
ketiga nya menoleh , melihat seorang pemuda tampan sedang berjalan kearah mereka . pemuda itu berdiri tepat di depan Zoya .
untuk beberapa saat keduanya saling menatap , sebelum Zoya memutar bola matanya malas .
" siapa yang di banggain guru? " pertanyaan itu terulang , Dila sontak menatap tidak suka kearah Andra.
Andra tadi sempat mendengar pembicaraan ketiganya ketika memasuki kelas dan menuju ke mejanya .
" pura pura gak tau !" ujar Dila dengan sinis nya, Andra mengabaikan Dila , dia lebih fokus ke Zoya yang baru kali ini dia lihat , tapi pandangan nya teralihkan ketika melihat tasnya tergeletak di samping meja .
" kenapa tas gw di lantai ? dan kenapa Lo ada di tempat gw ?" pandangan nya beralih menatap ketiga gadis itu , dua dari ketiga terlihat bingung sedangkan yang satunya menghela napas .
" gw yang singkirin , dan Lo bilang ini tempat Lo ?ini tempat gw sebelum Lo Dateng " jawab Zoya menghela nafas .
Andra memijat keningnya , pagi pagi harus banget ya begini ,
" oke , tapi itu udah lama , dan sekarang tempat ini milik gw "
"so ? , gw harus pergi gitu ? , gak mau Lo aja yang pergi . lagian jadi cowo harus ngalah sama cewe !" balas Zoya , entah kenapa tiba tiba emosi nya muncul , padahal tadi sudah reda .
" nih cewe gak ada malu nya , dan apa ? nyalahin cowok lagi ! dasar cewe ! " batin Andra ketika mendengar ucapan Zoya .
" udah deh , mending Lo ngalah aja deh , " ujar Dila yang tertawa melihat keduanya .
" minggir gak! " ujar Andra yang mengabaikan Dila .
Zoya diam tidak menghiraukan Andra yang menyuruhnya untuk pergi .
brak !
Andra mendekatkan wajahnya ke arah Zoya , menatap lurus kearah Zoya yang terkejut . jika di lihat dari sudut punggung Andra mereka terlihat seperti berciuman .
"Lo -
"SELAMAT PAGI SEMUA !!!" semua teriakan semangat mengangetkan seluruh kelas yang terfokus kearah Zoya dan Andra . mereka segera menoleh dan melihat jika sang guru sudah datang dengan semangat pagi nya .
" eh ibu , ngagetin kita aja !" seru salah satu siswa .
" iya nih Bu Ayu kebiasaan !"
" hehe,, tau aja , oh sepertinya ada wajah baru " ujar Bu Ayu melihat kearah Zoya .
__ADS_1
" ho ?! Zoya ? , eh Andra Kenapa ga duduk ? " Bu ayu menatap keduanya yang diam , beberapa saat Bu ayu akhirnya paham apa yang terjadi .
...****************...
" sial ,sial sial ! tuh cowok kenapa gak mau ngalah sih ?! " batin Zoya kesal , gadis itu duduk dengan kasar di bangku tunggu halte bus.
Andra tidak mau mengalah dan tetap kukuh ingin duduk di sana , alhasil keduanya harus di hukum berdiri sambil mendengarkan pelajaran hingga pulang .
"ck !! " Zoya berdecak kesal , gadis itu benar benar kesal sekarang , ingin sekali dia menemukan samsak untuk ditinju dan melampiaskan amarahnya. baru juga masuk sekolah dan masalah langsung datang menghampirinya .
tuk
Zoya melihat ke sekeliling nya , ketika merasakan sesuatu mengenai kepalanya .
seorang pemuda dengan helm nya melambaikan tangan kearah nya , Zoya menoleh kiri kanan , mungkin bukan dia yang di panggil ,tapi tidak ada orang lain yang ada di samping nya .
"siapa lagi dia ? "
Zoya menunjuk kearah dirinya sendiri dan pemuda itu menganggukkan kepalanya .Zoya mendekat dan menghampirinya.
" ada apa ya ? " Zoya bertanya dengan sopan tapi sebenarnya di dalam hati dia memaki pemuda yang tidak sopan itu .
" dasar gada akhlak , masa manggil orang kasih lempar batu gitu ! " batin Zoya
" kak Alan ? "
" Yap , hehe "
" ngapain kakak lempar batu gitu , Kenapa gak samperin aja sih ?! , " kesal Zoya hendak pergi , tapi Alan menahan tangan nya .
" ya takut aja nanti motor kakak di curi " jawab Alan sekena nya dan itu membuat Zoya tambah kesal .
" ck ! ya udah , kalo gitu gw mau ke sana , bentar lagi bus nya Dateng "
" bareng aja gimana ? , " ajak Alan sambil menyerahkan helm kepada Zoya .
Zoya menerima nya , tapi sebelum itu sebuah suara membuat keduanya menoleh .
" kak Zoya !!" teriak Grisa yang berlari mendekati kedua nya , gadis itu datang dengan nafas ngos-ngosan .
" Grisa ? kenapa belum pulang ? katanya tadi pulang duluan ?" tanya Zoya yang melihat adik nya masih mengatur pernafasan nya .
__ADS_1
" gak jadi tadi ada kendala , eh kak Alan ! kakak kenapa disini ? " tanya Grisa mendekati Alan yang tersenyum .
" oh ,kakak cuma kebetulan lewat aja " jawab Alan .
" kak, aku boleh bareng kakak nggak ? " tanya Grisa tiba tiba , Alan menoleh menatap Zoya .
" nih helm nya , hati hati " ujar Zoya menyerahkan helm yang di berikan Alan tadi . tentu saja Grisa menerima nya dengan senang hati , gadis itu tanpa basa basi langsung mengambil helm dan duduk di motor Alan .
" Zoya gimana ? " tanya Alan yang tidak enak hati
" nungguin bus , udah sana pergi " ujar Zoya pergi meninggalkan keduanya . Alan menatap punggung Zoya yang menjauh menuju halte bus .
"kak! kakak ayo jalan " ujar Grisa menepuk pundak Alan yang masih menatap Zoya .
" iya , tapi kakak kamu gimana ? " tanya Alan men-stater motornya .
" tenang aja , gak bakalan kenapa kenapa , lagian kak Zoya udah gede ,bisa pulang sendiri , ayo kak , jalan " jawab Grisa dan membuat Alan terdiam sebelum pergi menjauh dari sana .
di halte , Zoya terdiam , bus sudah lewat dari tadi
sekarang apakah dia harus berjalan untuk sampai ke rumah ? .
memikirkan nya saja membuat Zoya seketika lelah , entah kenapa hari ini terasa sangat berat , jika menunggu lagi mungkin dia akan sampai malam hari .
"ah ! sialan !" gumam Zoya sesaat sebelum pergi meninggalkan halte bus .
satu jam berlalu, Zoya baru saja tiba di depan pintu masuk pagar dan sudah mendengar teriakan dari dalam rumah , gadis itu segera berlari dan masuk kedalam .
keadaan rumah itu terlihat berantakan , berbagai peralatan rumah berhamburan di lantai , Zoya masuk lebih dalam dan melihat jika ibu nya sedang bertengkar dengan orang yang sudah lama tidak Zoya lihat .
keduanya menoleh ketika merasakan kehadiran Zoya .
" mama ? "
" Zoya kembali ke kamar mu " perintah Lily , Zoya terdiam sebelum pergi menuruti perintah ibunya .
batin Zoya bergejolak , gadis itu mengepalkan tangannya dan pergi menuju kamarnya .
" hah..... sekarang apa lagi ? " tanya Zoya membaringkan dirinya di kasur dan menatap langit langit kamarnya .
Zoya memijat keningnya , kepalanya terasa pecah ketika mengingat semua masalah yang sekarang datang mengetuk pintu .
__ADS_1
" sialan , brengsek !! " ujar Zoya