalah kesalahan nya sendiri ! seharusnya dia tidak kembali ke tempat ini .


" hah.... sekarang menyesal ? ah ! yang benar saja ! "


6 bulan kemudian


seorang gadis cantik dengan balutan gaun hitam berdiri di depan sebuah rumah , gadis itu terlihat ragu untuk mengetuk pintu .


tok tok tok


" sebentar , !" saut seseorang dari dalam rumah .


" kak zo..ya ..?"


" hai ! ini kakak " Zoya tersenyum kaku melihat seorang gadis berdiri di depan nya , sang adik yang sudah lama tidak dia lihat , Grisa Raveena


gadis itu terlihat terkejut melihat kedatangan Zoya .


" zo..ya !" suara wanita paru baya terdengar, membuat Zoya menoleh , melihat tiga orang yang di sayangi nya berdiri di depan nya .


" mama !!!"


jantung Zoya berdetak kencang ketika merasakan pelukan sang ibu yang sudah lama dia rindukan , Zoya menangis menumpahkan segala kerinduan nya .


"Zoya pulang ma " ujar Zoya di sela sela tangisnya , Lily mengusap punggung Zoya sembari ikut menangis bahagia , melihat putri sulungnya kembali.


Zoya melepaskan pelukannya , memandangi wajah Lily yang sudah lama tidak dia lihat. ibunya tetap sama seperti sebelum dia pergi , masih cantik dan juga kuat , dia yakin itu . tapi entah kenapa ketika melihat ibunya kembali air matanya terus mengalir dan tidak ingin berhenti .


setelah acara pelukan selesai , Zoya kembali menuju kamarnya gadis itu membuka pintu kamar nya dan masih melihat jika kamarnya sama sekali tidak berubah , masih sama seperti terakhir kali dia lihat .


" sangat berantakan ! "


"kejutan kak , tadi di pakai sama Kayla " ujar Grisa tiba tiba.


"oh ? kenapa gak di beresin lagi ?!" tanya Zoya tiba tiba saja kesal .


" hihi , ya kirain kakak belom pulang , eh ternyata hari ini toh "

__ADS_1


" terus kalo kakak gak pulang emang kenapa ? gak bakalan kalian beresin ?"


" ya gitu deh , lagian buat apa ?" jawab Grisa pergi meninggalkan Zoya yang terdiam .


Zoya terdiam , memandangi punggung Grisa yang perlahan menghilangkan di balik pintu.


"dia gak berubah sama sekali " gumam Zoya memasuki kamarnya , gadis itu segera membersihkan kamarnya sebelum membaringkan tubuhnya .


Zoya memandangi langit langit kamarnya , seketika ingatan nya beralih ketika dia mulai di latih untuk menjadi bagian dari sebuah organisasi mafia bernama ' Red Shadow ' , organisasi bawah tanah yang sangat di cari cari oleh negara bahkan dunia .


pelatihan di tempat itu sangat kejam , bahkan sangat sangat kejam . mereka tidak akan segan segan membunuh siapapun yang mereka rasa tidak layak bahkan yang berguna sekalipun . berbagai keahlian di tuntut di sana , tidak peduli bisa atau tidak .


berada di sana benar benar seperti neraka , untuk mengisi perut saja mereka harus bertarung


belum lagi untuk tidur , mereka di tuntut untuk selalu waspada pada siapapun bahkan yang lemah sekalipun .


selama di sana Zoya benar benar merasakan yang namanya kegilaan psycho , tiada hari tanpa orang orang yang gila , apalagi ketika malam tiba rasanya seperti selalu ada bayangan yang akan terus mengintai mu dan jika lengah sedikit saja kau tidak akan tahu jika kau sudah mati .


6 bulan adalah waktu yang singkat bagi sebagian orang , tapi bagi Zoya itu adalah waktu yang sangat lama .


"hah....! gw gak bakal bisa balik lagi ! " batin Zoya menutup matanya .


"kak Zoya ! mama manggil kakak buat makan siang " seru seorang pemuda di depan pintu kamar Zoya yang terbuka .


" iya ," jawab Zoya sambil mengikuti Victor , adik laki laki Zoya .


" kapan ujian Zoya ?" tanya Lily di sela sela makannya , Zoya tersentak mendengar pertanyaan itu.


" sial ! bener , gw kan belom lulus SMA ! tinggal sebulan lagi kan ?! " gumam Zoya .


" tinggal sebulan lagi mereka bakalan ujian ma !" jawab Grisa .


" oh , gimana belajarnya di sana Zoya ? kamu bisa nangkep pelajaran nya ?" tanya Lily


"eh ,iya ma , Zoya bisa kok tenang aja " jawab Zoya sambil tersenyum paksa .


" gimana gak nangkep pelajaran ,toh kalo mati gak bakalan bisa ! "batin Zoya meringis .


" ma , Bu guru bilang kapan aku bayar SPP bulan ini ? soalnya sekarang udah hampir akhirnya bulan " seru Kayla tiba tiba , wajah Lily seketika berubah dan Zoya melihat itu.


" bentar ya mama pikir dulu " jawab Lily dengan senyuman sambil mengelus kepala Kayla .


" tapi ma kata Bu guru , kalo belum bayar Kayla gak usah ke sekolah besok " jawab Kayla dengan polos , bocah perempuan itu kembali menyendok kan makanan nya .


" haha..ya udah kalo gitu Kayla besok gak usah sekolah dulu ya ?"

__ADS_1


"gak mau , Kayla mau sekolah ! temen temen Kayla pada sekolah! kenapa Kayla enggak ?! " ujar Kayla marah , bocah itu berlari meninggalkan makanan pergi menuju kamar.


" Kayla ! nak ! "


__ADS_2