
Semua orang hanya menyaksikan kejadian yang mengharukan Alisia menangis dalam pelukan Nando, Nando sudah memberitahunya kalau kedua orang itu adalah kedua orangtuanya dan Alisia terharu karena mereka menerima kedua anaknya tapi apakah mereka akan menerima dirinya sebagai ibu kandung Deniz dan Disa.
Tak hanya Alisia yang terharu tapi juga Andin yang sejak tadi mencoba menahan tangisannya hingga nggk kuat ia menangis sedangkan El melihatnya ada senyum tipis di bibirnya.
Tuan Anjas tak menyangka hari ini ia akan bertemu dengan kedua cucunya yang dulunya hanya di ceritakan oleh sang putra.
" Boleh opa memeluk kalian" kata tuan Anjas, setelah nyonya Inggrit melepaskan pelukannya.
Deniz dan Disa semakin bingung dibuatnya tadi mereka dipeluk oleh wanita yang mengatakan dirinya adalah oma tapi sekarang siapa orang ini.
" Bunda, ayah siapa orang ini? " Deniz , membalikan tubuhnya tapi saat melihat Alisia menangis membuat Deniz marah.
Ia mendatangi Nando dan menatapnya tajam. " Ayah jahat membuat bunda menangis" kata Deniz.
Tuan dan nyonya Leonardo terkejut melihat putranya yang biasa dingin tak pernah di sentuh oleh orang sekarang apa dia dimarahi oleh anak kecil apalagi ia putranya sendiri.
" Sayang ayah nggk memarahi bunda" Alisia, membujuk Putranya itu.
Disa mendengar Alisia menangis membuatnya juga sedih.
__ADS_1
" Hiks hiks hiks, bunda" Disa memeluknya Alisia hanya bisa senyum dan menenangkan mereka.
" Sayang" kata Nando, berniat menggendong putrinya tapi tangannya di tepis oleh Disa.
" Deniz, Disa dengarkan bunda sayang. Ayah tak memarahi bunda ayo kita ke menemui Nando.
" Mas" kata Alisia, meminta Nando untuk menjelaskan semuanya.
" Sayang kenallan ini oma dan opa mereka orangtuanya ayah" kata Nando, berjongkok agar sama tinggi dengan kedua anaknya.
" Jadi mereka oma dan opa kami? "Disa, dengan lucunya. Nando dan Alisia menanggukan kepalanya.
Tuan dan nyonya Leonardo mendekati mereka.
" Sayang maafkan oma ya, kenalkan nama oma Inggrit Leonardo. Oma ibunya ayah kalian dan ini opa Anjas Leonardo" Nyonya Leonardo memperkenalkan dirinya dan suaminya.
" Deniz, Disa " panggil Alisia, meminta mereka salim pada tuan dan nyonya Leonardo.
" Assalamualaikum, oma opa kenalkan saya Deniz Satrya " Deniz memperkenalkan dirinya tak lupa mencium tangan mereka.
__ADS_1
" Saya Disa Sabiya hanya lima menit lahir setelah Deniz" seru Disa dengan centilnya. Orangtua Nando tersenyum.
Nyonya Inggrit melihat wanita cantik berdiri di samping putranya ia sudah tahu kalau wanita muda ini bunda kedua cucunya berarti calon menantunya.
Nando tahu kalau mommynya ingin berkenalan dengan wanitanya.
" Mommy, daddy kenalkan ini Alisia Arsyad ibu dari putra dan putriku dan dia wanita yang aku cintai" kata Nando, memperkenalkannya dengan bangga.
" Kamu lebih cantik dari foto yang dikirim oleh anak itu" kata Nyonya Inggrit, memeluk dan mencium kening Alisia tuan Anjas mengelus hijabnya.
Alisia juga memperkenalkan Andin yang selalu menemaninya saat suka maupun duka.
" Tak hanya Andin yang menemani Alisia mom ada juga ibu Sukma " kata Alisia, senyum.
" Saya mengucapkan terima kasih karena kalian menemani calon menantu dan kedua cucu kami saat kami tak mengetahui keberadaan mereka " kata nyonya Inggrit, senyum.
" Saya juga ibu juga merasa bahagia nyonya karena kak Alisia bisa menerima kami dalam hidupnya" kata Andin, senyum manis. Ia merasa bahagia karena Alisia dan kedua anaknya diterima oleh keluarga Nando.
Nando meminta El memesan makanan untuk orangtuanya.
__ADS_1