
" Zoya dari mana aja kamu? kenapa lama sekali ? " tanya Lili menatap anak sulungnya lama
" hehe tadi perut Zoya sakit makanya lama !" jawab Zoya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .
"sudah sekarang ayo pulang ! "
"oke !"
setelah pulang Zoya segera bergegas menuju kamarnya , gadis itu mengeluarkan sebuah hp tua di balik sakunya kemudian memperhatikan nya . dia mendapatkan nya setelah menyiksa pria dewasa itu tapi tetap tidak mendapat hasil akhirnya Zoya mengeledah tubuhnya dan menemukan hp dengan lambang cakar elang .
" apa ini ? " batin Zoya memperhatikan angka kode yang sedemikian rupa , sangat susah di mengerti .
tapi satu yang mencolok , HP itu memiliki desain aneh dengan lambang cakar elang sama seperti tato yang ada di tubuh pria itu.
Zoya segera bergegas mengambil laptop nya dan mengutak-atik di sana.
" tunggu ? situs apa ini dan apa maksud kode kode ini ?" gumam Zoya melihat banyak nya kode kode yang tidak dia mengerti .
yang menarik perhatiannya adalah pesan ini , ini seperti sebuah pesan dalam artian lain .
" 20•1•18•7•5•20 : 12^9*12c1k14h1 ¢ 18j1k22o5k14k1 >
16•5 14 7 9 18 7 13: 18 5 14 1 20 1 ¢ 1 4 18 91 14 1
nominal : 200 10j20t ! "
"hah ? apa apaan ini !! ini drak web ?! ...!" Zoya menghela nafas , sepanjang hari dia mencari cara membaca nya tapi tetap saja gadis itu tidak dapat mengerti maksud dari kode kode itu .
__ADS_1
" sialan ! apa gw tanya mereka aja ?" pikir Zoya sambil menyandarkan tubuhnya pada kursi , gadis itu memandangi langit langit kamarnya .
" tunggu? siapa dia sampai tahu jika kami pindah ? sebelum tidak ada yang seperti ini !" batin Zoya tiba tiba , gadis itu berdiri mengingat kembali kejadian kejadian sebelum ini .
" kami baru saja pindah dan yang tahu hanya Evan ! dia tidak mungkin menyuruh seseorang mencelakai keluarga ku ! " gumam Zoya .
"Gibran ? tidak ! dia gak akan tahu rumah gw ! terus siapa ?! " batin Zoya terus menebak nebak .
gadis itu mondar mandir merasa gelisah dengan keselamatan keluarga nya , belum lagi dia akan keluar negri untuk menjalani hukumannya yang artinya dia akan jauh dari keluarganya .
" sial! gimana sekarang ! ?" Zoya mengigit bibir bawahnya ,merasa frustasi dengan keadaan nya sekarang .
siapa yang akan membantu nya ? sekarang tidak ada yang bisa dia percaya , satu satunya cara adalah dengan memecahkan kode angka sialan itu .
Zoya kembali mengutak-atik laptop nya , gadis itu mencoba kembali mencari tahu arti dari kode angka angka tersebut dengan menyerang sistem Rahasia.
Zoya dengan cepat memainkan jari jarinya di atas keyboard nya , dengan cepat menghilang virus serta jejaknya sekaligus .
" huh !!" keringat Zoya membasahi bajunya setelah setengah jam gadis itu berkutat dengan laptop nya dan untunglah jejak nya hilang sehingga pihak musuh tidak dapat melacak nya .
" sialann! brengsek !!" gumam Zoya sesaat sebelum bangkit dan pergi menuju kamar mandi .
sedangkan di pihak lain sedang terjadi kehebohan ketika mereka kewalahan menghadapi Serangan tiba tiba yang langsung menghantam sistem pusat utama hingga membuat beberapa data hampir saja bocor .
" sialan ! pertahankan datanya ! jangan sampai bocor !" teriak salah satu dari mereka.
"pak ! komputer nomor 2 meledak ! "
__ADS_1
" sialan ! pertahankan !kirim dia virus lebih banyak !!:"
"pak ! komputer yang lain juga mulai ikut
rusak ! "
" dasar bodoh apakah kalian hanya makan gaji buta ::!!!" bentak pria itu dengan kasar .
" pak dia mulai menghilang kan jejaknya "
"berhenti berbicara dan lakukan tugas kalian dasar bajingan tidak berguna !!!" bentaknya dengan kasar bahkan sepertinya bola matanya hampir keluar jika saja dia bukan manusia .
" jangan biarkan dia lolos ! cari dia ! tidak peduli di belahan dunia mana pun !" teriak nya kuat membuat orang orang yang ada di sana takut .
.
.
.
.
.
Zoya termangu menatap laptopnya yang mengeluarkan asap tebal , gadis itu segera melempar nya keluar dengan tidak rela . laptop pemberian mamanya harus rusak akibat virus yang di berikan pihak lain .
" sialan laptop gw ! huhu...." batin Zoya tidak rela menatap sedih laptop kesayangannya .
__ADS_1
"awas aja kalian !" batin Zoya penuh dendam , mata gadis itu berkilat sebelum redup kembali .