Si Kembar Anak CEO

Si Kembar Anak CEO
Episode 32


__ADS_3

Jepang


Sebuah gedung yang telah di hias seindah mungkin dan para tamu undangan telah duduk di tempatnya. Perasaan Alisia harap cemas ada rasa takut yang ia rasa jikalau karya yang ia desain dengan tangannya kurang disukai oleh para tamu.


Andin dapat melihat kegugupan yang dirasa oleh Alisia tapi ia tak berani untuk menanggunya lebih baik membiarkannya sendiri agar perasaannya menjadi tenang.


Pembawa acara menaiki panggung untuk memulai acara.


" Selamat malam dan selamat datang" kata MC.


" Malam" seru penonton.


" Saya sebagai pembawa acara mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu untuk menghadiri acara ini, acara ini dilaksanakan dua tahun agar para desain muda dapat mempromosikan karya yang telah mereka desain dengan segenap hati.


" Sekarang sudah ada lima desainer muda yang ingin memamerkan karyanya dari beberapa negara, semoga kalian menyukainya dan boleh membelinya secara langsung" ucap MC. Para tamu bertepuk tangan.


Para desainer muda satu persatu mulai memamerkan karyanya banyak model yang mulai bergaya untuk menunjukan pakaiannya, banyak juga penonton membeli pakaian yang ditunjukan oleh model hingga membuat Alisia khawatir.


" Kak " kata Andin, Alisia hanya senyum.

__ADS_1


" Saya hanya gugup melihat banyak desain yang diminat" kata Alisia.


" Kak jangan cemas saya yakin karya kakak banyak di minat oleh mereka" kata Andin, memberi semangat pada Alisia.


" Sekarang kita akan menyaksikan hasil desain dari desainer nona Alisia Arsyad berasal dari London jika ada yang kalian suka silahkan memberitahu kami" kata MC.


Alisia memenjamkan matanya sambil berdoa agar hasil karyanya tak mengecewakan, Andin merapikan modelnya sebelum tampil di panggung.


Alisia melihat satu persatu model naik di atas panggung dengan memamerkan pakaiannya.


" Dad lihat desainnya indah dan rapi" kata nyonya Inggrit.


" Ya, sepertinya desainer mahir dalam merancangkan pakaiannya" kata tuan Anjas, memuji hasil desain Alisia yang di peragajan oleh model.


' Lihat desainnya memiliki khas hingga tak mudah bagi orang untuk meniru " kata nyonya Inggrit, matanya terpakau melihat gaun di pakai oleh model.


" Kak lihat banyak penonton yang menyukai hasil desain anda" kata Andin, melihat para wanita berminat bahkan pria juga. Alisia senyum bahagia melihat banyak orang menyukai hasil desainnya hingga tak terduga kalau gaun yang ia persiapan habis.


Tuan Anjas mengajak istrinya menemui Alisia untuk mengucapkan selamat dan terima kasih karena istrinya mendapatkan gaun yang indah.

__ADS_1


Pihak acara menemui Alisia untuk memberitahu ada yang ingin menemuinya.


" Kak ayo kita temui mereka siapa tahu mereka ingin memesan gaun lagi" ucap Andin, Alisia menanggukan kepalanya diantar oleh pihak acara menemui tuan dan nyonya Leonardo menunggu.


" Tuan, nyonya " kata pihak acara. Tuan dan nyonya membalikan tubuhnya dan tersenyum melihat kedatangan Alisia dan Andin.


Deg.


Alisia terkejut melihat wajah tuan Anjas yang mirip dengan Nando dan putranya dalam versi muda.


" Tuan, ini nona Alisia yang mendesain gaun yang anda inginkan" kata pihak acara. Tuan Anjas meminta pada pihak acara untuk berbicara berdua dengan Alisia.


Pihak acara pamit karena ia harus kembali bekerja.


" Saya sangat menyukai gaun yang anda desain, kalau boleh tahu dimana butiknya karena saya ingin melihat yang lain" kata nyonya inggrit.


Jika butik Alisia berada di jepang ia ingin berkunjung sebelum kembali ke negaranya.


" Maaf nyonya butik saya berada di London dan saya hanya tiga hari di sini selama acara ini berlangsung" kata Alisia.

__ADS_1


" Kalau boleh tahu apa nama butiknya kebetulan putra kami berada di London mengurus perusahaan " kata tuan Anjas.


" Butik Sia"


__ADS_2