
Tolong ya temen/kakak/bunda sekalian
Kasih Like
kasih Vote
kasih POPULARITAS tekan bintang lima nya ya
...______...
...----------------...
Kisah percintaan Arka tidak begitu pahit, seperti yang telah di alami oleh bosnya, yakni Bayu. Bayu, sejak masa Sekolah dia punya beberapa masalah dalam mendekati wanita, bahkan setelah mendapatkan wanitapun dia malah di selingkuhi.
Bukan karena pria itu tidak tampan ataupun tidak punya uang, namun ... pemikirannya yang lumayan kolot membuat lawan jenis merasa dia tidak asyik. Setelah dewasa, sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dia di jodohkan dengan istri pertamanya, tidak jauh beda dengan latar belakang percintaan Bayu. Sehingga menyatuhkan mereka begitu mudahnya. Hingga, lahirlah seorang putri yang cantik jelita bernama
...VIOLA...
Sayang sekali, kebahagiaan itu tidak bisa Bayu raih dengan sang istri, karena Tuhan lebih menyayangi ibu Viola, sehingga Viola yang belum sempat melihat ibunya yang telah melahirkan dia di dunia ini. Sempat putus asa, Bayu tersadar jikalau ada satu harapan untuknya merasa bahagia yakni adanya malaikat kecil bernama Viola inilah yang menjadi kekuatannya untuk tetap hidup.
TUHAN memang adil, buktinya.
Tuhan memberikan kebahagiaan kembali untuk Bayu, dia di pertemukan dengan seorang gadis yang sangat asyik, pengertian juga menrima dia apa adanya, tidak ada sikap maupun sifat pencitraan, semuanya murni memang gadis—ralat, maksudnya wanitanya. Bersikap sebenarnya. Isengnya, perhatiannya itu benar-benar karakter Yiren.
Arka Memang mereka tidak berteman sejak di masa sekolah, hanya mengenal saat mereka sama-sama terjun di dunia bisnis. Merasa dia punya cemistry baik dengan bosnya yang bernama Bayu, lantas mereka bisa akrab seperti sekarang. Percintaan nya sejak dulu, selalu di bumbui dengan berbagai kisah cinta yang menarik juga cukup menghias jati dirinya sebagai lelaki. Perubahan menyentuh hidupnya sekarang, sejak adanya Mahira gadis yang baru menginjak masa puber masa sekolah menengah atas ini kian mengejar dirinya, membuat Arka merasa takut dan selalu menghindar darinya Mahira tidak mudah menyerah dengan apapun dia selalu bertekad di dalam hati juga segenap jiwa dan raga yang dia miliki.
Seperti memberikan perhatian, memberi waktu untuk bisa bersama Arka walaupun selalu di tolak mentah-mentah
Tak akan ada habisnya perjuangan yang dia tempuh.
"Ayang aku!" seru Mahira dari parkiran.
"Mahira, bagaimana bisa kamu ada di sini?" tanya Arka.
"Ya bisa dong, Mahira bawa motor ke sini. Bekal makanan nya udah di abisin?" tanya Mahira.
Arka menggaruk pelipisnya. "Sudah, kenapa?" tanya Arka lagi. Mahira tersenyum nampak senang dengan jawaban Arka."Ya sudah mana kotak bekalnya, mau Mahira ambilin soalnya ini Mahira pinjem dari tetangga," tukasnya.
__ADS_1
Arka hanya bisa melongo seperkian detik.
"Lain kali Mahira tidak perlu repot-repot ya, pakai pinjem punya tetangga segala lagi," saran Arka.
"Tidak apa ko Ayang, Mahira tidak keberatan sama sekali," ucapnya.
"Kamu tidak, saya keberatan."
"Ayang kok, ngomongnya gitu. Yaudah Mahira pulang ya," ujarnya.
"Pulang aja sana," balas Arka.
"Kotak bekalnya belum di kasih sama ayang," kata Mahira.
"Tunggu di sini," kata Arka.
Tentunya tertinggal di dalam ruang kerjanya. Terpaksa dia mengambilnya dan memberikan pada Mahira.
"Ini, jangan ke kantor lagi. Ingat ya, Mahira."
"Apaan?" tanya Arka.
"Sudah kerja kantoran, ayang ngajak Mahira jalan-jalan, setuju ya. Kalau enggak Mahira bakalan terus-terusan ke sini," ucap Mahira.
"Kamu ngancem saya?" tanya Arka.
"Bukan ngancem, tapi ngasih pilihan yang bagus," bantah Mahira.
"Ah, sudah, pulang sana!"
"Janji ya, oke deal!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......................
......................
__ADS_1
"Sayang, suamimu pulang!" seru Bayu.
Hening.
Bayu melihat jam di dinding ruang keluarga, sudah menunjukkan pukul lima sore, masa anak dan istrinya tidak berada di rumah.
Sayup-sayup terdengar suara kepakan air di kolam renang, di pastikan ada yang sedang berenang sekarang.
"Papa!"seru Viola.
"Mas, kamu sudah pulang. Maaf ya, kita enggak denger," ucap Yiren sambil mendekatinya.
"Ya, cukup keterlaluan di panggil tidak menyahut," ucap Bayu.
"Udah minta maaf mas," kata Yiren lagi.
"Cium, biar di maafin." Menatap penuh kedataran wajah.
"Mas ada Viola, malu dong." Yiren melotot.
"Di pipi, kamu kira aku mau di cium di sebelah mana? ah, bibir ya?" godanya.
Puk!
"Sayang!"
Cup!
Yiren mencium pipinya. Keberuntungan, Viola tidak melihat ke arah mereka, Bayu sadar akan hal itu, dia langsung menahan pinggang istrinya.
"A—apa?" tanya Yiren.
Tanpa menunggu lama, Bayu segera mencium istrinya, meraup segala rasa yang ada di mulut istrinya. Terbuai, hingga membuat mereka berdua menghabiskan waktu dalam berciuman mesra.
"Mama, Papa. Kalian ngapain di belakang tembok?" tanya Viola.
Bersambung
__ADS_1