
Arka langsung meninggalkan Mahira begitu saja, Mahira mendengus kesal tetapi dia bangga karena sudah berhasil mengacaukan suasana. Mahira yakin, Arin itu tidak akan mau bertemu dengan Arka lagi, lagipula. Jikalau masih berani Mahira akan beri perhitungan kepadanya, lihat saja.
Mahira pulang ke rumahnya dengan bersenandung bahagia.
"Cie, yang baru pulang. Lagi dalam suasana bahagia bener," kata Rina.
"Iya Kaka ipar, tadinya kurang mengenakan hati cuma berkahir bahagia," balasnya.
"Wah, apa yang telah terjadi?" tanya Rina cukup penasaran.
"Aku'kan jalan ke luar tadi, tanpa sengaja melihat jodoh aku lagi sama pelakor. Jadinya aku langsung melakukan tindakan dong kak, aku berhasil bikin pelakor sadar diri tanpa harus aku berkata kasar dia pergi dari sana, aku senang sekarang," jelas Mahira.
"Memang ya, godaan pasangan kamu itu terlalu banyak. Kapan kalian resminya sih, Kaka tidak sabar. Ini saja seperti menunggu drama yang berepisode," kata Rina.
"Aku belum berhasil mendapatkan hatinya kak, aku bingung bagaimana lagi. Agar bisa mencuri hati Ayang Arka, jujur saja di dunia ini Mahira tidak mau dengan yang lain. Mahira cuma ingin Arka yang menjadi pendamping hidup Mahira,jikalau bukan dengan Arka. Maka, dia tidak boleh di miliki oleh siapapun," tegas Mahira.
Tampaknya, Mahira sudah tergila-gila dengan Arka. Memang dia mengejar pria itu selama bertahun-tahun lamanya, semua ekpektasi tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Apa daya, dia tidak bisa menerima semua itu. Sehingga dia menyimpulkan jikalau dia bisa menaklukkan hati Arka pada suatu hari nanti.
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
Apa yang telah terjadi malam ini, sangat membuat Arin merasa terhina. Dia tidak suka hal ini, dia langsung membicarakan ini dengan Yiren melalui video call WhatsApp.
__ADS_1
• Arin, tahan emosi kamu. Karena ada fakta yang kamu tidak ketahui mengenai Mahira itu•
•Apa yang tidak aku ketahui? Apa mereka memiliki hubungan lebih dari pacaran?•
• Mahira memang menyukai Arka, sebaliknya Arka tidak suka padanya. Mahira itu terobsesi dengan Arka. Bahkan, dia pernah melukai suamiku Arin•
• Aku bingung, bisa kamu ceritakan lebih jelas•
Yiren mulai menceritakan bagaimana sikap Mahira selama ini, di mana dia berlaku keras dan kasar terhadap si penghalang keinginannya.
Kasian Arka, rupanya dia memiliki masalah dengan wanita kecil licik itu.
• Aku pikir mereka berdua, memiliki hubungan•
Arin yakin sahabatnya ini tidak akan membohonginya, dia tersenyum dan akan segera memperbaiki kesalahpahaman ini.
• Makasih banyak Yi, kamu sudah menjelaskan segalanya sama aku•
• Sama-sama Arin, jangan muda percaya dengan semua nya ya. Aku harap kalian bisa segera menyusul aku•
• Dih, kecepetan. Yaudah makasih banyak Yi. Aku mau tidur dulu•
__ADS_1
• Selamat malam!•
•Ya malam•
PIP!
"Ada apa dengan Arka sayang?" tanya Bayu.
"O, ya. Mahira mas berulah lagi. Dia mengacaukan malam kencannya Arin sama Arka. Arin sempat bilang kalau dia tidak mau lagi dekat dengan Arka karena ada sosok Mahira yang mengakui dirinya adalah kekasih Arka, gila memang gadis itu mas. Dia tidak lelah mengejar cinta pria yang sudah jelas menolaknya. Aku tidak tau bagaimana orangtuanya dalam mendidik gadis itu," jelas Yiren.
"Itulah, berbahaya nya dengan overdosis cinta. Jadi menganggap yang tidak mungkin jadi miliknya. Adalah milik dia," kata Bayu.
"Apa mas? ulangi dong kamu bilang apa?" tanya Yiren.
"Overdosis cinta," kata Bayu.
Membuat Yiren ngakak sampai memukul paha suaminya, kebiasaan Yiren jikalau merasa lucu akan menabok suaminya. Cukup sakit, akan tetapi biarkan saja. Kalau di hentikan istrinya mengamuk.
"Sudah malam, kita lebih baik tidur." Mengatur posisi untuk tidur.
"Aku rasanya, masih lucu mas denger kamu ngomong tentang overdosis cinta. Entah kenapa rasanya lucu banget. Dari mana kamu dapat pernyataan ini. Mas suamiku?" jelas juga tanya Yiren.
__ADS_1
Tentu saja dia penasaran, apa ada seseorang sebelum nya yang mengatakan itu semua sehingga suaminya menjiplak. Atau memang suaminya itu, secara otodidak saja. Entahlah, yang jelas Yiren baru pertama kali mendengarnya.