
Sudah seminggu berlalu Nando dan lainnya bekerja dan liburan di Jerman proyek yang di jalankan oleh Nando berjaalan dengan sukses dan memperoleh keuntungan besar,liburan mereka juga menyenangkan mereka pergi ke berbagai lokasi liburan bahkan Deniz dan Disa tak mau ini berakhir tapi bujukan Alisia mereka mau karena sudah waktunya kembali ke sekolah.
Tuan dan Nyonya Leonardo tak ingin kembali ke Amerika mereka memutuskan ikut putra mereka tinggal di london salah satu alasannya tak ingin jauh dari cucu.
Mereka menaiki jet pribadi milik keluarga Leonardo beberapa jam kemudian mereka susah sampai di London.
Deniz bersama Alisia sedangkan Disa sudah tidur di gendongan Nando.Tuan dan nyonya Leonardo mengikuti dari belakang.
" Apa perlu bantuan?" El, pada Andin yang terlihat berat membawa barang si kembar.Andin tersenyum dan mengiyakan ia memang keberatan membawanya Deniz dan Disa banyak membeli mainan apalagi tuan Anjas memanjakan kedua cucunya.
" Kamu tahu Deniz tak seperti biasanya suka mainan ia itu suka berbau IT kalau Disa memang suka mainan" kata Andin, heran dengan perilaku Deniz padahal Alisia sering menawarinya berbagai mainn ketika pergi ke Mall tapi sering menolaknya dan asyik dengan tabletnya.
" Kamu jangan heran bagaimana pun ia masih anak- anak apalagi sekarang sudah ada tuan,nyonya besar juga tuan muda di antara mereka wajar ia bersifat seperti ini" kata El.
" Kamu benar semoga saja tuan mudamu tak menyakiti mereka lagi, mereka sudah banyak menderita" kata Andin, menatap El dengan datar.
El senyum tipis mengelus kepala Andin lalu pergi begitu saja membuat Andin kesal.
" Dasar orang aneh" kata Andin, menghentakan kakinya.
__ADS_1
Setiba di lobi supir sudah menunggu kedatangan mereka.
" Dad, mom pulanglah ke massionku bersama supir biar aku yang mengantar mereka pulang" kata Nando.
" Tapi Nando mommy ingin ikut cucu kami" kata nyonya Inggrit. Ia masih ingin bersama kedua cucunya.
" Mom benar dikatakan mas Nando kalian pasti lelah besok kita masih bertemu bukannya mommy dan daddy sudah ada disini kita akan sering jumpa" kata Alisia.
" Benar dikatakan Alisia mom kita bisa besok menemui mereka ,biarkan kedua cucu kita istirahat lihat Disa dia masih tidur " kata tuan Anjas.
Akhirnya tuan dan nyonya Leonardo diantar oleh supir menuju massion yang telah di persiapkan oleh Nando.
" Kamu tenang saja ayo kita pulang lihat putramu sudah ngantuk" kata Nando, menunjuk Deniz yang mulai mengantuk.
" Deniz mari bunda gendong" kata Alisia.
" Nona biar tuan muda bersama saya" kata El.Setelah memasukan barang ke dalam mobil.
Dia menggendong Deniz membawanya ke dalam mobil setelah memastikan posisi Deniz nyaman ia segera ke tempat pengemudi, Alisia duduk di samping putranya sedangkan Andin duduk di sebelah. Nando duduk di sebelah El ia memangku Disa.
__ADS_1
Di rumah mereka disambut oleh bibi Sukma ." Nona" seru Bibi Sukma, bahagia melihat kepulangan mereka.
" Bibi gimana kabarnya selama kami pergi?" Alisia.
" Alhamdulillah sehat non, semuanya baik" kata Bibi Sukma.
" Nak gimana kabarmu?" bibi Sukma.
" Baik bu" Andin ,memeluk ibunya.
" Nona biar saya yang bawa kalian duduklah dulu.Nak kamu bisa buat minuman" kata bibi Sukma pada Andin.
Andin menanggukan kepalanya mempersiapkan minuman untuk lainnya.
"Mas sebaiknya kita bawa mereka ke kamar, El kami ke dalam dulu kasihan mereka" kata Alisia.
" Baik nona" kata El.Alisia dan Nando membawa kedua anaknya ke kamar.
Andin membawa minuman." Loh dimana mereka?" Andin.melihat hanya ada El.
__ADS_1
El memberitahu kalau Alisia dan Nando ada di kamar anak- anak.