Si Kembar Anak CEO

Si Kembar Anak CEO
Episode 15


__ADS_3

Mendengar perkataan El membuat Nando merasa bahagia sekaligus tak percaya dengan kabar yang disampaikan oleh sahabat sekaligus orang kepercayaannya.


" El, jika kamu sudah bertemu dengannya kenapa tak memberitahuku, kalau begitu aku akan menemuinya secara langsung tidak sekarang ayo kita ke tempatnya. Kamu pasti tahu dimana tempat tinggalnya" kata Nando, tanpa hentinya.


El menghela nafasnya ia menggelengkan kepalanya melihat tingkah Nando tanpa memberinya kesempatan untuk bicara.


" El, apa yang kamu lakukan ayo tunjukan jalannya" kata Nando, melihat El diam.


" Nando, aku bertemu mereka kemaren di mall tepatnya CFC" kata El.


" Mereka? " Nando. El akhirnya menceritakan saat ia bertemu Deniz dan Disa di CFC dan wajah mereka ada kemiripan dengannya terutama Deniz.


Mendengar perkataan El ada kebahagiaan yang dirasakan Nando, apakah ia memiliki anak kembar.


" Kita harus ke sana untuk memastikannya" kata Nando, El menanggukan kepalanya.


Mereka menuju ke tempat kemaren dimana El bertemu dengan si kembar, mereka bertemu dengan manager mall dan mengutarakan keinginan mereka untuk melihat CTV.


Siapa yang tak mengenal Nando Putra Leonardo seorang pengusaha muda terkenal di Indonesia sampai Eropa, manager membawa mereka ke bagian keamanan.

__ADS_1


" Pak tunjukan rekaman CTV kemaren siang" kata El, memberitahu lokasi dan waktunya.


Petugas segera memutar rekaman CTV Nando dan El fokus memperhatikan tanpa mengalihkan perhatian dari CTV.


" Tuan itu mereka " kata El, melihat Deniz dan Disa bermain Tamezone di area permainan.


" Wanita itu" kata Nando, melihat Alisia memeluk kedua anaknya.


" El itu dia, apa mereka anak-anakku" kata Nando, terus menatap Alisia bersama kedua anaknya dibalas senyuman oleh El.


Mereka yang berada di ruangan keamanan terkejut mendengarnya bukannya Nando putra leonardo belum menikah tapi mendengar hal ini membuat mereka terkejut.


Mereka terus memperhatikan gerak gerik Alisia bersama kedua anaknya sampai El bertemu dengan mereka.


" Kamu mengenalnya? " Nando, ada kebahagiaan jika manager ini mengenalnya tapi rasa cemburu juga ada.


" Ya tuan istri saya sering memberi baju di butiknya dan saya sering mengantarnya" kata Manager.


" Dimana alamatnya? " Nando, dengan tak sabarnya.

__ADS_1


" Nama butiknya Sia butiq, tuan bisa mencarinya di jalan xxx. Butiknya sangat terkenal banyak berbagai kalangan menyukai hasil desain nona Alisia" kata Manager.


" El ayo kita kesana aku tak sabar menemui mereka" kata Nando.


" Maaf tuan sebaiknya kalian pergi esok harinya " kata Manager.


" Emangnya kenapa?" El.


Manager tersenyum sambil menggaruk keningnya.


" Kata istri saya nona Alisia tak ada di butiqnya, dia sedang menemani seorang aktris yang menikah karena ia yang mendesain gaunnya. Makanya istri saya sedikit cemberut karena butiqnya tutup" kata Manager.


Nando menatap El dan memikirkan perkataan manager apalagi ia harus ke perusahaan ada klien yang ingin bertemu. Akhirnya Nando besok siang mereka ke butik Alisia.


Sebuah hotel tetapnya aula ada pernikahan aktris dan banyak aktris yang datang, terlihat Alisia mengatur gaun yang di pakai oleh pengantin wanita.


" Wah mbak ini sangat indah " seru pengantin wanita sangat menyukai gaun pernikahan yang telah terpasang di tubuhnya, Alisia hanya tersenyum.


" Nona Alisia lain kali buatkan saya gaun karena sebulan lagi saya harus ke Eropa untuk tampil acara Internasional" kata teman pengantin wanita.

__ADS_1


" Baik nona nanti saya kirim contoh desainnya untuk rekomendasi" kata Alisia, mereka mengucapkan terima kasih.


Alisia puas dengan desainnya hingga pengantin wanita banyak yang memuji tak hanya itu ia banyak mendapatkan pesanan.


__ADS_2