Si Kembar Anak CEO

Si Kembar Anak CEO
Episode 13


__ADS_3

Terdengar suara adzan berkumandang Alisia bangun ia memegang kepalanya merasakan sakit karena menangis semalam, Alisia bersandar di kasurnya hari ini ia tak sholat hingga bisa lebih lama mengistirahatkan tubuhnya.


Kret


Pintu terbuka terlihat anak kembar yang masih menggunakan pakaian tidur Alisia tersenyum melihat keduanya.


" Sayang kok kalian masih menggunakan baju tidur? " Alisia, kedua anaknya naik di atas kasur dan memeluknya.


"Disa tak ingin sekolah bunda, Disa mau menemani bunda" kata Disa, menatapnya dengan senyuman.


" Ya bunda kami ingin seharian bersama bunda dan kita bisa bermain bersama, ayo bunda kita ke mall" kata Deniz, tak kalah semangatnya.


Alisia menatap keduanya tak biasanya mereka ingin boros.


" Sekarang katakan pada bunda kenapa anak bunda ingin libur" Alisia, mencium mereka.


Deniz dan Disa memeluknya. " Kami hanya ingin bersama bunda " kata Deniz, Alisia tersenyum melihat putranya yang dingin minta libur tak seperti biasanya.


" Baiklah hari ini kita bersenang di mall sekarang ayo bersiap" kata Alisia.


" Asyik Disa bisa bermain sama bunda dan kak Deniz, ayo kak kita bersiap" kata Disa, semangatnya.


Andin dan bibi Sukma menyiapkan sarapan pagi dengan menu Nasi goreng, mereka menatap heran melihat Deniz dan Disa sudah rapi tapi tak berpakaian biasanya.

__ADS_1


" Aunty hari kami boros" kata Deniz, mengerti dengan tatapan Andin juga bibi Sukma kemudian didi di kursi.


" Boros? " Andin.


" Ya mereka ingin liburan katanya" kata Alisia, duduk di samping putrinya.


" Ya aunty kami ingin liburan bersama bunda dan bersenang, aunty jaga butik saja" kata Disa, minum susunya. Andin hanya tersenyum.


Alisia bersama kedua anaknya menikmati makanannya. Selesai makan Alisia mengendarai mobilnya menuju mall terbesar di London.


Mall xxx


Mobil dikendarai Alisia sudah sampai di mall.


Alisia mengajak kedua anaknya ke lantai empat dimana area permainan di sana banyak orangtua menemani anaknya bermain.


Disa mengajak Deniz permainan capitan boneka.


" Kak aku ingin boneka sebelah sana" Disa, menunjuk boneka kelinci dengan gemesnya.


Dengan dinginnya Deniz memasuki koin dan memutar alat menuju boneka diinginkan oleh Disa.


" Ayo kak" Disa, memberi semangat sedangkan Alisia hanya melihat mereka.

__ADS_1


"Terima kasih kak, bunda lihat Disa dapat boneka " Alisia melompat senang menunjukan boneka pada Alisia.


" Deniz nggak mau bermain, sayang?" Alisia, Deniz menanggukan kepalanya dan melihat sekitarnya.


Deniz tersenyum tipis melihat permainan basket dia menuju di sana Alisia dan Disa mengikutinya dari belakang.


Deniz membeli tiket dan memasuki koin ia mulai bermain, Deniz dengan tenang memasuki bola dalam gawang hingga ia banyak mendapatkan koin, tanpadi duga banyak penonton yang melihatnya.


Mereka tak menduga anak kecil sangat pandai bermain basket.


" Hei, apa kamu ingin lomba bersamaku" kata seorang anak sepertinya ia sudah SMP.


" Saya lihat kamu sangat pandai dalam bermain, jika saya kalah kamu bisa memiliki ini" kata anak itu menunjukan Playstation di tangannya.


Disa tersenyum dan mendekati Deniz. " Kak mau ya Disa ingin mainan itu, teman sekelas sering membicarakannya" kata Disa, dengan senyuman.Deniz memandang Alisia seakan minta izin dan diizinkan.


" Mari jika saya kalah kamu bisa memiliki ini " kata Deniz, menunjukan koin ia miliki yang di dapat permainan sebelumnya.


Disaat Deniz dan anak SMP asyik dengan perlombaannya tanpa di duga Nando dan El berada di mall yang sama mereka ingin bertemu klien, selain mencari Alisia Nando juga menyempatkan mengurus perusahaannya yang ada di London.


Sudah diduga sebelumnya Deniz memenamgkan pertandingan sesuai janji anak itu memberikan game di tangannya.


" Ini untukmu" Deniz, memberikan koin padanya, ia terkejut dan mengucapkan terima kasih.Banyak penonton memuji Deniz dan ada yang merekamnya.

__ADS_1


Alisia mengajak kedua anaknya ke restoran apalagi sudah waktunya makan siang.


__ADS_2