
Reuni sekolah Nusa bangsa, tengah berlangsung cukup meriah. Karena angkatan 2017 sedang berkumpul di aula sekolah, sudah banyak yang berkeluarga.
"Oh, ini. Suami kamu Yiren. Boleh juga, ternyata kamu bisa ya, move on dari Daren."
Sebenarnya Yiren, tidak ingin masalalunha dibahas. Lagi pula, itu tidak penting lagi. Dia jauh lebih bahagia bersama dengan Bayu. Daren hanyalah sebuah masalalu, yang telah terhapus.
"Dengar kabar, Daren udah cerai sama istrinya. Ini pasti karena Daren masih cinta sama kamu, kamu sama Daren dulunya kan kopel favorit. Iyakan Seli," kata Fika.
"Bener banget, kenapa kamu enggak nikah sama Daren aja. Kalian itu pacaran dulu lama keknya," kata Seli.
"Girls, udah deh. Jangan bahas masalalu yang udah berlalu. Aku sudah sangat bahagia sama suami aku," Yiren menggapai lengan Bayu yang sedari tadi diam mendengar ucapan ketiganya.
"Oh, oke. Sorry banget ya. He-he, maklum kita ini masih belum move on dari masalalunya kalian," kata Seli dan di angguki oleh Fika juga.
"Kita permisi ya," kata Yiren.
Merasa tidak enak pada suaminya, Yiren mengajak Bayu ke tempat lain. Dia menunjukkan beberapa tempat tongkrongan semasa dia sekolah.
"Dulu, aku bandel mas. Jadi, suka bolos nya ke sini. Rooftop adalah tempat paling teraman, menurut aku mas."
"Sampai sekarang, keliatannya."
"Iiih, enggak dong. Aku udah enggak bandel lagi. Aku udah jadi istri paling baik sedunia," kata Yiren.
"Yang benar saja, buktinya apa?" tanya Bayu.
"Mas, iih kamu ngeselin lama-lama deh.
__ADS_1
"Maaf deh, mas bercanda sayang." Mengelus rambut Yiren dengan sayang.
"Ngomong-ngomong, mas enggak cemburu'kan sama omongan temen-temen aku," kata Yiren.
"Tidak kok, biasa saja. Kamu tenang saja sayang," ucap Bayu.
Yiren memeluk Bayu. "Makasih mas, beruntung aku punya suami yang pengertian dan juga sabar seperti kamu," kata Yiren.
Sebenarnya Bayu tidak terlalu perduli dengan masalalu istrinya, karena yang perlu dunia ketahui. Yiren bersama dengan dia untuk selamanya. Kecuali jikalau istrinya yang membahas masalalu indanya itu barulah dia akan berpikir dengan keras atau bahkan bisa cemburu.
"Tidak di sangka ya, Yiren. Kamu masih ingat dengan masalalu kita di sini. Mungkin kenangan manis masih saja kamu ingat di sini," ujar Daren yang tiba-tiba muncul.
Alis Bayu terangkat, dia menatap Yiren penuh tanya.
"D—daren?" sebut Yiren dengan tampang bertanya.
"Ya, ini aku." Tersenyum.
Masih ingat betul, Bayu siapa Daren tersebut. Karena dulunya saat Yiren masih berstatus sebagai baby sitter dia di suruh menjadi kekasih pura-pura. Dan akhirnya mereka menikah dengan dasar cinta.
"Akhirnya kita bertemu lagi," kata Daren.
"Ya," balas Bayu.
"Jika suasananya kurang mengenakan, aku akan pergi."
__________
__ADS_1
Kalau saja tidak berpikir ini adalah tempat orang untuk mengingat masa-masa sekolah mereka dulu, sudah pasti Bayu akan memberi sedikitnya pelajaran untuk Daren.
Lagi pula acara reuni sekolah apa ini, mengadakan dansa terkhusus untuk idola couple favorit mereka semasa sekolah dulu.
Bayu meneguk minuman, agar memperlancar keruhnya tenggorakn yang tengah di rasakan nya.
"Boleh jujur, aku menyesal mengikuti perjodohan ayah dan ibuku. Karena akhirnya aku harus menikah tanpa perasaan," ujar Daren sembari terus berdansa dengan Yiren.
"Daren, dulu saat kamu tiba-tiba hilang dan memberi kabar seburuk itu. Kamu berhasil bikin aku kecewa dan berputus asa. Aku udah belajar terima kenyataan walaupun pahit banget, akhirnya aku nemuin pengganti kamu." Menatap Bayu lalu kembali menatap Daren. "Cuma dia yang bisa bikin aku bahagia kembali, soal pernikahan kamu itu jangan lagi kamu sangkut pautkan dengan kehadiran aku," kata Yiren.
Ucapan mereka yang saling berbalasan, hanya mereka lah yang mendengar. Karena jarak keduanya yang begitu dekat, memicuh kehebohan dari teman-teman yang ingin mereka saling berpelukan.
Musik berakhir, dan Yiren ataupun Daren tidak saling peluk.
"Mas, apa kamu marah?" tanya Yiren.
"Tidak sayang, selanjutnya ada apa lagi?" tanya Bayu.
"Tidak ada, sudah selesai acara puncaknya. Kalau mas udah enggak nyaman kita pulang aja," usul Yiren.
"Kenapa buru-buru Yiren. Kita mau dong, kenalan sama suami tajir kamu ini, pelet apa yang udah kamu pakai sampai menjerat pria mantan duda keren seperti dia?" Tanya Rina.
"Jangan sembarang bicara, aku tau kamu pasti iri bukan sama aku, karena aku mendapatkan kebahagiaan. Mungkin saja, si perebut seperti kamu, kurang bahagia."
"Mendengar semua ini, aku yakin. Kamu ngemis cinta sama suami kamu atau mungkin kalian hanya pasangan kontrak seperti di drama Korea atau cina itu," terang Rina.
"Jaga bicara anda, saya dan istri saya sangat tidak suka dengan ucapan anda. Jika anda masih bertindak tidak baik, jangan salahkan saya membuat keluarga anda menderita," kata Bayu.
__ADS_1
"Heh, sombong sekali. Suami saya adalah manager perusahaan, " kata Rina.
"PT Ardan Group? Delapan puluh persen adalah saham dari milik saya, jadi jangan macam-macam." Tunjuk Bayu penuh peringatan berhasil membuat Rina diam tak berkutik