Shadow Queen

Shadow Queen
37. Anggota baru


__ADS_3

" ini yang kau sebut menyambut ?"


" Tentu saja ,menurutmu bagaimana lagi ? Kita bukanlah orang baik ! Berhenti lah mengeluh "


" Lagi pula memang begini bukan cara mainnya ?" Tambah Zoya dengan senyum tipis nya.


Ryu menepuk jidatnya menatap seorang pria paru baya yang babak belur akibat di hajar Zoya , sekarang pria itu sedang duduk sambil sesekali mengusap darah yang keluar dari mulutnya .


" Yang benar saja !"


" Aduh, sepertinya aku mulai tua hingga bisa di hajar dengan mudah oleh anak muda zaman sekarang " seru pria itu sambil tersenyum menatap kearah Zoya dan Ryu .


" Tapi apa kalian benar berpikir begitu ?" Seringai nya .


Sring


Sebuah benang tipis terlihat membuat Zoya dan Ryu terdiam .


" Sejak kapan !?" Batin Ryu tidak menyangka jika mereka sekarang terjebak , bahkan tidak bisa bergerak , jika bergerak sedikit saja mungkin dia akan terpotong oleh benang ini .


" Kenapa dia diam !? Apa sekarang dia ketakutan !?" Batin Ryu melihat kearah Zoya yang terdiam tidak bergerak .


" Sudah ku bilang ! Ini bukan acara penyambutan !!!"


" Lalu Bagaimana dengan mu pak tua ?" Zoya menyeringai , gadis itu menatap pria tua di depan nya yang terkejut .


" Sejak kapan gadis itu ..!?"


Mata pria paru baya itu membulat sempurna ,tidak menyangka akan ada jarum jarum kecil di tubuhnya .


Dia tidak menyangka jika tubuhnya tidak bisa digerakkan , rasa sakit seperti di gigit semut kian meningkat ketika waktu terus berlalu ,.dan perlahan lahan rasa sakit itu menjadi hilang tapi tubuhnya terasa berat dengan kulit yang cepat melunak .


" Nah pak tua ,kita lihat siapa yang akan menyerah lebih dulu ! Kau yang akan meleleh atau aku yang akan terpotong !?" Seru Zoya dengan senyum jahatnya .


" Sayang sekali pak tua , waktu mu habis dan aku yang menang " ujar Zoya yang melihat pria paru baya itu berusaha menarik benang nya namun kulitnya yang perlahan melemah menjadi halangan .


Perlahan lahan tenaganya berkurang , bahkan untuk mengangkat jari nya saja dia tidak bisa . Setiap bergerak rasa sakit luar biasa akan menyerang dan itu akan mempercepat proses pembusukan pada tubuhnya .


" Sepertinya kau tidak bisa di ajak bekerja sama , mantan pasukan khusus Korea Utara ! "


Zoya mendekati mayat yang perlahan lahan menjadi cair , gadis itu memperhatikan nya dengan seksama sebelum pergi menuju target berikutnya .


"Ayo pergi , memang ya ! Orang tua tidak bisa di ajak berkompromi !"


Ryu hanya bisa menghela nafas , apa begitu cara nya bernegosiasi !? Yang benar saja ! Zoya sekarang benar benar berbeda , apa yang salah dengan otaknya !? Apakah dia salah makan sesuatu ?.


Lee woochang seorang mantan anggota pasukan khusus Korea Utara yang pensiun , orang itu kebetulan ada di negara Jepang untuk melaksanakan tugas akhirnya sebelum benar benar Pensiun.


Sayang sekali dia bertemu Zoya yang tidak tahu cara negosiasi , gadis itu hanya sekali melihat para seniornya bernegosiasi dengan orang orang yang tidak patuh dan mereka melakukan nya dengan cara yang cukup menyakitkan , sepertinya cara negosiasi Zoya di ambil dari para seniornya .

__ADS_1


Sayang sekali orang sepertinya malah mati akibat racun , padahal keahlian nya bukan main main jika di pertarungan asli .


" Jadi kemana lagi kita ?" Tanya Ryu berjalan di belakang Zoya , keduanya keluar dari dalam gang itu .


" Apa kau memiliki uang ?" Tanya Zoya menoleh ke arah Ryu yang terlihat bingung .


" Hah ? "


Jalan kota Y


Seorang pemuda berusia 18 tahun terlihat mengakut beberapa bata di bawah teriknya matahari , beberapa kali pemuda itu mengusap air keringat nya yang mengalir .


" Hajin , kemari lah! Saatnya istirahat !" Seru seorang pria paru baya sambil melambaikan tangannya kearah pemuda itu .


" Baik aku datang !" Seru nya segera bergegas pergi setelah meletakkan bata di tempatnya .


Tidak jauh dari sana, terlihat sebuah mobil hitam terparkir di pinggir jalan dan terlihat dua orang memperhatikan dari sana .


" Itu target kita selanjutnya , dia adalah kim Hajin seorang tentara Korea Utara yang kabur setelah melakukan pembantaian terhadap rekan rekan nya , berhati hatilah dia lincah ."


" aku tahu itu ,tapi bukankah dia masih terlalu muda ? dia seperti berusia 18 tahun !"


" dia memang muda ,tapi dia berbakat !"


" Baiklah , aku akan ke sana " balas Ryu keluar dari mobil .


" Untuk apa ini !?apa kau lapar !?"


" Bawa saja , ayo pergi ."


Keduanya masuk ke area kontruksi dan pergi menuju tempat Hajin berada .


beberapa pekerja konstruksi terlihat berkumpul dan beristirahat sambil memakan bekal mereka masing masing .


"kau yakin itu dia ? dia terlihat seperti seorang bocah SMA yang baru puber !" seru Ryu


" itulah kenapa banyak yang mati di tangan nya , jalan sampai terkecoh dengan wajahnya yang manis itu !"


" eh. ..? kau bisa juga mengatakan kata itu !"


" seja-


swos


sebuah serangan melesat dari atas keduanya , Zoya dan Ryu segera menyingkir tapi serangan lanjutan kembali datang menghampiri Zoya .


sring ..tak


"siapa kalian ?! apakah kalian dari atas sana?!" suara nya terdengar tertahan dengan mata tajam menatap Zoya

__ADS_1


" bukan , bagaimana jika kau mendengarkan nya dulu ,mungkin kau akan tertarik ? " balas Zoya sambil menangkis serangan yang datang .


" hei ! bisakah kalian berhenti ? orang orang mulai datang kesini !" seru Ryu melihat beberapa orang mulai menuju ke tempat mereka .


" tidak ada yang perlu di bicarakan ! lebih baik kalian mati saja di tangan ku !" seru nya semakin gencar mengincar Zoya .


" kau sedang melarikan diri bukan , kami bisa menjamin mu tidak akan tertangkap . tapi dengan syarat kau akan ikut dengan kami , bagaimana ?!" seru Zoya berada di belakang Hajin


Hajin berhenti bergerak ketika sebuah belati tajam berada beberapa cm dari lehernya .


" woah ...bisakah kita berbicara ? "


" menurut mu ? " balas Zoya mendekat kan belatinya menyentuh leher Hajin .


" baiklah aku setuju! aku akan ikut kalian !" ujar nya


" bagus ,ini makan lah !" ujar Zoya sambil melemparkan sebungkus roti kearah Hajin .


daerah khusus distrik k


" apa yang akan kita lakukan ? berapa lama kita akan menunggu ?! ini sudah 2 jam !" seru Yuji merasa jengah .


Harumi di sampingnya hanya tersenyum sambil memukul kepala Yuji .


bugh


" aw ..sakit ! apa yang kau lakukan ?! " seru nya sambil mengusap pelan kepalanya yang terasa sakit .


" diam lah , sebentar lagi mereka akan datang ! hubungi nona sekarang !"


" baiklah !"


Tut


" kau mendengarnya queen ? " tanya Yuji sambil memasang earphone nya .


" ya ini masuk ! tapi sejak kapan aku menjadi queen ?"


" ada apa ,? apa kalian mendapatkannya ?" tanya Zoya di sebarang .


" tidak , mereka belum datang ! bagaimana dengan di sana ? kalian mendapatkannya ?"


" ya ,di sini selesai ! kami akan pergi mencari yang lainnya ! katakan pada ku jika kalian sudah selesai !"


" kita harus bergerak cepat ! pastikan kalian membereskan bagian kalian !" tambah Zoya .


" baik , tenang saja ! tapi apakah kau yakin dengan cara ini ?"


" tidak ada waktu untuk ragu ! jika kau ingin mundur , mundur lah sekarang !" balas Zoya tegas .

__ADS_1


__ADS_2