Shadow Queen

Shadow Queen
17.serangan


__ADS_3

mafia Rose gold sebuah organisasi gelap yang banyak meresahkan, markasnya sangat tersembunyi dengan banyak anggota hebat yang tidak di ketahui . organisasi ini sudah berdiri sangat lama bahkan bertahan sampai sekarang karena cara kerja mereka yang kotor dan tersembunyi , tapi organisasi ini hanya bisa berada di posisi kedua setelah Red Shadow yang merupakan organisasi baru .


hebat ? kuat ? disegani ? kejam ? sebutan itu sepertinya tidak berlaku lagi ketika melihat banyaknya tumpukan mayat yang berserakan dimana-mana menumpuk di berbagai sudut ruangan .


markas Rose gold telah di serang secara mendadak , banyak tumpukan mayat berserakan dengan darah mengalir ke mana mana , suara langkah kaki dan teriakan menjadi sebuah alunan lagu di malam yang penuh bintang .


sekelompok sosok hitam terlihat menari di banyaknya orang orang yang berlari ke sana-kemari , mencari senjata untuk melawan balik .


dor dor dor ! Bom


craks ...crak !


percikan dan sayatan membuat malam sepi itu seakan ramai , seperti di sebuah bar di mana banyak orang orang menari .


lima sosok hitam berjalan tanpa suara ,berjalan sambil menggoyangkan tangan mereka dan seketika itu juga kepala kepala melayang tanpa suara .


crak !


" bom ! mereka ! jangan biarkan mereka mendekat lebih dalam !"


" argh ...!! "


"bom !!"


"keluarkan senjata kalian ! lindungi ketua dan sebarkan ke markas yang lain !"


"arg ....!"


asap merah memenuhi ruangan itu dan satu persatu anggota Rose gold mulai jatuh sambil mencekik leher mereka sendiri .


" wow ? itu mengesankan ? haha!"


"berhenti bermain main , lakukan tugas ini sampai tuntas !" seru 01 dengan dingin , memandang kearah musuh yang menggelepar tidak berdaya .


crak !


suara patah tulang akibat tinjakan 01 , pemuda itu ternyata kejam juga , terlihat betul dari seringainya di balik masker .


" ah menyebalkan !" seru 02 berjalan sambil melompat dari tubuh para anggota Rose gold .


" 05 , keluar kan lagi racun mu " perintah 01 (Zyan )


Zoya menurut , gadis itu melempar sekantong kecil racunnya yang seketika itu juga meledak menjadi asap berwarna merah .


" cek yang lain ,jangan biarkan kabur satu pun , aku akan pergi membunuh pemimpin nya "


akhirnya kelima orang itu berpencar ke seluruh wilayah Rose gold dan mulai membantai satu persatu anggota Rose gold yang kabur karena merasa kehilangan semangat setelah melihat banyak anggota mereka yang mati .


pembantaian secara sepihak pun tidak terelakkan kan , di saat mereka berpikir bahwa ini adalah akhir sesuatu tiba tiba saja datang .

__ADS_1


segerombolan orang orang bantuan datang dan memenuhi seluruh wilayah Rose gold .


ceklek


"sungguh tamu yang tidak di undang , tapi jika tampan aku akan dengan senang hati menyambutnya "


" ! kau datang ingin membunuh ku ?!" seru seorang wanita muda dengan kipas menutupi wajahnya melihat seorang pemuda datang dengan lumuran darah membasahi tubuhnya .


" yah ,dilihat dari pakaian mu ,pasti kau dari mafia si kolot itu !"


Zyan diam ,pemuda itu menondongkan pistolnya mengarah ke arah wanita cantik yang tersenyum dengan gaun merah cerah yang panjang . Rose , ketua mafia Rose gold .


" ku katakan , kau tidak akan bisa membunuhku hari ini !hihihi...!!" seru Rose dengan tawa liciknya


Bom !


sebuah ledakan kuat membuat Zyan menoleh , pandangan nya teralihkan oleh ledakan besar yang berasal dari luar , pemuda itu memincingkan matanya .


dapat di lihat begitu banyak orang orang yang berada di luar dan dia tahu itu bukan dari kubunya , itu pasti bala bantuan dari pihak Rose gold .


"hihi ...sudah ku bilang kau tidak akan bisa membunuh ku ! lihat ? kau meremehkan mafia no 2 di dunia ! terima lah akibatnya !"


"tapi jika kau bersedia menjadi lelaki ku , dengan senang hati aku akan melindungi mu !" seru Rose dengan tawa kecilnya , menatap lapar kearah tubuh Zyan yang enak dipandang .


sesuai dengan namanya di seperti mawar berwarna merah yang penuh dengan duri .


dor !


" menurut mu ? apakah sekarang aku bisa menjadi lelaki mu ?" seringai Zyan dan adu tembakan pun tidak terelakkan .


dor


dor


dor


"huh? wow ! mereka sangat banyak !" seru 02 ( Daffa )


" berapa jumlah mereka ? ratusan ?ribuan ? kurasa ?"


"hei ! , 05 ! kau masih memiliki racun mu ?" tanya 03 dan mendapat anggukan kecil dari Zoya .


" bagus ! berikan ke yang lain juga dan jangan sampai mati ! hahaha ....!" seru 02 berlari menerjang ke arah orang orang yang menondongkan pistol .


Zoya terperangah melihat Daffa dengan beraninya menerobos masuk tanpa peduli dengan tubuhnya yang terkena atau tidak dengan peluru .


gadis itu benar benar tidak habis pikir dengan otak Daffa yang gila , mungkin anggota Red Shadow memang aneh aneh?


"pemula , berikan aku racun mu !untuk di oleskan juga tidak apa apa!" seru 03

__ADS_1


Zoya dengan sigap memberikan racun racunnya sambil menghindari para anggota bantuan Rose gold yang datang menyerang .


" dasar gila ! " Zoya benar benar membuka matan ya , gadis itu melihat kemampuan para senior nya di 4 besar , benar benar tidak main .


kemampuan mereka sangat hebat dan profesional, walaupun mereka lebih terlihat seperti anjing gila .


pandangan Zoya beralih kearah Gibran , pemuda itu membunuh musuhnya dengan santai dan tidak seperti yang lain , menggila hingga bermandikan darah , Gibran lebih seperti seseorang yang bermain main .lebih tenang di bandingkan apa pun.


" dia seperti dewa yang bermain di tengah tengah domba ?" batin Zoya .


pagi menjelang , empat sosok berwarna merah berdiri di tengah tengah tumpukan mayat yang berserakan , salah satu di antara nya tertawa gila sambil menyeka darah yang turun dari kepalanya .


Zyan keluar dari markas Rose gold sambil membawa sebuah kepala , berjalan santai tanpa ada beban apapun , melihat ke depan , empat rekannya yang membantai habis ribuan orang dalam semalam .


pemandangan itu lebih mirip seperti dewa pencabut nyawa ! tidak mungkin dewa iblis yang memakan pengorbanan ?.


srak


Zyan melempar kan kepala Rose hingga menggelinding di tumpukan mayat .


"bawa itu!"


"ck ! kenapa kau lama sekali ?!" seru 03 (Azel ) menatap kesal ke arah Zyan yang bersih tanpa noda darah .pemuda itu mandi semalam dan tidak membantu sama sekali .


" kalian juga tidak mati " ujar Zyan berjalan santai ,pergi meninggalkan yang lainnya .


" hah ! jika saja yang pertama aku !!" gerutu Azel


" berhenti mengeluh ayo pergi , bawa juga dia , seperti nya dia sudah gila !" ujar Gibran menunjuk kearah Daffa yang masih tertawa .


" huh !! dasar menyebalkann!"


" 005 apa yang kau lakukan?! ayo pergi !" tambah Azel sambil menarik Daffa pergi .


Zoya ikut serta setelah mengambil kepala Rose , pemimpin rose gold yang tergeletak di buang Zyan .


" yah , pada akhir nya itu berakhir dengan baik ? mungkin ? " gumam Zoya pergi meninggalkan markas Rose gold yang hanya bersisa tumpukan mayat tak bernyawa .


Boom


ledakan besar membuat markas Rose gold hanya bersisa puing puing bangunan dengan abu yang bertebaran .


Mafia Rose Gold tamat


.


.


.

__ADS_1


.


like oke !


__ADS_2