
Di sebuah ruangan yang penuh dengan berbagai macam alat digital ,Seorang wanita cantik terlihat duduk dengan anggun sambil menatap layar komputer yang ada di depannya .
Tangannya bergerak lincah menekan tombol keyboard sambil sesekali melirik layar nya .
Angka dan deretan informasi masuk , mengalir tiada henti di layar komputernya,Entah sudah berapa lama tapi yang pasti berbagai macam informasi masuk dan mengalir tiada habis .
Seorang pria masuk ke dalam dan mendekati nya .
" Nona , bukankah kita harus keluar ? Bagaimana dengan nona muda jika kita terus menunda ?" Seru pria itu dengan khawatir
Wanita cantik tadi menghentikan aktivitas nya kemudian menoleh menatap sang pria .
" Apa yang kau khawatir kan ? Mereka anak anak yang kuat , jangan khawatir "
" Kita tidak boleh terburu buru masih banyak yang harus kita susun , pergilah , lakukan tugas mu " perintah nya
Pria tadi terlihat ingin mengatakan sesuatu tapi kemudian dia urungkan ketika melihat wajah wanita tadi terlihat pucat .
" Baiklah , nona saya harap anda tidak terlalu memaksa kan diri "
Setelah pria tadi keluar , wanita itu menyenderkan tubuhnya di kursi , menolehkan kepalanya ke samping dan menatap sebuah bingkai yang terpampang rapi di sana .
Wanita itu hanya diam ,tapi bibirnya menunjukkan senyum lembut kearah foto itu .
" Tunggulah sebentar lagi " gumamnya dengan nada lemah .
Di tempat lain seorang gadis menatap waspada kearah tiga orang yang ada di depannya .
Matanya melirik kearah sekitar , mencari celah untuk dapat menyerang .
" Kalian ... Bukan keluarga biasakan ?" Zoya mengambil posisi siap nya ,gadis itu tidak peduli lagi dengan keadaan tubuhnya yang lelah dengan lumuran darah kering semalam .
Belum lagi pandangan mata sebelah kanannya kabur akibat tertutup darah kering yang sedikit menganggu .
Yuji dan Harumi menatap kearah Zoya yang siap untuk pertarungan , gadis itu tidak goyah bahkan jika tubuhnya sudah benar benar lelah
" Kalian ...dari organisasi eagle claws ? "
Srat
Yuji dan Harumi tersentak ketika Ryu tiba tiba melesat melompat ke arah Zoya dengan pisau di tangan nya .
Zoya menyambut Ryu ketika pemuda itu mengacungkan pisaunya kearah nya . Gadis itu dengan cepat mengelakkan nya dan memberikan serangan balasan .
" Ryu hentikan !"
Seakan tuli kedua nya larut dalam permainan adu pisau , keduanya memainkan pisau mereka dengan sangat terampil , tidak peduli beberapa kali kedua nya mengayunkannya tidak ada di antara keduanya yang ingin mengalah .
Zoya menundukkan kepalanya ketika Ryu memberikan serangan secara horizontal , gadis itu tidak akan tinggal diam dan segera memberikan serangan balasan .
__ADS_1
" Sudah ku duga kau bukan gadis biasa ! Siapa kau !?"
" Heh ! Bukan kah aku pernah memberitahu mu ? Kenapa kau tidak ingat ? " balas Zoya dengan senyum dinginnya .
Ryu merasa terhina ketika melihat senyum dingin Zoya ,pemuda itu meningkat kan daya serangnya hingga sebuah muncul dan itu di manfaatkan sebaik-baiknya oleh Zoya .
Sret
Keduanya menjaga jarak , Zoya berhasil memberikan goresan di pipi Ryu , walaupun kecil itu cukup dalam hingga mengeluarkan banyak darah .
" Hentikan kalian berdua!" Harumi berjalan ke tengah antara keduanya , menatap mereka dengan pandangan sulit di artikan .
" Kenapa kau tidak membunuh kami ?" Seru Ryu dengab Pandangan mata seakan ingin membunuh Zoya
" Apa maksud mu ? "
" berhentilah bersikap sok suci ,Bukan kah kau anjing organisasi itu !? Cih!?"
" Maksud mu , eagle claws?"
" Seperti nya benar !" Ryu seperti nya ingin kembali menerjang Zoya , jika saja Yuji tidak menahannya .
" Hentikan Ryu !" Seru Harumi menatap tajam kearah Ryu yang membuang muka .
Matahari menyinari dengan cukup cerah tapi tidak dengan ruangan yang ditempati mereka terasa sangat dingin dengan tatapan saling mewaspadai .
" Seperti yang kau lihat kami tidak akan kembali , jadi pergilah jika kau tidak ingin mati" seru Harumi dengan dingin , wanita yang biasanya lemah lembut itu sekarang menjadi tegas dan tidak tersentuh .
" Apa mereka menganggap ku bagian dari organisasi itu ?yang benar saja !!" Batin Zoya tidak terima .
" Mari kita lihat siapa yang akan mati?".
" Kenapa kau sangat keras kepala ? Kau sudah sangat lelah bukan ? Tubuhmu sekarang masih sakit , belum lagi pandangan mu agak kabur akibat darah itu , bukankah kau mencari kematian mu sendiri ?"
Harumi menatap nya dengan pandangan yang sulit di artikan , sedangkan Zoya seakan tersadar .
" Kau ... seorang dokter !?"
Sekarang Zoya memikirkan nya , saat itu dia hampir tidak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya ,bahkan untuk berbicara saja dia tidak bisa ,dia hampir lumpuh akibat sengatan listrik , tapi setelah di rawat oleh Harumi dia dengan cepat pulih .
Awalnya Zoya tidak begitu memikirkannya tapi bagaimana mungkin luka parah itu sembuh dalam seminggu !?
Zoya semakin meningkatkan kewaspadaan nya ,gadis itu sekarang sadar lawan nya berada di atasnya . Belum lagi mereka ada tiga sedangkan senjatanya hanya belati dan jarum kecil nya .
" Kenalkan , kami berdua ツインイーグル
(Elang kembar) saat itu tapi sekarang tidak lagi , mungkin sedikit salah jika menyebut kami dari sana , kami telah keluar dari sana dan sekarang kami hanya ingin menjalani hidup baru " seru Yuji yang dari tadi melihat pertengkaran itu .
" Kembar ? Jika di perhatikan lagi mereka memang kembar sih ? Tapi yang mana ?" Batin Zoya memperhatikan Yuji dan Ryu secara bergantian .
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan !?" Ryu mendorong Yuji ketika adiknya itu malah membeberkan informasi mereka , Ryu melototi nya dengan rahang mengeras .
" Maaf atas keributan nya ,tapi kami sudah bukan anggota mereka lagi . Kau mengira nya karena melihat Tato ini bukan ?"
Yuji menyibak rambut nya , memperlihatkan tato cakar elang dengan kepala elang yang seakan berteriak .
Ah, jika di perhatikan lagi tato milik Yuji berbeda dengan tato milik orang dulu yang pernah dia temui .
" Apa yang kau lakukan !!!" Bentak Ryu seakan ingin memukul Yuji tapi sang ibu menahannya dan membiarkan sang anak bungsu menjelaskan .
" Diam lah ,gadis itu memang bukan dari sana , dia tidak memiliki tato nya "
" Kau tidak perlu waspada , kita tahu kondisi masing masing , jadi ayo akhiri ini " seru Yuji dengan tenang , memang dia yang lebih tenang di setiap situasi.
" Aku 05 , aku tidak bisa membeberkan informasi tentang organisasi ku , tapi yang pasti aku bukan dari organisasi eagle claws "
" 05!? , kau memiliki pangkat yang cukup tinggi !?"
" Melihat kalian memiliki tato itu kupikir aku bisa ke markas kalian , tapi ternyata tidak ya ?"
" Jadi kamu memiliki sebuah misi ke sana ?"
" Tidak ! Itu bukan misi, aku hanya ingin mencari jejak seseorang, ini urusan pribadi "
Keluarga kecil yang di isi oleh tiga orang itu saling tatap sebelum saling mengangguk pelan .
" Dia ada di kota T , markas yang kau cari ada di kota T . Kau bisa ke sana,tapi dengan kondisi kau yang sekarang kau tidak akan mampu menerobos masuk ke sana . Mereka adalah organisasi gelap tersebar yang ada di kota J " Jelas Harumi membuat Zoya menaikan sebelah alisnya.
" bukan kah ini aneh ? Kami membocorkannya ?"
" Ini memang aneh ! Haruskan aku membunuh kalian !?" Zoya menatap lurus ketiga nya .
" Membunuh kami juga tidak ada guna nya , itu malah akan menguntungkan bagi mereka ."
" Itu juga menguntungkan ku bukan !? Aku bisa pergi ke sana dan mempersembahkan kepala kalian ?"
" Kau hanya akan menjadi target mereka .
" ....."
Zoya diam ,gadis itu terlihat berpikir keras untuk langkah selanjutnya , mungkin sekarang dia harus menundanya lagi ?
" Bagaimana jika kita bergabung ?"
Zoya menatap Yuji dengan pandangan yabg sulit diartikan ,gadis itu melihatnya dengan ragu .
" Mungkin ini terdengar tidak masuk akal ,tapi kami juga memiliki dendam dengan organisasi itu , kita bisa saling menguntungkan bukan ?"
"Itu tidak akan merugikan mu , lagi pula kau akan segera memiliki seorang dokter gratis dan juga anggota elit " .
__ADS_1
" bagaimana? kau ingin kesepakatan ini ?"