Shadow Queen

Shadow Queen
eps 25 . polisi muda


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang berisik seorang gadis terlihat menggoyangkan tubuhnya dengan gila di sekitar nya juga banyak para wanita dan laki laki melakukan hal sama walaupun beberapa dari mereka lebih intim .


gadis itu menggoyang kan gelas nya dengan badan yang bergerak gerak mengikuti alunan musik .


"nona kau ingin menambah minuman mu ?" tawar seorang pria mendekati Grisa .


" ya ,kau bisa menambah kan nya !"


gadis itu tampak linglung akibat kebanyakan minum ,terlihat betul dari raut wajahnya yang merah .


pria itu mengisi gelas Grisa dengan minuman keras sembari menyeringai dengan tangan yang hendak menyentuh tubuh gadis itu .


" kak ayo pulang !"


"hei siapa kau ?! " pria itu tentu marah ketika sebuah tangan tiba tiba menarik Grisa berdiri


Victor menatap malas kearah pria yang hampir seumuran dengan papanya , kenapa kakak nya harus bersama pria tua ini ? .


" aku siapa itu bukan urusan mu ,tapi yang pasti kau sudah salah menyentuh orang !" sahut Victor menatap kearah pria itu .


" beraninya anak ingusan seperti mu berkata begitu ,kau tidak tahu siapa aku ?!" bentaknya melempar minuman di tangannya.


prang


seketika itu juga keadaan riuh itu menjadi senyap dan menatap kearah mereka . melihat adanya keributan .


" haha...pria tampan kau datang menjemput ku pulang ?" racau Grisa mencolek pipi Victor .


"kakak bodoh diam lah !"


"lihat bocah ini , apa sekarang kau takut ?!" pria itu tersenyum senang menatap Victor . di sekelilingnya ada banyak orang orang bertampang seram mengelilingi nya .


" aku adalah bos disini , lebih baik kau serahkan saja wanita itu , mungkin kau bisa pergi dari sini dengan tenang "


"heh ! takut? bukan kah yang seharusnya takut adalah kau ? lagi pula aku tidak akan menyerahkannya kepada mu "


"aku takut ? yang benar saja ! ini wilayah kekuasaan ku! aku adalah bos di sini !!" seru nya dengan tawa penuh kemenangan .


brak !


" merunduk semua ini polisi !" seketika sekelompok polisi memasuki ruangan itu dan mulai menondongkan senjata mereka . keadaan mulai riuh .


"apa ?! polisi ?! "


"lari semuanya ! "


" tangkap mereka semua !"


"sial bagaimana ini bisa terjadi ?! " seru pemilik bar itu panik , anak buah nya sudah lebih dulu pergi meninggalkan nya tanpa menunggu.


"sial tunggu saja kamu !!"


"terima kasih pak , ini semua berkat anda ! saya jadi bisa menemukan Kakak saya !" seru Victor menatap pria muda di depannya dengan hormat .

__ADS_1


" ya !" jawab nya dengan wajah datar ,Victor hanya bisa tersenyum kaku mendapat reaksi itu .


"haha ...tidak perlu kau pikirkan ,dia memang seperti itu ," seru polisi di sampingnya .


" ah ..pria tampan !!!"


Grisa tiba tiba saja melompat ke arah polisi muda itu dan bergelanjut manja .


"a-ndra ? apa nama mu Andra ? kau jadi pacar ku !" seru Grisa sambil memajukan wajahnya .


"apa yang kau lakukan ?!maafkan kakak saya pak dia sepertinya mabuk berat saya akan membawanya pulang !"


Andra pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun , pemuda itu meninggalkan ketiganya dengan aura menakutkan .


" ah,lebih baik kalian pulang ! terima kasih karena sudah memberi tahu lokasi bar ilegal ini "


"baik pak saya juga berterima kasih "


Rizky menghampiri Andra yang berjalan pergi , pemuda itu tiba tiba menarik pundak Andra dan membuat laki laki itu berbalik menatap nya .


" kau tidak harus dingin seperti itu ! apa kau tidak bisa bersikap sedikit ramah ? " seru Rizky dengan tatapan tajam nya .


"ini mungkin ada kaitan nya dengan kelompok kriminal itu !!"


Andra diam pemuda itu ikut menatap tajam mata Rizky .


" aku...bukan orang yang seperti itu , sekarang pergilah lanjutkan tugas mu !" sahut Andra


Rizky mengepalkan tangannya kuat menatap tidak suka kearah Andra yang pergi meninggalkan nya .


Andra berjalan menuju mobil polisi sembari menatap orang orang yang di bawa ,.


"kesalahan mu adalah membiarkan ku hidup , aku akan mencari mu dan membalas dendam rekan rekan ku " Andra bergumam menatap kearah langit gelap tanpa bintang .


ingatan nya beralih saat insiden itu di mana dia dan Rizky selamat dengan nyawa rekan rekannya sebagai taruhan, mungkin tidak bisa di bilang begitu ,mereka selamat karena gadis misterius itu membiarkannya pergi.


"apa yang kalian temukan ? "


" kapten ! ada berita pembunuhan di tempat lain !" seorang polisi pemula datang tergesa gesa menuju ke tempat Rio , kapten polisi di sana .


" pembunuhan ? di mana ?"


"di rumah lelang mawar , satu orang tewas dengan kepala yang berhamburan. kepalanya pecah akibat tertembak oleh seorang sniper " jawab nya dengan nafas memburu .


"tenang lah Agus ! cerita kan secara detail !" seru Rio , Andra yang tidak jauh dari sana mendekat untuk mendengar informasi itu.


" berapa banyak mereka ?"


" mereka bilang 2 orang , satu sniper dan satu lagi seperti nya pembuat onar !"


"pembuat onar ? "


" ya , sepertinya mereka hanya ingin merusak barang barang yang akan di lelang tapi entah kenapa si sniper malah membunuh petugas di sana , korbannya satu orang" jelas Agus .

__ADS_1


"baiklah mari segera ke sana , yang lain nanti menyusul ! ayo Andra kau ikut " seru Rio pergi meninggalkan bar itu .


Agus ikut mengekori nya sebelum Andra menahan nya .


" ???"


" kau bilang peluru , apa jenis pelurunya ?" tanya Andra .


"uh , tidak tahu ! mereka masih meneliti nya tapi peluru itu memiliki desain aneh , itu seperti bayangan berwarna merah " jawabnya seadanya .


Andra terdiam dan segera saja pemuda itu berlari pergi meninggalkan Agus yang melongo melihat nya .


" eh , apa aku salah paham?" .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Andra Nalendra , mahasiswa S2 jurusan psikologi kriminal yang hanya berumur 22 THN .


dia mulai terkenal sejak memecahkan kasus pembunuhan berantai yang di lakukan oleh organisasi besar yang licik .


para polisi membentuk tim khusus untuk memecahkan kasusnya ,tapi hampir 3 bulan belum juga menemukan apa apa .


pada akhirnya Andra datang sambil membawa beberapa petunjuk dan kasus itu berhasil di pecahkan .


" he...jadi dia yang harus kita waspadai ?" seru Gibran sambil membuka berkas di tangan nya yang berisi tentang indentitas milik Andra .


"tapi bukan kah dia terlalu muda untuk berada di tempat orang orang busuk itu ?" sahut Gibran dengan nada ejekan nya .


" jangan remehkan dia , kelompok gaster yang hampir menyamai mafia telah dia tangkap , jangan sampai kau bodoh dan malah tertangkap !" seru Azel sambil menarik pelatuk nya .


dor


"lalu apa misi selanjutnya ?" tanya Dafa


" curi ' Mermaid queen earrings ' " sahut Zyan


" hah ? jadi kita hanya di suruh mencuri sebuah anting ? yang benar saja !" seru Dafa terlihat tidak terima .


" itu bukan anting biasa , anting itu memiliki teknologi informasi yang canggih , yah ... walaupun hanya sebelah " jawab Gibran sambil mengendikkan bahunya .


"berapa orang yang akan ikut ?" tanya Dafa seketika semangat .


" 4 orang , no , 04, 09, 05, dan 01 "


"apa ?! bagaimana bisa ? kenapa aku tidak ikut ?" tanya Dafa dengan kecewa .


" misi ini di kapal pesiar , lagi pula undangan nya hanya 2 dan lagi masing masing harus membawa pasangan " jawab Zyan dengan senyum dingin .


" baiklah , tapi kenapa no 09 ?! "


"oh jadi kau ingin memakai pakaian wanita ?" seru Azel dengan tatapan genit nya


"tidak ,! lupakan yang aku katakan !" sahut Dafa cepat , memikirkan dia memakai pakaian wanita membuat nya merinding .

__ADS_1


" jadi di mana lokasinya ? "


" kapal pesiar di negara J "


__ADS_2