
Patut di syukuri, tanpa usaha dan energi lagi. Karena sudah menjauh dari hidup Arka sesuai dalam keinginan dulu. Sekarang Arka lebih bebas tanpa gangguan dari wanita yang tergila-gila padanya.
Sayang, dia belum menemukan nya. Jodohnya masih tidak tau ada di Mana apa mungkin dia belum lahir di cerita ini?
Oh, tega sekali author nya membuat Arka menjadi pedofil.
Jangan sampai itu terjadi.
Mungkin ini bentuk karma dari kisah hidup seorang Arka. Di mana ia dahulu sering mematahkan hati para betina sejak ia masih sekolah dasar. Sekarang saat ia mulai merasakan butuhnya ia seseorang di sampingnya, malah tidak bisa ia temukan yang cocok.
Sempat ada, namanya Arin hanya saja hubungan jarak jauh tidak akan bisa dia lakukan sama sekali tidak. Dalam kamusnya, bertentangan sekali. Keduanya juga tidak ada yang mau mengalah. Sampai seketika, Arka mendapatkan kiriman berupa undangan pertunangan.
•
Arin bertunangan dengan warga tetap di New York, namanya Josean Yordan.
Tampilkan nya pria itu berstatus keluarga bangsawan.
Nasib mujur menerpa gadis ini. Pesona serta Dedi kasih nya memang memikat hati pria.
Semakin terasa merananya hati Arka saat ini, mau berkata apa lagi? dia tidak punya hak untuk kecewa.
Arka hanya kembali untuk berpusat pada pekerjaan bisnisnya. Mungkin belum saat nya dia meninggalkan status jomblo akut tersebut.
"Arka, om Hardi mengajak kamu untuk makan malam di rumah," kata Tante Dwi.
"Aku tidak bisa Tante, pekerjaan jauh lebih penting. Aku tidak mau bertemu dia lagi setelah insiden dua bulan yang lalu itu," kata Arka.
"Karena itu, sungguh om kamu ingin meminta maaf denganmu, Tante mohon datang ya. Tante tidak akan memaksa kamu untuk tinggal dengan Tante lagi ko," jelas Tante Dwi.
"Baiklah, ini kulakukan hanya demi tanteku saja," balas Arka.
__ADS_1
•
•
Suasan canggung dalam beberapa saat, di karenakan dua pria ini sudah pernah berkelahi di dslam rumah ini sampai masuk ke dalam berita sekompleks.
Acara makan malam berjalan dengan baik.
"Om mau minta maaf sama kamu," kata Hardi.
"Ya, memang. Karena om bersalah," kata Arka.
"Iya,om baru mengetahui jika semua ini adalah akalan Mahira dan juga moment waktu itu sangat mendukung apa yang dikatakan Mahira. Cuma, semuanya tidak terbukti," kata Hardi seperti nya sangat menyesal.
"Semua sudah berlalu om," kata Arka.
"Kau tidak ingin memaafkan om?" tanya Hardi.
•••
|Halo selamat malam|
Suara yang tidak di kenali oleh Yiren sama sekali, dia menjadi sangat penasaran dari mana seseroang mendapatkan nomornya.
|Ya, selamat malam. Ini siapa?|
| Benar ini dengan ibu, Yiren? kami dari pihak rumah sakit, kami mendapatkan pasien atas nama Bayu. Beliau kecelakaan tunggal, posisi di rumah sakit Pelita hati,|
Yiren tidak bisa menjawab apa-apa, dia terlalu panik. Rasanya dia tidak perlu menjawab telepon itu lagi. Ia tidak mempersiapkan apapun, dia hanya memakai baju tidur dan langsung ke rumah sakit yang di katakan tadi.
"Nyonya sabar, semoga saja tuan tidak terluka parah," kata Supir.
__ADS_1
"Iya mang supir, hanya saja aku merasa sangat takut. Karena ini mengingatkan diriku pada kedua orang tuaku," lirihnya.
Perjalanan ke rumah sakit menghabiskan waktu dua puluh menit.
"Pasien kecelakaan tunggal atas nama Bayu, berada di ruangan mana?" tanya Yiren.
"Maaf mba, tidak ada. Mungkin mba salah informasi," kata pihak informasi rumah sakit.
"Tidak, ini nomor yang menghubungi saya. Terus bilang jikalau suami saya kecelakaan," kata Yiren.
Dreeet!
|Aku menunggumu di rumah, cepatlah datang!| Line dari suaminya.
Prank!
Yiren benar jengkel atas semua ini, awas saja jika di rumah nanti. Pastinya Yiren akan menghajarnya.
"Mas! Kamu ngeprank nya keterlaluan banget lho, aku—" bibir Yiren terbungkam saat layar lebar di tampilkan. Membuat beberapa video yang telah di rangkum menjadi mini seri dalam keseharian mereka bertiga.
Di susul dengan kue cantik tidak lupa juga tumpeng yang di bawa oleh mbo Darmi ke taman belakang ini.
Bertuliskan happy anniversary ke tiga tahun pernikahan.
"Kamu boleh marah, ngomel, mau ajak perang mulut. Cuma nanti saja. Lebih baik kita sama-sama menikmati malam pesta pernikahan kita ini, " jelas Bayu.
"Bener Mama, jangan marahin papa aja. Soalnya, ini rencana dari Viola. Viola di kasoh tau mbo," kata Viola karena tidak mau di marahi sendiri.
"Haish, kalian semua. Membuat aku geregetan," ucap Yiren.
Bersambung
__ADS_1