Si Kembar Anak CEO

Si Kembar Anak CEO
Episode 49


__ADS_3

Disa dan Deniz di jemput oleh supir Nando menyediakan mobil untuk mengantar dan menjemput putrinya ke sekolah.


" Tuan, nona muda" panggil supir.


Deniz yang sebelumnya membaca buku menutupnya dan menghampiri Disa yang sedang bicara dengan temannya.


" Disa mari pulang kita sudah dijemput" kata Deniz, Zeze senyum melihat kedatangan Deniz.


" Ze, kami pulang dulu" kata Disa, Zeze menanggukan kepalanya. Deniz memegang tangan adiknya mendekati mobil.


" Kita langsung pulang atau tuan dan nona muda ingin ke tempat lain? " supir, keduanya susah masuk ke dalam mobil dan duduk tenang dalam mobil.


" Kita ke kantor daddy" sorak Disa. Supir melihat Deniz dan ia menanggukan kepalanya supir melajukan mobil menuju kantor Nando.


Di rumah


Alisia sedang menyiapkan makanan malam untuk anak-anaknya Andin dan bu Sukma membantunya.


" Kak apa tak apa jika aku tak menjemput anak-anak di sekolah? " Andin, khawatir.


Alisia senyum. " Kamu tenang saja mas Nando sudah menyediakan supir dan mobil untuk mereka, aku tak mau melarangnya karena ia ayah mereka" kata Alisia, awalnya ia tak ingin merepot Nando tapi mengingat kalau ia ayah kandung mereka Alisia tak ingin menghentikannya.


" Nak, Alisia benar tuan Nando berhak memberikan fasilitas untuk mereka " bujuk bu Sukma pada putrinya Andin menanggukan kepalanya.


Drt drt drt.

__ADS_1


" Siapa yang menelepon kak? " Andin, melihat Alisia heran


" Supir yang menjemput anak-anak" Alisia segera mengangkat cemas terjadi sesuatu pada kedua anaknya.


" Halo" kata Alisia.


" Maaf nyonya, nona muda ingin ke kantor tuan muda" kata Supir. Alisia menghela nafas ia merasa lega dan minta supir untuk memastikan kedua anaknya bersama Nando.


Andin dan bu Sukma juga merasa lega setelah Alisia memberitahu mereka.


Di perusahaan Leonardo Group.


Terlihat Violet sudah sampai di perusahaan karyawan hanya melihat kedatangannya karena ia sudah biasa datang ketika bersama nyonya Inggrit mengunjungi putranya.


" Mungkin nyonya sibuk ayo kita kerja lagi " kata karyawan B. takut El mengetahui mereka bergosip.


Ruangan Nando


Nando memeriksa laporan diberikan oleh sekretaris.


Diluar


" Violet, kamu sudah datang? " El, melihat Violet sudah berdiri di depan kantor Nando.


" Ya tuan El ,anda darimana?" Violet, memandangnya sambil membawa kopi di tangannya.

__ADS_1


" Sudahlah jangan banyak tanya sebaiknya kita masuk tuan muda sudah menunggu kabar darimu" kata El. Violet kesal ia sudah biasa dengan sikap El


" Semoga saja gadis yang mencintainya sabar dengan sikapnya" kata hati Violet, mereka masuk ke dalam ruangan Nando.


" Tuan muda" kata El, meletakan minuman di atas meja. Sebelum Nando bertanya pada Violet mengenai penyelidikannya.


Terdengar panggilan dari Alisia.


" Assalamualaikum, sayang. apakah ada sesuatu?" Nando, khawatir tak biasanya Alisia menghubunginya ketika di kantor. Violet dan El senyum tipis.


" Wassalam, mas. Alisia minta maaf karena menanggu" kata Alisia.


" Kamu tak pernah menangguku" kata Nando.


" Mas" Alisia memberitahu kedatangan anak-anaknya ke perusahaan.


" Baiklah kamu jangan khawatir mas akan menjemput mereka ke bawah" kata Nando


" Baiklah mas, Alisia tutup dulu masih ada desain yang belum selesai" kata Alisia, selesai memasak ia segera ke ruang kerjanya tapi sebelum menyelesaikan desainnya ia segera menghubungi Nando mengenai Deniz dan Disa.


" Violet nanti aku dengar beritanya aku akan menjemput anak-anak dibawah mereka datang dengan supir, El segera hubungi resepsionis untuk menunggu mereka" perintah Nando.


" Baik tuan muda" El, menghubungi resepsionis untuk menyambut kedatangan sikembar.


" Jadi nona muda kesini aku tak sabar menemuinya"Violet senang mendengarnya karena selama di Amerika Disa sangat dekat dengannya. Mereka bertiga segera turun menuju lantai 1

__ADS_1


__ADS_2