Shadow Queen

Shadow Queen
27 . anting 2


__ADS_3

Wonder of the Seas sebuah kapal mewah terbesar di dunia , kapal pesiar yang dapat memuat 6.000 lebih penumpang selain awak kapal .


di ruangan lain di dalam kapal terlihat enam orang terdiam dengan suasana yang begitu tidak mengenakan .


seorang gadis duduk di sebuah sopa dengan kaki bersilang , tatapan nya terlihat tajam menatap kearah seorang pemuda berwajah dingin yang berdiri di depannya.


di sekitar mereka ada empat orang yang terdiam melihat mereka.


" apa yang ingin kau katakan ?! hah?! " seru gadis itu dengan suara lantang nya .


Zyan terdiam menatap sang kekasih yang marah .


" kau menolak ajakan ku karena datang dengan perempuan itu ?!??!!!"


" jadi seperti ini kelakuan mu ??!!! kau bilang kau sibuk bekerja tapi ternyata kau malah datang dan bermain dengan selingkuhan mu !!" seru Dila dengan nada yang di tekan , gadis itu menggertak kan giginya .


" ini tidak seperti yang kau pikirkan nona ." sahut Lina tiba tiba , dia tidak merasa enak melihat suasana di sekitar Zyan dan Dila .


suasana yang mencengkamkan itu hadir sejak mereka bertemu di ruangan itu , Zyan tidak menyangka jika gadis yang di bawa Dafa adalah kekasih nya , dan sekarang gadis itu terlihat marah .


"diam kau ! apa aku menyuruh mu berbicara ? yang berbicara di sini adalah aku dan lelaki itu , kau pihak ketiga tidak di izinkan untuk berbicara sebelum di berikan perintah ! " potong Dila menatap tajam kearah Lina .


" memang apa yang kau pikirkan ?! kau ingin mengambil nya ? baik ambil lah , ambil lagi pula masih banyak laki laki tidak hanya dia !ayo ambil sekarang aku tidak butuh lagi penjelasan kalian " Dila berdiri dengan langkah tegas nan anggun ,gadis itu berjalan menuju Lina dan menyentuh wajah nya .


" hentikan Dila !! apa yang kau lakukan ?! ini tidak seperti yang kau pikirkan !!" seru Zyan mengenggam tangan Dila .


"lepaskan aku ! kau kemarin menolak ketika aku ajak ,dan ternyata kau malah datang dengan perempuan lain ?! bukan kah aku bodoh jika harus menuruti mu ? " Dila berbalik menatap Zyan dan menghentakkan tangannya agar terlepas dari genggaman Zyan .


" kenapa kau tidak bilang jika kau sudah muak dengan ku ? kenapa ? "


"sudah aku bilang ini tidak seperti yang kau pikirkan ,! kau tahu aku bukan laki laki seperti itu " jelas Zyan .


" heh , aku tidak akan percaya ! lagi pula aku sudah menemukan yang baru !" ujar Dila berjalan menuju Dafa yang dari tadi diam , gadis itu mendekati Dafa dan meletakkan tangannya di dada pemuda itu , terlihat seakan mereka sangat dekat , terlebih Dila meletakkan tangan nya yang satu lagi di leher Dafa ,membuat sang empu terkejut bukan main .


" tunggu , kenapa aku ? apa salah ku?? !! " batin Dafa berkeringat dingin , tatapan Zyan seakan ingin membunuh nya .


bugh


tanpa aba aba sebuah bogem mentah dari Zyan datang dan membuat Dafa terjatuh kebelakang , pemuda itu menarik Dila ke pelukan nya dan mengendong nya seperti karung beras .


" lepaskan aku brengsek !! " teriak Dila yang terkejut dengan adegan di depan nya


"apa yang kau lakukan ?! lepaskan dia !!" seru Zoya menghalangi jalan Zyan .


" Zoya !! " seru Dila


" pergilah Zoya !" suara Zyan terdengar lebih rendah dan dingin dari biasanya seperti nya laki laki itu benar benar marah .


" apa yang akan kau lakukan jika aku tidak pergi ?aku tidak akan membiarkan mu pergi membawa teman ku !!" seru Zoya dengan belati di tangannya sedangkan tangan yang satu nya lagi terdapat bom beracun .


" lepaskan aku !!! aku masih marah pada mu !!" berontak Dila .


plak


" kau ...kau ...!!" Dila terdiam ketika Zyan tiba tiba saja menampar pantatnya .

__ADS_1


" aku tidak akan bertindak seenaknya ,jadi pergilah !"


" tidak akan !!!"


" 05 ini p-


"Zoya , aku akan baik baik saja !" seru Dila sambil menutup wajahnya , Zoya terdiam gadis itu kemudian pergi membiarkan Zyan membawa Dila setelah mendengar perkataan Dila .


" hei kalian yakin dia akan baik baik saja ?" tanya Lina dengan khawatir .


" apa yang kau tahu , pria itu tidak akan menyakiti orang nya sendiri ,tapi sumpah tuh bogem sakit amat !" sahut Dafa meringis , menahan sakit di pipinya .


" kau baik baik saja ? " ejek Lina dengan tawa kecilnya .


" cih ini semua gara gara kau ! "


"kenapa menyalahi ku ?! bukan kah ini salah mu sendiri karena membawa nya kesini ?!"


"kau ?!!!"


" Kau akan pergi kemana Zoya ? "


Seru Gibran yang melihat Zoya pergi keluar .


" Aku hanya berjalan jalan sebentar !"


" Kembalilah sebelum pukul 8 , acara nya akan dimulai ! " teriak Gibran agar Zoya bisa mendengar nya


" Baiklah "


Laki laki dengan wajah datar tanpa ekspresi itu terlihat serius menatap isi di dalam dokumen nya. Di sampingnya seorang pria berkacamata berdiri dengan tegas .


" Tuan acaranya akan di mulai malam ini pukul 8 malam , apakah ada yang anda butuhkan sekarang ?" Tanya seorang pria berkacamata dengan sopan .


" Tidak ada pergilah "


" Baik ,saya undur diri !"


Setelah bawahan nya pergi pria dengan wajah datar itu memutar kursi nya hingga berbalik , menatap keluar ruangan yang menyajikan pemandangan laut yang indah .


Dari ruangan nya dia juga dapat melihat orang orang berlalu lalang , menikmati sore yang tampak indah . Pandangan nya teralihkan menuju seorang gadis berpakaian hitam yang tampak berjalan santai , sebenarnya tidak ada yang aneh dari gadis itu tapi entah kenapa dia malah memperhatikan nya . Insting nya mengatakan untuk memperhatikan nya .


" ......"


Zoya berjalan dengan santai sembari memperhatikan keadaan sekitar nya , orang orang tampak ramai menikmati pemandangan indah di sore itu sebelum datang untuk menghadiri acara yang ditunggu tunggu .


Zoya berhenti sejenak , menatap sekilas di sekitar . Rasanya seseorang sedang memperhatikan nya tapi di mana ? .


Zoya seakan tersadar , jika tidak ada di sekitar nya maka orang itu ada di tempat lain !!.


Zoya mendongkak kan kepalanya dan dia menemukan nya seorang pria menatapnya di balik kaca , walaupun begitu jauh dia tahu laki laki itu sedang memperhatikan nya .


Sring


Tatapan keduanya seakan bertemu dan Alex pria yang ada di dalam ruangan itu menarik sudut bibirnya membentuk sebuah smirk ketika tatapan nya seakan di balas oleh Zoya .

__ADS_1


Zoya memutuskan kontak keduanya , gadis itu kembali berjalan santai seperti tidak terjadi apa apa , pergi meninggalkan tepat nya .


"Sial ! Untung saja jarak nya sangat jauh dia tidak mungkin mengenali wajah ku kan ? tapi siapa dia ? Apakah dia salah satu orang yang mengincar anting itu ?" batin Zoya pergi .


" Ha...menarik !"


.


.


.


.


" Kau kembali lebih cepat ?"


" Apakah mereka belum selesai ?" Tanya Zoya mengabaikan Gibran .


"Belum , memang nya ada apa zoya ?" Tanya Lina yang melihat raut wajah zoya berubah .


" Tidak ada ,tapi untuk berjaga jaga bawa ini ."


Zoya membagikan racun racun yang dia buat kepada ketiga rekannya , gadis itu memberikan satu kantong masing masing dari mereka sembari menjelaskan efek nya masing masing .


" Wow ... Kau membuat persiapan ,baiklah malam ini adalah pesta !!!" Semangat Dafa , pemuda itu terlihat tidak sabar untuk malam ini .


Ceklek


Semua mata tertuju kearah pintu menatap dua insan yang baru saja datang .


" Zoya !!!" Dila berlari menuju ke arah Zoya dan memeluk gadis itu dengan semangat .


" Uh , ada apa ? Kau baik baik saja ?" Tanya Zoya dengan pelan , mata Dila terlihat merah dan membengkak seperti nya gadis itu habis menangis .


" Ya aku baik baik saja !! Tapi kau berhutang penjelasan kepada ku !!"


" Eh apa yang kau pegang ?" Tambah Dila menatap kearah tangan Zoya .


" Ini !? Ini bubuk cabe " jawab Zoya kemudian menyimpannya .


" Benarkah ? Kau tidak sedang berbohong kan ?" Dila terlihat curiga ,gadis itu cukup peka


" Iya , kau tahu bukan aku suka makanan pedas "


" Um..baiklah ! Tapi kau harus memberikan ku penjelasan kemana kau selama ini !" Serunya kembali semangat .


" aku tidak janji !"


" kau berani ?" tatap Dila dengan tatapan tajam .


"ha..baiklah !" ujar Zoya menyerah


" ehem ...baiklah, kalian bersiap lah , sebentar lagi acaranya akan di mulai ! kalian tahu apa yang harus di lakukan !"


" ya !!" tegas mereka sedangkan Dila hanya diam bingung .

__ADS_1


__ADS_2